Tampilkan postingan dengan label elexmedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elexmedia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2016

[Review] After Sunset

0

Judul : After Sunset
Pengarang : Indah Hanaco
Tahun Terbit : Cetakan I, April 2014
Penerbit : Elexmedia 
Tebal : 288 hal
Kategori : Romance, Remaja 
ISBN : 9786020237916
Harga : Rp. 44.800,-
Rating : 3/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iJakarta


Leah bertemu dengan Liam di Bali saat liburan. Liam membenturkan kepalanya ke meja. Ternyata sifat Liam cukup buruk yang memicu pertengkaran di antara mereka.
Tak disangka-sangka ada perasaan yang indah menghampiri hubungan mereka yang unik itu.
Di saat Leah sudah jatuh cinta, Liam menghilang. Leah merasakan sakit yang luar biasa di hatinya. Leah terluka, tapi ternyata luka yang lebih dalam dirasakan juga oleh Liam.


******

Sejujurnya bagi saya novel ini tidak mendapat kesan mendalam di hati saya. Biasa-biasa saja. Yang saya ingat adalah pertemuan antara Leah dan Liam di Bali.
Dua tokoh novel ini sama-sama suram. Sama-sama berusia 21 tahun. Sama-sama masih berduka sejak kehilangan orang yang disayangi. Mereka berdua sama-sama terpuruk di dalam kesedihan. Walau mereka berdua menghadapi kesedihan dengan cara berbeda. Pertemuan mereka menjadi istimewa ketika mereka mulai saling terbuka satu sama lain.
Saya tidak menyukai Liam. Dia terlalu menganggap dirinya yang paling menderita hingga bisa bersikap seenaknya. Walau saya hanya seperti kebanyakan orang yang seenaknya menuduh tanpa tahu alasan di baliknya.
Setelah saya mulai mengenal Liam. Saya semakin bersimpati padanya. Bagaimana pun hubungan Liam yang tidak terlalu baik dengan orangtuanya menjadi wajar alasan di balik sikap Liam. Setelah orang yang paling disayanginya meninggal wajar saja ketika Liam kehilangan semangat hidupnya. Liam menjadi kehilangan arah. Cobaan itu terlalu besar bagi Liam. Hingga Liam berhenti menjadi pembalap. Padahal hanya ketika ikut balapan semangat Liam meluap-luap. Kakeknya telah tiada. Liam merasa bahwa dirinya sudah selesai untuk berjuang. Tidak ada lagi yang akan melihatnya.
Lalu muncul Leah. Gadis aneh yang suka sekali ikut campur. Liam merasa jengkel dengan Leah. Tapi begitu mengenal Leah lebih dekat Liam merasa terselamtkan. Leah berbeda. Mungkin kali ini Liam bertemu dengan seseorang yang melihat dirinya. Bukan karena ada apa-apanya. Tapi dirinya sendirinya.
Alur cerita yang digunakan memang lambat. Bagian liburan mereka di Bali terlalu panjang. Ada sekitar 3/4 isi buku. Walau begitu saya tidak merasa bosan. Saya cukup menikmati kelambatan cerita mereka berdua. Hanya saja tiba-tiba di akhir cerita terlalu banyak muncul masalah. Yang membuat saya merasa aneh dengan ceritanya. Kesannya terlalu buru-buru dan dipaksakan. 
Well, sebagai bacaan ringan tidak ada salahnya untuk mencicipi novel ini. Bagaimana pun saya selalu suka cara bercerita yang digunakan penulis. Menjadikan novel ini tidak terlalu membosankan. Selamat membaca.

