Tampilkan postingan dengan label orizuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orizuka. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2016

[Review] The Chronicles of Audy : O2

0


Judul : O2 [The Chronicles of Audy #4]
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan I,  Juni 2016
Penerbit : Haru
Tebal : 268 hal
Kategori : Romance, Remaja, Keluarga
ISBN : 9786027742864
Harga : Rp. 71.000,-
Rating : 4/5




Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun. Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai cowok yang kusukai memutuskan untuk meneruskan sekolah ke luar negeri.
Ketika aku sedang berpikir tentang nasib hubungan kami, dia memintaku menunggu.
Namun ternyata, tidak cuma itu. Dia juga memberikan pernyataan yang membuatku ketakutan setengah mati!
Di saat aku sedang kena galau tingkat tinggi, masalah baru (lagi-lagi) muncul. Seseorang yang tak pernah kulirik sebelumnya,sekarang meminta perhatianku!
Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang sepertinya selalu ribet.
Kronik dari seorang Audy.

******

Sejak membaca buku pertama, saya sudah punya feeling Audy akan dipasangkan dengan Rex. Memang keinginan pribadi karena pasangan beda usia selalu lebih menarik. Ditambah entah kenapa saya keingetan Orizuka yang menyukai manga akan lebih condong memilih Rex sebagai pasangan Audy.
Dan, setelah akhirnya Rex benar-benar menjadi pasangan Audy tentunya saya sangat bahagia. OTP saya untuk Audy memang Rex, tentunya jelas saya akan selalu mendukung mereka berdua. Selama perjalanan kisah cinta mereka perasaan saya super campur aduk. Apa lagi Rex yang tidak pandai berbasa basi membuat saya seperti Audy ikut deg-degan sekaligus dibuat kesel. Buku ke-3 yang membuat saya super kesal pada Rex. Padahal saya sadar 100% Rex hanya berusaha untuk jujur, tapi kok ya apa pun yang keluar dari mulut kamu menyayat hati, Nak. Penulis sungguh keterlaluan membuat kami para pembaca blingsatan. Campur aduk yang ada di hati.
Seakan masih kurang tiba-tiba perkataan Rex di buku terakhir ini membuat saya syok luar biasa. Dengan polosnya Rex bilang ada perubahan rencana di masa depannya. Yaitu ada Audy di sana. Lagi-lagi hati saya Audy dibuat galau. Lagi dan lagi.
Seperti yang saya bilang, O2 adalah buku seri kronik Audy terakhir. Sangat disayangkan memang. Mengingat saya masih belum rela berpisah dengan 4R1A. Dan, karena buku terakhir juga lah cerita di buku ini sangat padat. Banyak sekali penyelesaian yang ditulis penulis. Memang tidak ada kesan terburu-buru, semua masalah Audy diselesaikan dengan baik di buku ini. Hanya saja karena saya belum rela, masih sangat kurang buku ini tamat begitu saja.
Banyak pembaca yang merasa skripsi Audy seakan terlupakan begitu saja. Dan, tiba-tiba beres saja tuh skripsi. Saya pribadi memang merasa terlalu cepat Audy bisa menyelesaikan skripsinya. Seakan ada deadline harus selesai sebelum Rex terbang meninggalkan Indonesia. Karena beda, jurusan saya pun kurang paham, mungkin bagi mahasiswa jurusan HI memang sudah sewajarnya bisa menyelesaikan skripsi secepat Audy. Tapi, kalau dipikir lagi memang terasa kurang realistis. Mengingat Audy selalu menunda-nunda eh dalam sekejab selesai.
Yah, terlepas dari semua itu saya sangat menikmati membaca seri kronik Audy. Saya pastinya akan selalu kangen denga  mereka. Dan akan bertanya-tanya bagaimana nantinya keadaan mereka semua. Saya sangat berharap Orizuka mau membuat cerita spesial tentang Audy di masa depan. Saya kepengin lihat bagaimana hebohnya kelak semisal Audy menikah dan punya anak sendiri. Akan menjadi saat-saat yang mengharukan dan bikin senyum-senyum. Mengingat Audy kadang suka sekali bersikap konyol.

