Rabu, 30 November 2016

[Review] Ratu Preman

0



Judul : Ratu Preman
Pengarang : Primadonna Angel dan Alexandra Xu
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Cetakan II, April 2010
Tebal : 216
ISBN: 978-979-22-4831-1
Ebook version from Scoop



Aurora Estella tidak pernah menyangka kehidupan cintanya sebegitu parahnya. Yang naksir dia, kalau bukan pemalak, ya pecundang bernama Darwin. Auro lega banget saat dua cowok keren, Edward dan Justin, memasuki kehidupannya. Tapi ternyata mereka adalah raja preman di sekolah masing-masing. Lalu Auro apa dong, semacam ratu preman? Membayangkannya saja Auro jadi pusing.
Masih terkaget-kaget dengan perkembangan yang tak terduga, Auro terseret dalam konspirasi membekuk gembong narkoba. Dalam rencana yang membingungkan, Auro diminta jadian dengan Troy, preman di sekolahnya. Harusnya mudah karena jelas-jelas Troy mengejar-ngejar Auro ... tapi kenyataan berbicara lain. Ketika berada dalam cengkeraman musuh, akhirnya Auro sadar siapa sebenarnya yang dia sayangi. Apakah semuanya sudah terlambat? Dapatkah Auro meloloskan diri dan menggapai cintanya?

********

Sejak jatuh cinta dengan tulisan Lexie Xu, saya selau penasaran dengan buku ini. Maklum lah waktu itu penulis baru menerbitkan 4 buku. Saya yang merasa haus akan tulisan penulis dibuat penasaran dan kesel karena susah mencari buku ini. Maklum terbitan lama.
Ratu Preman ditulis oleh dua penulis. Dua-duanya penulis favorit saya, tidak susah membuat saya jatuh cinta dengan tulisan mereka. Walau asli saya tidak bisa membedakan mana tulisan Mbak Donna dan Kalex, tapi entah kenapa saya hanya bisa menebak gaya bahasa Kalex. Tokoh Aurora yang nyablak banget itu khas Kalex banget. Bisa dibila Auro ini versi kalemnya Erika tokoh seri Omen.
Auro ini jauh dari remaja feminim. Hobinya aja nyolot dan doyan makan. Kok, malah semakin mirip Erika aja ya?
Mudah sekali membuat saya menyukai Auro. Walau aslintnya Auro ini nyebelin banget. Sikapnya yang terlalu kasar sama cowok yang disukainya itu lho yang rada membuat saya nggak setuju. Tapi mau bagaimana lagi sih bukannya dapat cowok impian Auro malah ditaksir sama segerombolan cowok-cowok preman.
Petualangan Auro mencari cinta sejatinya sangat enak diikuti. Ada saja hal-hal konyol dari Auro. Bagaimana Auro nantinya memilih siapa sebenarnya cowok yang disukainya, dicerikan dengan natural. Sayangnya sih bagi saya akhir yang dipilih penulis terlalu terburu-buru. Saya masih sulit menerima petualangan Auro menghadapi gembong narkoba terlalu dimudahkan. Well, mungkin penulis tidak ingin menggalih lebih dalam bagian itu, kejadian gembong narkoba ada hanya untuk menyadarkan kepemilkan hati Auro.
Bacaan yang menyenangkan dann menghibur. Khas remaja yang dilanda kegalauan masalah cinta.

[Review] Target Terakhir

0



Judul Buku: Target Terakhir [Omen Series #7]
Penulis: Lexie Xu
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cetakan I, 25 Agustus 2015
ISBN: 978-602-03-1877-6
Tebal : 512 halaman
Harga: Rp88.000,00
Ebook version form Scoop




File 7 : Kasus Pelenyapan Anggota-Anggota The Judges

Tertuduh : Siapa lagi kalau bukan Nikki si cewek bermulut nyaris sobek dan ibu angkatnya yang psikopat? Kali ini mereka mengajak satu oknum lain, yaitu Arman, pacar baru Nikki yang rupanya tidak kalah jahatnya dibanding Nikki. Selain itu, lagi-lagi mereka membawa geng motor Rapid Fire yang anggotanya tinggal separuh lantaran sebagian besar dari mereka dikirim ke rumah sakit oleh si Obeng.. maksudku, Les.