[Review] Stand By Me

0


Judul : Stand By Me
Pengarang : Indah Hanaco
Tahun Terbit : Cetakan I, Juli 2014
Penerbit : Elexmedia 
Tebal : 340 hal
Kategori : Romance, Remaja 
ISBN : 978-602-02-4576-8
Harga : Rp. 56.800,-
Rating : 3/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iJakarta


Selama bertahun-tahun, Ralph menyaksikan bagaimana Mya tumbuh menjadi gadis kepala batu dan cenderung judes. Selama itu pula hubungan mereka tetap berada pada dua sisi yang berpunggungan. Hingga suatu malam Mya yang patah hati bersumpah akan menikahi teman kakaknya. Tentu saja yang dimaksudnya bukan Ralph, karena hati Mya sudah telanjur takluk pada pesona Chris. Tapi, cinta tetaplah salah satu misteri terbesar semesta. Hingga suatu ketika Mya menyadari bahwa hatinya kini menghendaki sosok lain untuk menjadi tempat penitipan hatinya. Ralph.
Namun, masa lalu Ralph dengan sederet panjang para mantan, tidak mudah untuk diabaikan. Belum lagi perbedaan usia yang terentang jauh di antara keduanya. Juga keraguan yang kerap menyudutkan Ralph dan Mya ke tempat asing.
Namun keduanya kian menyadari bahwa perasaan istimewa sudah membenamkan mereka terlalu jauh. Nyaris tidak ada kesempatan untuk membebaskan diri tanpa tersakiti. Pertanyaannya, cukupkah cinta mereka menjawab semua rintangan yang siap melukai?

*******

Jujur saja saya terkecoh dengan kover buku ini. Saya mengira novel ini akan berisi tentang kisah kasih remaja SMA. Karena siapa yang akan tidak menduga dari kover yang manis ini?
Bisa dibilang novel ini adalah paket komplit buat saya. Perbedaan usia. Jatuh cinta dengan sahabat kakak. Benci jadi cinta. Ah, kombinasi yang sangat saya syukai.
Mya jatuh cinta dengan sahabat kakaknya. Walau cinta Mya tidak berbalas saya salut ketika dia masih tetap percaya diri untuk bertahan bahwa suatu hari Mya akan mendapat cintanya. Masih ada waktu. Sampai Chris sadar bahwa pacarnya bukan yang terbaik untuknya. Hanya Mya yang pantas untuk Chris. Pemikiran yang begitu maksa menurutku. Sampai akhirnya Chris mengumumkan berita pertunangannya. 
Membuat pertahanan Mya runtuh. Dan, sungguh sial ketika Ralph tidak sengaja memergoki adik sahabatnya ini patah hati. Ralph yang pada dasarnya berhati lembut menawarkan dirinya untuk mengobati sakit hati Mya. Ralph rela menuruti semua keinginan Mya. Asalkan Mya tidak bersedih lagi. Maka dimulailah hubungan aneh mereka berdua. Hubungan yang tidak akan disangka menjadi begitu dekat. Padahal dari dulu Mya tidak pernah mau dekat-dekat Ralph. Mya kecil merasa dirinya harus menjaga jarak dari Ralph yang playboy.
Aaaaaggghhh.....
Jatuh cinta banget sama Ralph. Salut sama Ralph yang bisa tahan dengan segala keegoisan Mya. Dan, tokoh Mya ini walau sifatnya nyebelin saya tidak bisa tidak jatuh cinta dengannya. Tipe-tipe tsundere seperti Mya ini memang tidak akan pernah gagal untuk disukai.
Ralph dan Mya memiliki beda usia sekitar 10 tahun. Sudah jelas ketika Mya selalu bertingkah seperti anak kecil. Wajar ketika Mya selalu mendapat curahan kasih sayang yang besar dari kakak dan para sahabat kakaknya. Mya menjadi manja dan terlena. 
Layaknya seperti adik sendiri, Ralph juga menyayangi Mya. Apa pun akan dilakukan Ralph. Mengingat hampir seumur hidupnya Ralph sudah mengenal Mya.
Kedekatannya dengan Mya tak mampu membuatnya bisa menjaga hatinya. Ralph selalu merasa nyaman ketika bersama Mya. Ralph sudah mewanti-wanti dirinya bahwa Mya adalah adik sahabatnya. Tapi hati yang sudah dicuri akan susah untuk mengambilnya. Yang Ralph coba lakukan adalah berusaha untuk menahan dorongan tidak menyatakan perasaannya. Karena Ralph tahu Mya masih patah hati.
Saya suka sekali kedekatan Ralph dan Mya. Walau sebenarnya agak jomplang. Mengingat Mya terlalu kekanak-kanakan. Akibatnya terlalu berkesan Ralph lebih banyak mengalah. Namun justru karena Mya bersikap kekanak-kanakan jugalah menular pada Ralph. Membuat mereka seimbang. Yah, namanya juga sedang jatuh cinta.
Sampai akhir saya sangat menikmati cerita Ralph dan Mya. Saya malah belum rela untuk berpisah dengan mereka. Novel ini sangat direkomendasikan. Cerita yang sangat manis dan menghibur. Selamat membaca.

