Rabu, 31 Mei 2017

[Review] Luka Dalam Bara

0



Judul : Luka Dalam Bara
Penulis: Bernard Batubara
Penyunting: Teguh Afandi
Ilustrasi sampul & isi: @alvinxki
ISBN: 978-602-385-232-1
Tebal : 108 Halaman
Terbit : Maret 2017
Penerbit : Noura Books
Harga : Rp. 49.000,-
Dibaca lewat aplikasi perpus online iJakarta

Blurb

Aku mencintainya karena ia mencintai kata-kata. Aku mencintainya lebih lagi karena ia mencintai buku-buku. Aku mencintainya karena ia adalah buku bagi kata-kata yang tidak bisa aku tuliskan. Aku mencintainya karena ia menjadi rumah bagi setiap kecemasan yang tidak perlu aku tunjukkan.


Review 


"Mereka bilang karena aku penulis  aku bisa menulis tentang apa saja. Mereka tidak tahu, aku menyimpan lebih banyak kata dari yang bisa aku tuliskan." (p.v - Bernard Batubara)

Pernahkah dalam hidupmu menulis diary-catatan harian? Menulis kembali setiap kejadian yang terjadi dalam hidupmu, baik yang berkesan maupun tidak. Karena bersifat pribadi, hampir semua yang mempunyai kebiasaan menulis diary memilih buku yang ada gembok dan kuncinya. Seakan-akan buku diary adalah benda keramat, yang menyimpan segala rahasia sang pemilik dan terlarang untuk dibaca siapa pun.
Sama halnya dengan buku Luka Dalam Bara. Buku ini berisi curahan hati sang penulis. Penulis terlalu baik hati dengan membeberkan segala rahasianya. Padahal siapa juga yang mau buku diary-nya dikonsumsi semua orang. Lewat buku ini kita akan mengenal lebih dekat siapa sebenarnya seorang Bernard Batubara.



Ketika membaca judul buku ini yang ada di pikiran saya adalah pastinya berisi kisah sedih sang penulis. Kisah-kisah sedih dari seseorang yang pernah terluka. Kegalauan penulis yang hanya bisa dicurahkan lewat tulisan. Namun, tanpa disangka saya tidak merasakan hal tersebut selama membaca buku ini. Buku ini justru berisi kenangan-kenangan tak terlupakan penulis yang ditulis dengan kalimat-kalimat indah yang membuai pembacanya. Membuat saya acap kali membayangkan betapa romantis dan menarik kisah hidup Bara.
Seperti yang sudah saya singgung isi buku ini adalah curahan hati penulis. Cara penulis menyampaikan curhatannya disajikan secara beragam. Ada yang ditulis seperti tulisan diary biasa, bentuk surat-surat, dan dalam bentuk tanya-jawab. Penulis sangat pandai dalam merangkai tiap katanya, membuat saya betah mengikuti setiap kisah sampai akhir.

"Kehilanganmu adalah ketakutanku yang terbesar saat ini. Kehilangan kesehatanku? Tidak apa. Tapi kalau aku kehilanganmu, mungkin aku juga akan dengan segera kehilangan kesehatanku, dan aku tak ingin kesehatanku kembali. Kamu adalah kesehatanku. Kamu adalah penyembuhku." (p.44)

Buku ini juga adalah karya pertama dari penulis yang saya baca. Saya tidak pernah tahu bahwa tulisan penulis sebagus ini. Saya merasa beruntung bisa mencicipi tulisan penulis, setelah selama beberapa tahun terakhir lumayan penasaran. Semua yang diceritakan di buku diary ini diceritakan penulis dengan penuh emosional. Penambahan ilustrasi-ilustrasi cantik pun semakin menguatkan cerita yang ingin disampaikan penulis.
Tidak semua curhatan penulis saya pahami, mengingat saya sebagai seorang pengintip buku diary orang lain. Wajar saja ketika saya sampai pada bagian-bagian yang sulit dimengerti, hanya sang penulis yang tahu awal ceritanya. Yang saya lakukan hanyalah membalik-balik buku diary seseorang dan mulai penasaran dengan segala kisah yang ditulis oleh sang pemilik.