Fakta-fakta : Gara-gara terlalu nafsu mengalahkan kami di Pekan Olahraga, Nikki mendapat beasiswa dan akan dikirim ke luar negeri. Jadilah mereka mulai melakukan aksi-aksi gila, seperti menculik si Obeng dan menyiksanya, menjebak Rima, serta meledakkan rumah Daniel. Supaya tidak melibatkan lebih banyak orang lagi, ayah Val memerintahkan pembubaran The Judges. Sesuai dugaan, kemarahan Nikki dan ibunya tercurah pada kami, para anggota The Judges. Namun tidak disangka, satu per satu teman kami lenyap. Ini adalah akhir permainan Nikki dan ibunya, yang berarti, kemungkinan besar teman-teman kami tidak bakalan kembali dalam keadaan selamat.

Misi kami : Menyelamatkan teman-teman kami sebelum semuanya tewas dibunuh Nikki dan ibu angkatnya.

Penyidik Kasus Utama,
Erika Guruh (dibantu para bawahan: Valeria Guntur, Viktor Yamada, Leslie Gunawan, Damian Erlangga, dan figuran-figuran lainnya)



Akhirnya, sampai juga di akhir seri Omen. Jujur saya pribadi merasa seri Omen terlalu panjang. Karena seri terlalu penulis hanya ada 4 buku kemungkinan yang membuat saya agak kurang sreg. Walau sejujurnya lagi membaca seri Omen itu sangat tidak membosankan. Ada saja bagian-bagian yang bikin ketawa. Walaupun banyak kejadian seram yang bertebaran tapi tingkah konyol para tokohnya selalu membaut saya ngakak.
Dari awal saya selalu jatuh cinta pada Erika. Saya seakan menutup diri dengan tokoh lainnya. Hal ini juga yang membaut saya kurang menyukai seri Omen. Karena yah, tiap buku mempunya para tokoh utama yang berbeda. Jadi, porsi Erika tidak terlalu banyak yang membuat saya uring-uringan.
Di buku terakhir ini akhirnya terkuak siapa sebenarnya orang yang diincar dari buku pertama. Kegilaan seorang istri yang hanya ingin menarik perhatian suami. Tetapi bukan dengan cara manja, malah dengan cara brutal. Norika lebih memilih cara bunuh-membunuh hanya demi mewujudkan keinginannya untuk menarik perhatian Nathan. Cara yang salah mengingat banyak korban yang berjatuhan.
Di akhir, seperti yang penulis katakan tidak bisa memberikan semuanya akhir bahagia yang membuat saya merasa kurang. (Oh, please, tadi bilangnya 7 seri terlalu banyak, sekarang malah kurang xD) Ada satu pasangan favorit saya yang berakhir dengan kurang memuaskan. Saya masih penasaran dengan mereka di masa depan.
Yah, untungnya penulis mulai membuat kisah baru lagi yang masih berhubungan dengan Erika. Mudah-mudahan saya masih beruntung bisa menikmati semua tulisan Lexie Xu.

[Review] Saujana Cinta

0



Judul : Saujana Cinta
Penulis : Indah Hanaco 
Penerbit : Gramedia 
Tahun Terbit : Cetakan I, 07 Maret 2016
Halaman : 260
ISBN : 9786020326221
Ebook Version From Scoop



Sejak awal, Pia Miriam tahu risiko karena lancang menyukai Alec Kincaid yang justru jatuh hati pada kakaknya. Tapi Pia tidak mundur, tidak juga berupaya meraih hati aktivis yang suka memakai kilt itu. Keinginan sang gadis sederhana saja: melihat Alec bahagia.
Ketika akhirnya Alec patah hati, Pia sama menderitanya. Tak dinyana, berbagai rintangan dan iman yang naik-turun justru mendekatkan mereka. Pelan tapi pasti, Pia menjelma menjadi peringan duka bagi Alec. Keduanya pun mulai berani berharap bisa menemukan jalan bahagia.
Hingga sebuah peluru mendebukan mimpi-mimpi mereka.