Well, sampai jumpa 4R1A. Semoga di lain waktu bisa bertemu lagi. Kami, para pembaca, sudah pasti akan selalu merindukan kalian. :')

Kamis, 29 September 2016

[Review] Fight For Love

0


Judul : Fight For Love
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan I,  2014
Penerbit : Puspa Swara
Jumlah Halaman : 228 hal
Kategori : Romance, Remaja
Harga : Rp. 50.000,-
ISBN : 978-602-216-003-8
Rating : 5/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iKaltim


Sekolah yang klub basketnya vakum bagi Starlet Annabelle seperti padang pasir tanpa oasis.
Eh ...,Omong-omong Starlet Annabelle itu aku.
Basket adalah hidupku dan aku ingin berprestasi melalui olahraga itu, tapi apa daya, klub basketku bubar setelah pelatih kami menikah dan pindah ke Jepang.
Aku sudah mengusahakan nyaris semuanya, tapi rasanya sia-sia. Aku benar-benar tidak tahu lagi harus bagaimana untuk membangkitkan klub basket ini kembali.
Dan seolah semuanya belum cukup menyebalkan, rumahku terkena invasi dua turis Jepang: Ryuuichi dan Hikari.
Apa lagi yang lebih buruk dari ini?

*****

Membaca Figh For Love, seakan-akan diingatkan kalau dulu saya pun sama-sama menggemari Negara Jepang seperti Orizuka. Dulu pun saya mempunyai keinginan untuk bisa memiliki suami orang Jepang asli. Ah, keinginan itu pun masih ada sampai sekarang walau tidak semenggebu-gebu dulu.
Membaca kisah Starlet yang bertemu cowok Jepang keren pun tak luput membuat saya iri. Kepengin sekali mempunyai kisah seperti Starlet yang bertemu Ryuu. Hubungan Starlet dan Ryuu di awal cerita memang tidak terlalu baik. Starlet selalu merasa Ryuu menginvasi rumahnya. Bagaimana tidak? Keadaan rumahnya menjadi gila sejak kedatangan Ryuu. Orangtua Starlet memaksa dirinya untuk bertingkah seperti orang Jepang. Demi menghormati Ryuu dan adiknya, Hikari.
Cara Orizuka dalam bercerita sangat menghibur. Saya dibuat senyum-senyum sendiri dengan segala tingkah konyol keluarga Starlet. Ditambah Starlet yang selalu ketus menanggapi semua tingkah konyol keluarganya. Saya nggak bisa bisa nggak mengamini sikap ketus Starlet. Karena memang terkadang keluarga Starlet terlalu berlebihan hanya demi memuaskan tamu mereka. Pokoknya ada saja tingkah mereka yang membuat saya ngakak.
Saya tidak pernah gagal menyukai tulisan Orizuka. Novel ini pun sama. Saya nggak menyesal membaca bacaan yang begitu menghibur. Pastikan untuk menyempatkan membaca novel ini. Dijamin seru. Selamat membaca.

Selasa, 27 September 2016

[Review] Best Friends Forever : High School Paradise Golden Goal

0


Judul : Best Friends Forever : High School Paradise Golden Goal
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan I,  Juni 2012
Penerbit : Puspa Populer
Jumlah Halaman : 168 hal
Kategori : Romance, Remaja
ISBN :978-602-828-776-0
Harga : Rp. 28.000,-
Rating : 4/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iKaltim


Siapa yang tidak kenal dengan empat cowok keren di SMP Athens? Jago bola, super tampan, plus punya otak alias pintar? Yeah, tebakan kalian benar. Sid, Cokie, Rama, dan Lando. Apa yang kira-kira terjadi pada mereka kali ini ya?
Dihukum guru? Menang tanding bola? Atau dikejar cewek-cewek cantik? Hmmm... mereka pengen cerita awal persahabatn mereka yang ternyata dimulai dari berkelahi.
Nah, di sini, Sid, Cokie, Rama, dan Lando akan membuka rahasia-rahasia yang selama ini off the record. Padahal, kisah mereka sangat berwarna kayak pelangi, penuh canda tawa, juga tangisan mengharu-biru.
Shhhsssttt....ada cowok keren baru juga di sini.