Rabu, 31 Agustus 2016

[Review] You Had Me at "Hello"

0

Judul : You Had Me at “Hello”
Pengarang : Indah Hanaco
Penerbit : PT Elex Media Komputindo 
Tebal : Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, Agustus 2015
Kategori : Fiksi, Romance
Harga : Rp. 63.800,-
ISBN : 978-602-02-7005-0
Ratingku : 4/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iJakarta

           
Inanna mungkin masih terlalu muda untuk membuka pintu yang membawanya pada pernikahan. Namun berbagai kecerobohan membuat gadis itu tidak punya pilihan. Inanna memilih menghabiskan sisa hidupnya bersama Alistair.
Cinta berhadir begitu dia menantang mata sewarna biru es itu. Harapan dilambungkan ke langit, sutau saat nanti inanna bisa bukankah mereka terikat sumpah di depan tuhan?
Tapi apa jadinya saat inanna tahu kalau Alistair cuma menganggapnya wujud kepingan masa lalu? Percayalah, cinta takkan pernah semenyenangkan itu.

***************

            Saya cukup menikmati kisah antara Alistair dan Innana. Walau pertemuan awal mereka yang super mainstream yaitu kecelakaan. Yang membedakan adalah pasca kecelakaan mereka berdua dijodohkan. Konyol, menurutku. Bisa-bisanya Innana dipaksa menikah dengan Alistair. Padahal Ina sangat membenci perjodohan. Hanya karena ingin menyembunyikan insiden kecelakaan dari ayahnya, Ina terpaksa mau menerima usulan menikah dengan Alistair. Ina terbujuk rayuan orangtua Alistair yang mengatakan bahwa hidup Alistair hanya tinggal menghitung hari karena penyakit tumor otak yang dideritanya.
            Saya sangat menikmati ketika sampai pada bagian kehidupan pernikahan Alistair dan Ina. Berasa natural banget dan tidak dibuat-buat. Mereka saling terbuka bahwa menikah tidak dengan dilandasi rasa cinta. Betapa mereka berdua canggung dan selayaknya pasangan yang dijodohkan belum saling mengenal. Yang membuat terharu adalah mereka berdua saling terbuka mengatakan ingin mengenal masing-masing dan belajar saling mencintai dan mencoba untuk membuat pernikahan mereka berhasil. Sweet, kan?
            Saya pribadi bukan penentang menikah karena dijodohkan. Walau mungkin banyak kendala karena alasan tidak saling mengenal. Tapi, menurutku menikah karena dijodohkan tidak ada salahnya. Karena masalah datangnya jodoh tidak ada yang tahu, kan?
            Yang membuat saya sebel mungkin keputusan penulis yang terlalu cepat menghadirkan konflik di dalam rumah tangga Ina. Maksudku, mereka kan baru saja sebentar lagi dalam mode lovey dovey eh tiba-tiba kedatangan tamu masa lalu Alistair. Jelas saja membuat Ina marah. Apalagi masa lalu Alistair menjadi alasan utama Alistair mau dijodohkan dengan Ina. Semakin membuat Ina sedih dan marah.
            Bisa dikatakan novel ini sangat berhasil untuk saya. Mengingat saya sangat menikmati kisah Alistair dan Ina. Jelas, genre domestic romance masih menjadi genre novel yang tidak saya sukai. Selamat membaca kisah rumah tangga Ina dan Alistair.