****

Sajuana cinta bercerita tentang Alec Kincaid yang jatuh cinta dengan seorang gadis Indonesia bernama Runa. Alec berkenalan dengan Runa setahun lalu pada acara perkumpulan para aktivis di seluruh dunia yang terpaksa dihadiri Alec. Alec beruntung dari pertemuan itu dirinya bertemu sang pujaan hati. Alec pun memberanikan diri untuk mengatakan perasaannya pada Runa. Sayangnya gadis itu menolak Alec. Menurut Runa, mereka berdua memiliki perbedaan besar yang tidak dapat dimakumi.
Alec yang masih memendam perasaan pada Runa masih selalu mengingat gadis itu. Demi bisa membuat lega perasaanya, Alec pun berkunjung ke Indonesia. Alec mencoba peruntungannya dengan tidak menyerah untuk mendapatkan hati Runa. Walau jalan satu-satunya adalah memeluk Agama Islam.
Usul Alec ditentang keras oleh Pia, adik Runa. Menurut Pia, alasan Alec memeluk Islam sangat tidak masuk akal. Kenapa pula pindah agama hanya karena pernikahan. Lalu bagaimana seandainya Runa tidak mau menerima cinta Alec? Benarkah Runa sendiri tidak memiliki perasaan sedikitpun pada Alec? 

*****

Novel-novel yang ditulis Indah Hanaco ini terkadang saling berhubungan tokoh-tokohnya. Walau penulis sendiri tidak melabeli cerita yang ditulisnya adalah novel berseri. Saujana Cinta sendiri bercerita tentang para pria klan Kincaid. Alec adalah saudara kembar Callum di Novel Love In Pompeii dan sepupu Kenneth di Novel Tuhan Untuk Jemima. Karena bukan berseri, memang masing-masing cerita bisa dibaca secara tersendiri.
Dibanding cerita tentang Callum, jujur saya kurang menikmati kisah Alec. Dari awal saya sudah disuguhkan dengan kenyataan Pia yang jatuh cinta dengan pria yang mencintai kakaknya. Aduh, saya males banget kalau sudah cerita yang nyesek seperti ini. Saya nggak tega ketika Pia melihat mata Alec yang bersinar menyilaukan ketika melihat Runa. Saya yang baca jadi ikutan sakit hati. 
Namun, seakan masih kurang penulis malah memberi kenyataan pahit pada Alec. Runa sama sekali tidak melirik Alec. Makin nyesek saja melihat dua tokoh ini. Berasa saling menyakiti diri sendiri. Alec dan Pia sama-sama saling merana karena cinta mereka bertepuk sebelah tangan.
Walau cinta Alec kandas di tengah jalan saya sangat mengagumi komitmen Alec. Alec yang awalnya hanya memeluk Islam karena alasan terpaksa, lama-lama Alec menyadari dirinya ingin lebih mengenal Islam. Dengan bantuan Pia, Alec bisa melalui semuanya dengan perlahan tanpa buru-buru.
Dari Alec juga saya menyadari betapa sulitnya menjadi seorang mualaf. Saya sendiri sudah memeluk Islam dari lahir, perasaan saya pun biasa-biasa saja dengan segala hal yang katanya ibadah Islam itu kebanyakan ribetnya. Tapi, hei, saya mulai belajar Islam dari bayi sampai sekarang otomatis saya sudah terbiasa. Lain dengan kebanyakan para mualaf yang harus memulai semuanya dari nol di usia tua. Pastinya banyak kesulitan yang terjadi.
Membaca Saujana Cinta sangat menambah wawasan saya tentang para aktivis lingkungan. Dan dari Pia yang cerdas selalu menyelipkan kisah-kisah menarik ketika sedanga bersama para anak-anak didiknya. Bacaan yang menyenangkan.