******

Novel ini adalah buku ke-3 series High School Paradise. Karena sudah membaca dua buku sebelumnya, saya dengan berani membaca buku ke-3 ini. Sejujurnya saya hampir 100% lupa jalan cerita dari seri High School. Saya hanya ingat inti ceritanya saja. Persahabatan 4 cowok ganteng dan populer yang sama-sama sangat menggemari sepak bola. Sid, Cokie, Lando, dan Rama.
Dan, surpise ketika membaca novel ini saya malah kepengin baca ulang dari seri pertama.
Buku ke-3 ini bisa dibilang hanya berisi cerita-cerita spesial. Orizuka sendiri lebih memutuskan bahwa seri ini berakhir di buku ke-2. Di buku ini berisi prekuel dan sekuel tentang persahabatan ke-4 cowok keren Athens.
Yang paling membuat saya tertarik membaca dari seri pertama adalah saya penasaran dengan cerita Rama dan Lara. Saya dibuat deg-degan ketika membaca bagaimana awal mula mereka berdua kenal dan jadian. Mungkin karena perbedaan usia keduanya yang membuat saya tertarik. Saya kepengin tahun gimana hubungan mereka selanjutannya.
Seandainya ada yang ingin memulai membaca seri ini dari belakang, tidak ada salahnya. Karena bagi saya sendiri saya lebih menikmati membaca buku seri ke-3 ini. Entahlah bagaimana perasaan saya dulu waktu membaca seri ke-1 dan ke-2 karena biasanya saya ada ingat sedikit jika menyukai suatu novel. Sepertinya bagi saya seri ini biasa saja. Makanya saya lupa total ceritanya.
Walaupun buku ini adalah buku terakhir, masih bisa dinikmati walau tidak membaca buku pertamanya. Pastinya tulisan Orizuka tidak usah dipertanyakan lagi. Penulis selalu bisa merangkai kalimat yang menyenangkan untuk dibaca. Selamat membaca.

Sabtu, 24 September 2016

[Review] Me and My Prince Charming

0


Judul : Me and My Prince Charming
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan I,  2014
Penerbit : Puspa Swara
Jumlah Halaman : 188 hal
Kategori : Romance, Remaja
Harga : Rp. 55.000,-
ISBN : 978-602-216-002-1
Rating : 2/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iKaltim


Andromeda Arastya adalah cowok yarig baru saja dinobatkan sebagai The Most Wanted Male di sekolahku.
Selain superimut, dia juga keren, jago main basket, populer; pokoknya segalanya yang membuatnya berhak atastitel itu.
Lalu, suatu hari, keajaiban terjadi. Aku, Cherry Danisha, berhasil pacaran dengannya!
Kupikir aku beruntung, tapi nyatanya, pacarku itu adalah cowok yang sama sekali tidak romantis. Dia tak pernah mau berduaan denganku. Dia bahkan tidak pernah duduk denganku di kantin!
Karenanya, kabar kalau aku pacaran dengannya dianggap akal-akalanku belaka. Tidak ada seorang pun yang percaya kalau kami berpacaran. Aku pun jadi bingung. Sebenarnya, bagaimana perasaannya terhadapku?
Apa yang harus kulakukan untuk mengetahuinya?