Dampak yang saya rasakan setelah membaca buku ini adalah saya terlalu penasaran dengan kisah cinta penulis. Siapa sebenarnya sosok J yang diagung-agungkan penulis. Penulis begitu emosi menceritakan pertemuannya dengan wanita bernama J. Saya dibuat baper, penasaran, dan iri. Kisah penulis dan J membuat emosi saya naik-turun. Sampai pada akhir cerita pun saya masih dibuat penasaran dengan kisah cinta penulis? Ah, penulis satu ini begitu membuat saya penasaran, sampai-sampai saya mencari kisah cinta penulis di google. lol



Selain isi tulisan buku ini yang indah, pemilihan kaver buku ini sangat jempolan. Jarang sekali saya memperhatikan detail suatu kaver buku. Sosok lelaki yang memberikan surat berisi jutaan cinta itu sangat menggambarkan bagaimana besarnya penulis mencintai J. Wanita misterius yang menjadi sentral kisah hidup Bara.
Sejujurnya sampai akhir pun saya masih sulit memahami di bagian mana buku ini yang menceritakan luka Bara. Saya terlalu fokus pada kisah cinta Bara dengan J. Saya tidak merasakan kesedihan Bara. Saya merasa Bara dan J hidup bahagia menjalani kisah cinta yang romantis. Apakah bisa dibilang luka dalam Bara adalah terlalu mencintai sosok J? Entahlah hanya persepsi itu yang bisa saya simpulkan.
Kisah pertemuan Bara dan J sangat membekas di hati saya. Bagaimana pertemuan biasa menjadi begitu luar biasa. Hal ini juga mengingatkan saya dulu saat masih berseragam putih abu-abu. Pertemuan dengan seorang yang spesial. Walau bukan kisah romantis, mengingat saya hanya sedikit berinteraksi dengan si dia. Membaca buku ini membuat saya bertanya-tanya bagaimana kabarnya sekarang. Ah, mungkin ini bisa dikatakan sebagai luka yang saya rasakan sekarang. Sampai saat ini saya belum pernah mendapat kabar tentangnya. Apakah dia bahagia di sana?
Sebuah buku bagus yang ditulis dengan indah. Kalimat-kalimat piawai yang dikemas dengan baik oleh penulis, membuat lumer hati para pembacanya.


"Kehidupan memang tidak pasti, dan ada saat-saat yang diingat oleh seseorang, dipatrikan ke dalam kenangan untuk dimunculkan di kemudian hari, seperti bunga yang dijepit di antara halaman-halaman buku, dan dikagumi serta dikenang lagi." (Shopie Collins - Clockwork Princess)







Rabu, 17 Mei 2017

[Master Post] Read and Review Challenge 2017

0



Sebagai anggota Blogger Buku Indonesia tidak etis rasanya jika saya tidak mengikuti event-event yang diselenggarakan. Apa lagi saya sebagai anggota pasif kontribusi saya sangat sedikit, makanya saya memberanikan diri untuk mengikuti tantangan ini. 

Saya akan mencoba semampunya saja untuk bisa membaca buku-buku sesuai tema yang diberikan. Semoga saja tidak ada kendala berarti.

Rules :

Selasa, 16 Mei 2017

[Update] Wrap Up Januari - April 2017 | Indonesia Romance Reading Challenge

0



Halo semuanya ....
Saya harus membuat pengakuan, sampai bulan Mei ini saya masih sangat sedikit membaca buku. Padahal akses membaca saya semakin luas, tapi kok ya jadi malas begini ya. Hiks
Well, sudahlah. Semoga saja beberapa bulan ke depan saya giat membaca dan membuat review lagi.
Awal tahun kemarin saya mengikuti tantangan baca : Indonesian Romance Reading Challenge (IRRC). Demi mendapat reward selama membaca empat bulan pertama di tahun ini, saya diwajibkan untuk membuat rekap. Walau saya lumayan banyak membaca buku penulis lokal, saya terlalu malas membuat reviewnya. Alhasil hanya ada sedikit bacaan yang tuntas untuk IRRC. Saya berencana pelan-pelan akan membuat reviewnya. 
Daftar bacaan bulan Januari - April :
Semoga rekapan caturwulan ke depan lebih banyak lagi bacaan yang sudah kureview :D

Rabu, 10 Mei 2017

[Update] Wrap Up Januari - April 2017 | Wattpad Novel Reading Challenge 2017

2



Halo semuanya ....
Setelah awal tahun kemarin memberanikan diri untuk menantang diri sendiri membaca novel-novel wattpad, akhirnya sampai juga di triwulan pertama. Sejujurnya saya agak kesulitan untuk tahu novel mana saja yang termasuk jejeran novel wattpad. Secara list bacaan saya ini termasuk novel Kompas grup yang jarang memberi label novel wattpad. Makanya saya masih meraba-raba xD
Ok, untuk triwulan pertama ini sudah lumayan banyak novel wattpad yang dibaca. Kalau tiga buku termasuk kategori banyak. xD. Sayangnya yang baru diresensi hanya satu buku saja. Tapi saya berjanji pada diri sendiri untuk membuat resensinya. Jadi, tunggu waktunya saja. Hehe