[Review] Love In Pompeii

0



Judul : Love In Pompeii
Penulis : Indah Hanaco 
Penerbit : Gramedia 
Tahun Terbit : 24 Oktober 2016 
Halaman : 240 
ISBN : 9786020334523
Ebook Version From Scoop




Callum Kincaid, salah satu magnet Formula One, gagal menikah dengan kekasih modelnya. Pria yang sejak remaja sudah dikenal sebagai lady killer dan selalu mengencani gadis catwalk, memutuskan untuk tidak terikat komitmen dengan siapa pun untuk sementara. Tapi, kepindahan ke Hampstead dan ciuman yang terinterupsi, mengubah segalanya.
Adalah Gladys Zayna Raviv, perempuan muda dengan pengalaman hidup yang mematangkannya lebih dari semestinya. Selalu menjaga jarak aman dari kaum pria karena terbebani dosa masa lalu. Hingga tiba hari ketika seporsi apple pie membuatnya mengenal pria bermata sangat biru dan wajah berbintik-bintik.
Meski Gladys ingin menjauh dari Callum, semesta tampaknya dengan keras kepala justru melakukan sebaliknya. Ditambah dengan Lulu, si orang ketiga antimainstream yang mementahkan semua upayanya.
Gladys berusaha menyangkal kebenaran yang disuarakan hatinya, hingga perjalanan ke Pompeii meruntuhkan segalanya. Hatinya tak lagi aman dari pesona Callum. Sayang, kembali ke Hampstead, mereka ditunggu oleh kejutan besar. Masa lalu memang seperti hantu, menuntut untuk digenapi.
Bisakah Gladys dan Callum bertahan dan memiliki keberanian untuk mengakui perasaan yang sudah begitu transparan?

*******

Gladys terpaksa meninggalkan tanah air setelah kekasihnya menyarankan untuk aborsi. Gladys tidak habis pikir mengapa kekasihnya yang jelas-jelas seorang calon dokter malah menyarankan hal itu. Gladys tidak mau semakin berdosa dengan membunuh janinnya. Gladys menerima saran tantenya untuk memulai kehidupan baru di Eropa. Bersama Tante Hera, Gladys menjalani hidup baru di London.
Callum terpaksa tinggal di sebuah apartemen karena renovasi rumahnya belum selesai. Di hari kepindahannya Callum berkenalan dengan tetangga barunya, yang menurut Callum kelewat ramah dengan memberinya seloyang apple pie. Tidak disangka dari pertemuannya itu membuat Callum terpaksa menunda kepindahannya walau renovasinya sudah selesai. Baru pertama kalinya bagi Callum memiliki perasaan peduli pada tetangganya. Callum begitu mengagumi tetangga kecilnya yang gemar sekali berenang di kolam renangnya.
Kehidupan Gladys dan Callum berubah drastis dari sebuah loyang apple pie.

******

Aw, aw. Saya super jatuh cinta sama Callum. Ya ampun, mau juga dong punya suami macam Callum. Saya suka sekali interaksi Callum dengan Lulu, putri Gladys. Callum ini natural sekali bisa bergaul dengan anak-anak. Kayaknya sama anak kecil manapun Callum bakalan langsung akrab dan lengket.
Dari pertemuan awal Callum dan Lulu kayaknya sudah terlihat sekali bakalan seperti apa masa depan mereka nanti. Ya jelas Callum pasti langsung jatuh cinta sama Lulu dan Gladys. Yang saya suka itu interaksi mereka. Walau tidak ada konflik berarti saya yang baca bawaanya baper mulu. Sedikit-sedikit terharu seperti Gladys yang melihat Callum super perhatian sama Lulu. Berasa Lulu itu anaknya sendiri. Callum selalu memanjakan Lulu.
Awalnya saya terlalu berprasangka jelek tidak akan terlalu menyukai cerita tentang Gladys dan Callum. Eh, tidak disangka saya malah super jatuh cinta. Proses cinta mereka pun tidak begitu saja dimudahkan oleh penulis. Mengingat masa lalu mereka berdua sama-sama suram. Dan, perbedaan yang paling besar adalah masalah keyakinan.
Suka sekali dengan akhir yang diberikan penulis. Selain pemberian twist mengejutkan dari penulis, saya setuju sekali ketika Callum tidak dengan mudah malah berganti keyakinan hanya karena ingin bersama Gladys.
Ah, Callum. Gara-gara kamu semakin nggak sabar bertemu semakin jodoh saya. xD 