*********

Membaca cerita Cherry dan Andros memang bukan pengalaman yang mengasyikkan. Pasalnya saya kesal dengan kesabaran Cherry yang mau berpacaran dengan Andros yang cuek. Cherry hanya sibuk dengan perasaannya sendiri. Dia tidak peduli seandainya Andros tidak mencintainya. Yang penting Andros yang cute mau jadi pacarnya.
Yah, cinta memang buta kan? Di lihat pun sudah jelas nggak capek apa punya pacar yang lebih peduli main PS ketimbang ngobrol dengan sang pujaan hati.
Sepanjang cerita saya dihadapkan dengan ketidakpedulian Andros. Andros seakan lupa bahwa dirinya punya pacar. Apa sebebal itu kah?
Sikap Cherry yang serba menerima dan serba maafin semua ketidakpedulian Andros membuat saya pengin berhenti baca. Ada saja alasan Cherry untuk lagi-lagi luluh dengan pesona Andros.
Demi menambah keramaian kisah pelik Cherry, muncul lah Alfa. Sosok misterius yang tiba-tiba selalu hadir dalam hidup Cherry. Selalu membantu Cherry menghadapi dilema hidupnya.
Hingga masa lalu menguak semua alasan Andros kurang peduli sama Cherry.
Karena Orizuka adalah penulis favorit saya, tetap saja saya menikmati membaca cerita Cherry dan Andros. Walau sambil marah-marah tentunya. Karena ini novel debut penulis, wajarlah kalau ceritanya masih labil. Kesan yang saya dapatkan setelah membaca novel ini biasa-biasa saja.
Well, jika penasaran tidak ada salahnya untuk mencoba mencicipi novel debut penulis. Selamat membaca.

[Review] 17 Years Of Love Song

0



Judul : 17 Years of Love Song
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan II,  2015
Penerbit : Puspa Populer
Jumlah Halaman : 268 hal
Kategori : Romance, Tragedy
ISBN : 978-979-214-007-8
Rating : 4/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iKaltim


Saat itu, aku hanya berumur tujuh belas tahu. Orangtuaku memutuskan untuk bercerai, dan aku harus memilih satu di antara mereka.
Aku memilih Mama karena dia sudah tidak memiliki siapa pun lagi. Kakek dan Nenek sudah meninggal, dan rumah ini adalah warisan mereka.
Aku tak pernah menyesal memilih Mama. Yang aku sesalkan, kenapa rumah ini harus berada di kampung seperti ini.
Saat itu, aku tidak benar-benar menyangka kalau kampung ini adalah tempat semua kehidupanku dimulai.

********

Baru kali ini saya membaca novel dengan gaya bahasa yang lambat dan suram. Entahlah, itu kesan yang saya rasakan. Lambat sekali. Tapi bukan dalam arti jelek.
Ceritanya sendiri dibuka ketika Leo dan ibunya harus pindah ke kampung halaman ibu Leo. Leo lebih memilih bersama ibunya ketika perceraian itu harus terjadi. Padahal Leo sama sekali tidak ingin pindah ke Purwakarta. Leo masih mencintai Jakarta. Karena di Jakarta impian Leo yang ingin menjadi pemain baseball profesional dapat diwujudkan.
Leo yang merasa belum siap pun merasa ogah-ogahan untuk berangkat sekolah. Apa lagi jarak sekolah dari rumahnya sangat jauh. Leo terpaksa menerima tawaran ibunya untuk bersepeda tiap berangkat sekolah.
Leo yang tidak bersemangat berangkat sekolah menutup diri dari teman-teman barunya. Hingga Leo bertemu dengan Nana. Gadis yang tidak sengaja ditemui Leo saat bermain baseball menghabiskan waktu istirahat.
Ada yang istimewa tentang tokoh Nana ini. Tidak seperti kebanyakan tokoh utama yang serba sempuran, Nana tidak. Nana gadis berkursi roda. Nana mengalami kelumpuhan ketika menolong seorang anak yang tidak bisa turus dari pohon. Kecelakaan yang dianggap konyol bagi saya dan Leo.
Hubungan Nana dan Leo terkesan seperti instalove, tapi tidak. Hari demi hari hubungan mereka semakin dekat. Baik Leo maupun Nana merasa bahwa ada sesuatu yang istimewa di antara mereka berdua. Walau keterbatasan Nana menjadi penghalang besar. Apa lagi Leo pun bilang bahwa impiannya tidak akan tercapai jika dia tinggal di Purwakarta.
Saya sangat sangat menikmati membaca tiap kalimat yang ditulis Orizuka. Terasa sekali semua emosi tiap tokohnya. Membuat saya pun sangat larut. Kadang saya tersenyum. Kadang saya malah merasa hancur. Sangat campur aduk.
Akhir yang diberikan penulis sama sekali bukan tipe kesukaan saya. Saya selalu menduga-duga dan berdoa jangan seperti itu, karena di prolog pun saya sudah tahu akan seperti apa akhirnya nanti. Kalau bukan Orizuka yang menulis  novel ini sudah dari prolog saya langsung berhenti membaca.
Namun, saya bersyukur bisa membaca novel ini. Dari Leo dan Nana saya belajar bahwa tidak ada yang namanya kesempurnaan. Saya pribadi tidak tahu akan bersikap seperti apa ketika memiliki kekasih ataupun teman yang cacat seperti Nana. Satu kata yang pasti memang canggung. Cinta Leo pada Nana begitu membuat saya iri. Leo sangat tulus mencintai Nana.
Ah, novel yang bagus. Berharap semua orang bisa tahu bahwa ada tulisan Orizuka yang mengaharu-biru. Selamat membaca.