Daftar bacaan novel wattpad selama 3 bulan
2. Dealing With The Bad Boy by Febriani AD
3. When Love is Not Enough by Ika Vihara

[Review] Mask(s)

0



Judul :  MASK[S]
Penulis :  Aya Swords
Penerbit :  Grasindo
Terbit :  2013
Tebal :  v + 354 hlm
ISBN :  978-602-251-172-4

Shenia Patrian Arnoldi terpaksa menuruti keinginan ibunya untuk pindah sekolah ke Jakarta. Shenia merasa tidak perlu untuk pindah, mengingat dirinya sebentar lagi akan lulus. Tetapi, demi membuat ibunya tenang di London nanti, apa pun akan Shenia lakukan. Shenia sendiri agak tidak memercayai bahwa ibunya akan menikah lagi. Bukan Shenia tidak memberi restu, hanya saja Shenia masih berharap ayahnya akan segera kembali. Walau empat tahun semenjak ayahnya menghilang bukan waktu yang sebentar.
Shenia juga tahu ibunya sudah bekerja keras selama ini. Wala tidak kekurangan, tetap saja menghidupi empat anak seorang diri bukan sesuatu yang ringan.
Shenia bahagia ibunya mendapat calon suami yang sangat mencintainya. Kehidupan Shenia dan adik-adiknya pun akan terjamin. Mengingat Shenia sekeluarga akan hidup di London nantinya. Syarat Shenia untuk bisa tinggal di London adalah menunggu kelulusan SMA-nya dulu. Maka jadilah Shenia bersekolah di Jakarta.
Kehidupan Shenia di Jakarta sangat terjamin. Semua sudah difasilitasi oleh ayah tirinya. Walau hidup seorang diri, Shenia tidak merasa kesepian karena ditemani oleh pelayan pribadi. Setiap hari juga Shenia diantar jemput oleh supir. Hal ini menjadikan kehidupan Shenia sepintas berjalan lancar.
Sampai akhirnya Shenia berkenalan dengan Stefhan Hudgeson. Awalnya Shenia tidak tertarik dengan Stefhan. Yang Shenia tahu Stefhan adalah kakak kelasnya yang misterius. Hingga insiden di ruang musik membuat Shenia jatuh cinta pada Stefhan. Kehidupan Shenia pun berubah setelah mengenal Stefhan. Karena ada rahasia-rahasia yang disembunyikan Stefhan.

*******

Saya agak berekspektasi besar sebelum membaca buku ini. Seseorang sudah mencekoki saya bahwa buku ini adalah novel scie-fic lokal yang bagus dan keren. Kesalahan besar saya sebenarnya.
Saya bisa katakan bahwa penulis pandai bercerita. Saya suka cara penulis dalam merangkai katanya. Sangat mengalir. Di awal cerita saya dibuat deg-degan akan seperti apa nasib Shenia setelah ibunya menikah. 
Saya sudah menduga-duga akan ada insiden besar ketika ayah tiri Shenia adalah orang kaya. Pernikahan ibunya di London pun diwarnai insiden mengerikan. Di acara resepsi ada sekelompok penjahat bersenjata yang merusak hari bahagia ibu Shenia. Sayangnya sekembali Shenia di Indonesia, segalanya menguap. Padahal saya terlalu penasaran dengan insiden itu.
Sekembalinya Shenia ke Indonesia itu sumpah cerita mulai super membosankan. Oke, saya memang penggemar romance, tapi saya sungguh tidak peduli dengan semua pdkt Stefhan dengan Shenia. Saya butuh action. Adegan-adegan aksi yang saya tunggu tidak muncul-muncul. Itu yang bikin saya senewen. 
Penulis terlalu bertele-tele dengan kisah cinta Stefhan dan Shenia. Sampai pada akhirnya di halaman menjelang akhir baru terbuka semuanya. Adegan aksi yang saya tunggu datang. Dan, ujungnya ketika berada di halaman terakhir, saya merasa kurang. Dan butuh dengan segera buku keduanya! xD
Jadi, bagi yang ingin membaca buku ini, diharapkan untuk sabar. Jangan terlalu buru-buru kepengin adegan aksi. Nikmatin dulu aja kisah cinta Stefhan dan Shenia. Kalau tidak kamu akan senasib dengan saya. lol
Untuk ukuran buku lokal, buku ini memang menjanjikan. Walau kelemahannya ya itu, alurnya super lambat di pertengahan buku. Baca buku ini juga membuat kita belajar untuk menjadi pembaca sabar. xD
Well, selamat membaca.

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com