Minggu, 31 Juli 2016

[Review] A Scent of Love in London

0


Judul : A Scent of Love in London
Pengarang : Indah Hanaco
Penerbit : PT Elex Media Komputindo 
Tebal : 306 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, Februari 2015
Kategori : Fiksi, Romance
Harga : Rp. 64.800,-
ISBN : 978-602-02-5775-4
Ratingku : 4/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iJakarta

            Ivana Zelde bukan sosok sempurna yang diimpikan para gadis. Dia penderita disleksia bahkan hingga sampai taraf tidak mampu membaca, dikhianati kekasih dengan cara yang sulit dibayangkan memang terjadi di dunia nyata. Karena kekurangannya, seumur hidup Ivana dihujani perhatian yang justru dianggap menyesakkan.
Hugh Joaquin Levine pernah berada di puncak dunia. Hingga kecelakaan di Valencia seakan merenggut udara dan gravitasi dari hidup Hugh. Semua jungkir balik dan membuat cowok itu berakhir dalam kondisi menyedihkan. Hugh pernah sangat ingin mengakhiri hidupnya, hingga bertemu dengan Ivana. Lalu dunia bergerak cepat di sekitar mereka, termasuk perasaan yang terus bertumbuh tanpa bisa dihalau. Namun mereka punya terlalu banyak perbedaan sehingga sulit untuk tetap bersama. Tapi, apakah Hugh kembali menyerah dan melepaskan Ivana dengan mudah? Karena tanpa Ivana, Hugh takkan bisa bahagia lagi.
Editor’s Note : Cinta dan kepercayaan dari orang terdekat kita adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam keadaan terpuruk untuk bisa bangkit kembali. Itulah yang diajarkan Ivana kepada Hugh dan pemberian terbesar Hugh kepada Ivana. Keindahan hubungan inilah yang akan membuat pembaca tidak akan berhenti membaca A Scent of Love in London.

***************

            Novel ini adalah novel kedua Indah Hanaco yang saya baca. Waktu itu saya keburu menuduh ceritanya sangat membosankan dan memilih untuk tidak menyelesaikan membaca. Dan, ternyata saya salah. Saya tidak pernah menyangka akan menyukai novel ini. Ceritanya sangat manis. Walau pertemuan kedua tokohnya sangat unik.
            Awalnya saya tidak menyukai Ivana. Entahlah apa alasannya saya. Ivana yang waktu itu patah hati karena tunangannya lebih memilih menjadi pacar bosnya. Harus merelakan hubungan yang sudah dibangun bertahun-tahun. Dan, Ivana berniat berlibur ke London demi menenangkan pikirannya. Sampai disitu saya malas membaca cerita Ivana. Lewat beberapa bulan akhirnya saya mau melanjutkan membaca.
            Cerita novel ini sebenarnya sangat sederhana. Pertemuan dua manusia yang sama-sama sedang sakit hati. Hugh dan Ivana bertemu ketika Hugh akan mencoba bunuh diri. Tanpa ragu Ivana menggagalkan percobaan bunuh diri Hugh. Hugh yang sudah memasrahkan hidupnya marah pada Ivana. Dan meminta Ivana untuk bertanggung jawab. Ivana berjanji selama 1 minggu dirinya akan membuat Hugh berubah pikiran dan tidak akan pernah lagi mencoba untuk bunuh diri.
            Hugh, pemuda berusia 24 tahun merasa hidupnya hancur. Karena kecelakaan sewaktu latihan dia tidak bisa melanjutkan mimpinya untuk menjadi pembalap. Hal itu lah yang membuat dirinya ingin bunuh diri. Sifat Hugh ini tidak bisa dibenarkan memang. Lebih memilih bunuh diri.
            Lewat kisah Hugh dan Ivana saya belajar bahwa hidup ini memang tidak seburuk yang selalu kita kira. Selalu ada alasan semua hal yang menimpa pada diri kita. Seandainya kita memang mau berusaha dan tidak menolak uluran tangan seseorang yang peduli pada kita. Ivana yang tergolong orang asing bagi Hugh, membawa perubahan besar pada dirinya. Ivana membawa harapan untuk Hugh.
            Ah, suka sekali membaca kisah mereka berdua sampai akhir, walau saya sangat membenci sifat keras kepala Ivana. Novel ini layak untuk dibaca dan dinikmati. Selamat membaca.