Selasa, 31 Mei 2016

[Review] The Chronicles of Audy : 4/4

2




Judul : 4/4 [ The Chronicles of Audy #3]
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan III, April 2016
Penerbit : Penerbit Haru
Jumlah Halaman : 314 hal
Kategori : Remaja, Romance, Young Adult, Family Drama
Harga : Rp. 61.000,-
ISBN : 978-602-77425-3-6
Rating : 4/5

Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun. Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R dan jatuh hati pada salah seorang di antaranya. Kuakui aku bertingkah (super) norak soal ini, tapi kenapa dia malah kelihatan santai-santai saja? Setengah mati aku berusaha jadi layak untuknya, tapi dia bahkan tidak peduli!  Di saat aku sedang dipusingkan oleh masalah percintaan ini, seperti biasa, muncul masalah lainnya. Tahu-tahu saja, keluarga ini berada di ambang perpisahan.  Aku tidak ingin mereka tercerai-berai, tapi aku bisa apa?  Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang masih saja ribet. Kronik dari seorang Audy.

********

            Baca buku ini menjadi alasan banyak penggemar yang lebih memilih Audy berakhir bersama Romeo. Di buku ini sikap Rex benar-benar super menyebalkan. Ugh, saya pun sampai nggak tahan ingin menampar mulut Rex yang hanya bisa mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan.
            Setelah aksi penembakan Rex yang membuat Audy kaget dan merasa hal yang super mustahil. Kegalauan Audy semakin menjadi-jadi ketika yang ada di pikirannya hanyalah Rex, bukannya skripsi. Audy masih tetap menjadi Audy yang super galau.
            Keputusan Regan untuk menikah menjadikan Audy harus keluar dari rumah 4R. Walau begitu Audy tetap selalu menjadi bagian keluarga 4R. Masalah kejeniusan Rafael masih menjadi isu dalam kronik hidup Audy. Dan, masalah perasaan Audy pada Rex masih sama seperti di buku sebelumnya. Walau mereka berdua belum resmi pacaran, perasaan Audy pada Rex sudah terlihat jelas. Dan, sebenarnya hanya masalah waktu saja mereka berdua meresmikan hubungan mereka berdua.
            Hanya saja yang tidak diketahui Audy adalah pilihan yang diambil Rex ketika lulus SMA nanti. Baik Audy dan 3R lainnya merasa tersisih ketika diberitahu keputusan masa depan Rex. Saya yang membacanya pun ikut emosi dengan segala ucapan yang keluar dari mulut Rex. Saya aseli sebel banget dengan Rex. Walau tentunya lagi-lagi penjelasan masuk akal Rex bikin saya menerima segala ucapan kasar Rex. Tapi tetap saja rasa kesal ini masih tertinggal.
            Pastinya buku ke-4 nanti sangat membuat saya penasaran. Walau saya masih merasa Audy lebih cocok dengan Rex, tak menutup kemungkinan seandainya Rex masih tetap menyebalkan saya akan lebih memilih Romeo.
            Cerita kronik Audy adalah cerita sederhana mengenai kehidupan Audy. Hanya saja kepiawaian Orizuka dalam menulis, menjadikan kronik Audy begitu istimewa. Bisa saya pastikan bahwa seri kronik Audy adalah tulisan terbaik Orizuka yang pernah saya baca. Dan sangat saya rekomendasikan untuk segera membacanya.