[Review] Requiem Musim Gugur

0



Judul : Requiem Musim Gugur
Penulis : Y. Agusta Akhir
Penerbit : Grasindo 
ISBN : 9786022512332 
Tahun Terbit : Cetakan I, Oktober 2014


Requiem Musim Gugur, sebuah lagu sendu yang dimainkan Karin dengan jemarinya kenangan indah bersama Gilbert. Pada musim gugur di kota Freiburg, cinta bersemi di antara dua musisi muda itu. Di depan sebuah makan komposer besar, Beethoven, pernyataan cinta yang lama telah dinantinya dari seorang Gilbert meninggalkan kesan yang begitu dalam.
Cinta mereka semakin kuat dan mereka memupuk impian untuk sebuah pernikahan. Namun, takdir memisahkan tautan cinta itu sebelum impian itu terwujud. Gilbert meninggal dan kematiannya memberi pukulan telah bagi Karin yang telah mengandung buah cinta mereka.
Sekembalinya ke tanah air, Karin memutuskan untuk mengarungi hidup tanpa nakhoda. Membesarkan Mia, si Bunga Musim Gugur yang tunanetra, seorang diri dan menutup hati untuk cinta yang lain. Namun, takdir membuka kebahagiaan untuk kehidupan Karin dan Mia.
Seorang lelaki bernama Garin hadir membawa cinta yang baru. Bukan hal yang mudah baginya membuka kembali hati Karin. Untuk merangkai hidup bersama yang penuh harmoni.

*******

Kehidupan Karin berubah semenjak kekasihnya, Gilbert meninggal karena kecelakaan. Padahal mereka berdua sudah merencanakan untuk menikah setelah selasai kuliah di Jerman. Karin merasakan kesedihan dan harus tetap menjalani hidupnya tanpa sang kekasih. Kesedihannya semakin bertambah ketika Karin tahu dirinya sedang mengandung. Buah cinta dengan kekasihnya. 
Karin memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Walaupun banyak tekanan karena dirinya mempunyai anak tanpa ikatan pernikahan. Kehadiran putrinya, Mia, mampu membuat Karin semaki kuat. 

******

Sejujurnya saya lelah membaca cerita tentang Karin. Karena blurp buku ini mencerikan akan ada tokoh bernama Garin, saya sangat menantikan kehadiranya. Cerita hanya bergulir pada kesedihan Karin semenjak kehilangan kekasihnya. Walau cerita tentang Mia sangat mengharukan. Saya tersentuh dengan kehidupan yang dijalani Karin. Dia berani mengambil resiko membesarkan anak sendiri. Apa lagi anaknya Mia buta. Duh, Karin seorang ibu yang hebat.
Kemungkinan besar penulis lebih menonjolkan kisah hidup Karin sebagai single parent. Kehidupan Karin yang semakin matang dengan diberikan cobaan-cobaan yang diberikan. 
Yah, menurut saya untk lebih seimbang harusnya kisah percintaan Karin juga lebih digalih lagi. Paling tidak biar saya tidak bosan. Kemunculan Garin seakan hanya pelengkap dan tempelan saja.
Bacaan yang cukup menghibur.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com