Kamis, 30 Juni 2016

Selasa, 31 Mei 2016

[Review] My Better Half

0


Judul : My Better Half
Pengarang : Indah Hanaco
Penerbit : PT Elex Media Komputindo 
Tebal : 306 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, 2014
Kategori : Fiksi, Romance
Harga : Rp.54.800,-
ISBN : 978-602-02-5344-2
Ratingku : 3/5

            Maxim, perancang sepatu prewalker yg baru saja diberi gelar sebagai Bujangan Paling Diidamkan versi sebuah majalah gaya hidup. Nyaris selalu cemberut, penderita caffeine use disorder, sangat fokus pada pekerjaan, dan memiliki ego sebesar semesta. Kendra, gadis muda yang memiliki masa lalu yang berjalinan ala benang kusut. Bercita-cita menjadi seorang akuntan namun malah berakhir sebagai pegawai di sebuah biro jodoh dengan klien para selebriti. Seorang ambidextrous dan memiliki ibu penderita skizofrenia. Mereka bertemu karena acara Dating with Celebrity, berselisih dalam banyak episode, berdamai hanya untuk sekedip, hingga berakhir dengan perasaan cinta yang menyiksa. Bagaimanakah mereka mencari jalan keluar jika masing-masing terlalu menahan diri dan gamang mengambil keputusan? Akankah kisah mereka menemukan takdir bahagia atau tetap berada di area abu-abu yang hanya memberi penderitaan?

***************

            Novel ini bercerita tentang Kendra dan Maxim yang dipertemukan dalam acara Dating with Celebrity. Maxim yang ogah-ogahan untuk mengikuti acara TV tersebut menolak keras ketika Kendra membujuknya. Ada saja alasan yang diberikan oleh Maxim. Seperti Kendra yang tidak menganggap Maxim penting lah karena datang terlambat dalam pertemuan mereka. Acara TV bodoh lah. Acara yang tidak ada manfaatnya dan omong kosong belaka. Namun, Kendra yang sama-sama keras kepala pun tidak mau kalah. Kendra dengan gigih membujuk Maxim. Hingga cara yang mustahil sekalipun.
            Sejujurnya saya sangat menyukai hubungan Maxim dan Kendra di awal cerita. Perasaan benci masing-masing sangat kuat terasa. Bagaimana Maxim dan Kendra sama-sama ngotot dengan pendapatnya. Saling mengejek dan usil satu sama lain. Hingga hubungan mereka membaik dan mulai tumbuh benih-benih cinta.
            Saya merasa tulisan Indah Hanaco di sini sangat terasa sekali seperti membaca novel-novel Historical Romance. Yang bagi saya bukan hal baik. Entahlah. Saya kurang menikmati semua dialog yang ada di buku ini. Berasa kaku dan kurang mengalir. Jatuhnya, saya datar-datar saja ketika sampai pada bagian Maxim yang mulai menaruh hati pada Kendra. Semua kata-kata Maxim terasa terlalu keju banget. Dan berlebihan.
            Yah, semoga sih buku-buku Indah Hanaco yang lainnya bisa lebih baik lagi. Karena masih banyak judul-judul yang mengantri untuk saya baca.

Minggu, 24 Januari 2016

[Review] Pasangan Labil

0


Judul : Pasangan Labil
Pengarang : Paramita Swasti Buwana
Penerbit : PT Elex Media Komputindo 
Tebal : 217 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, 2014
Kategori : Fiksi, Comedy/Domestic Romance
Harga : Rp.39.800,-
ISBN : 978-602-02-5607-8
Ratingku : 4/5
 Bisa dibeli di bukupediacom

            Nadira Dewanti dan Anggara Bayu Pratama tidak pernah menyangka bahwa takdir menjadikan mereka berdua sebagai pasangan suami istri. Seperti lelucon bagi Dira, ketika sedari kecil yang diingat Angga sebagai musuh bebuyutannya. Anak lelaki yang selalu mengajak dia ribut tiba-tiba harus menjadi suaminya. Sepertinya persekongkolan kedua orangtua mereka berhasil untuk menjodohkan mereka sedari kecil. Walau sebenarnya aksi jodoh menjodohkan ini belum kelihatan hasilnya, karena dulu mereka berdua masing senang membuat kedua orangtua mereka dipanggil sekolah demi mempertanggung jawabkan jejak-jejak kenakalan mereka. Ternyata benih-benih cinta mereka tumbuh ketika mereka sudah menginjak bangku kuliah.
            Tanpa ragu mereka langsung dinikahkan saat itu. Dan enam bulan sudah Dira menjalani pernikahan rahasianya. Sungguh berat bagi Dira yang harus menjalani peran ganda. Dira juga lelah ketika harus berbohong terus menerus pada kedua sahabatnya, Lea dan Niki. Tragedi pun menimpa Dira ketika dirinya hamil. Dira bingung harus menjelaskan bagaimana tentang kehamilannya ini. Boro-boro mau menceritakan berita bahagianya, berita pernikahannya pun harus dirahasiakannya. Masalah semakin mumet ketika Niki tiba-tiba menyarankan Dira untuk pedekate dengan sepupu Niki, Mas Bagas. Aduh, semakin super mumet ketika Angga tahu perihal Dira dijodohin dengan Mas Bagas. Apa yang harus dilakukan Dira? Sedangkan setahu Dira wanita hamil itu tidak boleh stres, belum apa-apa Dira sudah pusing duluan.


***************


            Setelah beberapa hari ini saya kecewa dengan semua buku yang telah dibaca, rasanya novel ini benar-benar bagai oase di tengah kekeringan buku bacaanku. Serius. Bukan bermaksud lebay atau apa, buku ini memang bagus. Cerita kedua pasangan labil ini benar-benar membuatku terhibur dan sampai membuatku ngakak. Kangen juga dong saya dengan bacaan yang bener-bener bisa membuat tertawa lepas.
            Novel ini menceritakan tentang Dira dan Angga yang terpaksa menikah secara diam-diam dan tanpa memberitahukan pada siapa pun, bahkan sahabat-sahabat mereka. Alasan yang sepele sebenarnya, karena sebutan pasangan anjing dan kucing yang diberikan teman sekampus mereka. Bahkan track record bertengkar mereka itu bukan dimulai saat berkuliah tapi saat mereka masih ingusan, ada saja yang membuat mereka ribut. Makanya pernikahan mereka berdua dibuat serahasia mungkin. Tidak ada yang boleh tahu. Titik.
            Nah, dari situ juga sudah kerasa banget kan lucunya. Gimana mereka harus bersikap sesangar mungkin di kampus dan semesra mungkin ketika ada di apartemen mereka. Satu hal yang saling bertentangan. Ada saja tingkah konyol mereka berdua yang selalu membuat saya senyum-senyum sendiri. Dari yang Angga bersikap manja pada Dira, atau pun sebaliknya. Mereka berdua ini memang bikin gemas dan baper! xD

Duo Angga dan Dira versi Pasutri Gaje x)
            Dan, hal yang makin membuat saya menyukai novel ini adalah kekonyolan hubungan mereka berdua ini mengingatkan saya dengan komik favorit saya saat ini, Pasutri Gaje aka My Pre Wedding! Aseli beneran baca tingkah konyol Angga dan Dira pas lagi mesra-mesraan ini jadi teringat Mas dan Adek! Ada saja tingkah Angga yang sudah cool eh tiba-tiba kecentilan, bikin kerennya ilang dong, ya! Kelakuan gini nih yang bikin keingetan si Mas! xD
          Baca cerita mereka berdua itu rasanya nggak bakalan ngebosenin banget. Selalu ada aja tingkah ajaib yang dilakuin dari Dira ataupun Angga. Adegan konyol favoritku tentu saja ketika Dira ketahuan teman-teman kampus bahwa dia sudah menikah dengan Angga. Aseli ide konyol Angga ini bener-bener bikin saya puas ngakak. Dan closing yang diberikan Angga dengan lari-lari sambil tersenyum lebar ke arah Dira itu bikin saya langsung tereak: “Si Mas Adimas juga pasti bakalan ngelakuin hal kayak gini juga sama Adek!”
            Arggghhhh …. Baca novel ini emang bikin baper mampus pengin nikah! x)
Novel ini diceritakan dengan pov orang pertama. Saya suka sekali dengan sudut pandang yang diambil dari Dira. Kerasa sekali semua perasaan menggebu-gebu yang ada di diri Dira. Penulis sangat berhasil menuliskan segala kegalauan Dira. Maklum lah Dira dan Angga ini kan pasangan muda. Walau penulis tidak menulis secara pasti saya perkirakan umur Dira dan Angga ini kurang lebih 20 sampai 21 tahun lah. Bagaimana labilnya pasangan ini juga sangat kerasa sekali. Saya suka sekali dengan keputusan penulis yang fokus pada kekonyolan hubungan Dira dan Angga saja. Tidak ada masalah yang membuat depresi tentang rumah tangga mereka. Penulis lebih fokus pada bagaimana Dira harus menjalani hidupnya ketika dia hamil dan mengharuskan untuk segera memberi tahu sahabatnya agar tidak membencinya dan kekonyolan ketika masa-masa kehamilan yang dihadapi Dira dan Angga. Pokoknya kedua keluarga Dira dan Angga ini super heboh menghadapi cucu pertama mereka yang akan lahir ini.

Kelakuan Angga dan Dira model gini nih! xDDDD

            Saya dari awal baca tulisan penulis langsung jatuh cinta dan merasa takjub karena buku ini menggunakan bahasa non formal. Baik dalam narasi dan percakapan antar tokohnya. Memang tidak terlalu alay banget hanya seperti bahasa sehari-hari pada umumnya. Dan saya biasanya menolak keras pada novel jenis apa pun ketika narasi menggunakan bahasa non formal. Rasanya kesel sekali, tapi entahlah, novel ini bener-bener pengecualian. Tidak ada protes sedikitpun dariku. Saya malah menikmati setiap kalimat yang keluar dari pikiran para tokohnya. Pasti ini memang karena tulisan penulis yang memang sudah bagus dari sananya.
            Yah, karena buku ini lebih menekankan pada unsur komedinya, buku ini terkesan terlalu kurang realistis. Walau pastinya saya yakin ada pasangan seperti Dira dan Angga di luar sana. Mereka berdua sama-sama masih kuliah, bekerja pun belum, tapi sepertinya bahagia sekali dengan segala hal tentang pernikahan mereka berdua. Gimana nggak bikin baper, coba? x)
            Maklum juga sih, mereka terlahir dari kedua orangtua pengusaha, dan Angga sendiri pastinya akan mewarisi perusahaan kedua orangtuanya. Mau mikir apa lagi coba? Ya tinggal mikirin istrinya dan anget-angetan bareng! Suka deh istilah yang dipakai Angga ini. xD
            Well, buku ini super menghibur. Bacaan dikala penat dan suntuk atau apa pun suasana hatimu saat ini. Siap-siap dibikin baper dengan baca buku ini. Dan satu-satunya hal yang membuatku kesel adalah mengapa juga novel ini begitu tipis! Padahal kalau masa lalu Dira dan Angga dibahas pasti banyak sekali tingkah konyol mereka di masa lalu. Rasanya saya susah move on deh sama buku ini. Harus segera nyoba baca buku ini kalau mau tahu kekonyolan apa saja yang diperbuat Dira dan Angga. Super direkomendasikan! :)



Kredit : di sini
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com