[Review] The Chronicles of Audy : 21

0



Judul : 21 [ The Chronicles of Audy #2]
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan II, September 2014
Penerbit : Penerbit Haru
Jumlah Halaman : 308 hal
Kategori : Remaja, Romance, Young Adult, Family Drama
Harga : Rp. 59.000,-
ISBN : 978-602-77423-7-6
Rating : 4/5

Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun. Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R. Aku sempat berhenti, tapi mereka berhasil membujukku untuk kembali setelah memberiku titel baru: "bagian dari keluarga". Di saat aku merasa semakin akrab dengan mereka, pada suatu siang, salah seorang dari mereka mengungkapkan perasaannya kepadaku.  Aku tidak tahu harus bagaimana! Lalu, seolah itu belum cukup mengagetkan, terjadi sesuatu yang tidak pernah terpikirkan siapa pun. Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang semakin ribet. Kronik dari seorang Audy.


********

            Setelah 3 tahun dari buku pertama yang saya baca, akhirnya berjodoh juga bisa membaca buku kedua seri kronik Audy ini. Sebenarnya alasan utama, saya ingin menunda sampai seri terakhirnya terbit. Tapi, karena bulan depan pun sudah terbit sudah saja lah langsung saya baca.
            Novel ini masih bercerita tentang Audy dan skripsinya. Malah ada beberapa pembaca yang super sebal melihat Audy yang bertindak seperti ABG menelantarkan skripsinya. Fokus Audy hanya pada kegalauan karena ditembak oleh salah satu R bersaudara. Jadi, yang ada di pikiran Audy ya penembakan, lagi dan lagi. Hingga sempat melupakan Rafael.
Karena buku kedua ini sudah terbit 3 tahun lalu, terserang badai spoiler tak terelakkan lagi. Secara garis besar saya jadi tahu siapa yang menembak Audy.
            Kekuatan buku ini adalah hubungan Audy dengan 4R: Regan, Romeo, Rex dan Rafael, semakin berkembang. Karena dari awal Audy dipekerjakan Regan untuk mengasuh Rafael, hubungan yang mengalami kemajuan pesat adalah Rafael semakin sayang pada Audy. Saya selalu lupa bahwa Rafael itu hanya bocah umur 5 tahun. Karena kejeniusan dan kekurangajaran Rafael pada Audy. Betapa memang Rafael adalah anak kecil yang manja dan masih butuh perhatian.
            Yang paling seru adalah ketika Rafael diharuskan menyanyikan lagu anak-anak. Rafael yang sama sekali tidak mengenal satu pun lagu anak-anak membuat saya pun treyuh. Dan, Audy dengan percaya diri mengajarkan Rafael. Walau ujungnya gagal dan malah disemprto Rafael. xD
            Selain insiden penembakan ada lagi kabar gembira dan menyedihkan bagi Audy. Di akhir buku ini sangat menguras emosi pembaca. Dan, Rafael yang begitu membela dan menyayangi Audy sangat membuat saya terharu. Good job, Orizuka. Selalu menyukai semua tulisan yang dibuatnya.

Selasa, 19 Maret 2013

'I For You'

3

Sumber Gambar : disini


Judul :  I For You
Pengarang : ORIZUKA
Tahun Terbit : Cetakan I, 2012
Penerbit : Gagasmedia
Jumlah Halaman : 380 hal
Kategori : Romance, Remaja
Harga : Rp. 47.000,-
ISBN : 979-780-554-9

Perbedaan Penulis favorit/bukan adalah kita akan membaca karyanya sampai selesai walau se-absurb apapun cerita yang ada. Itulah yang terjadi pada saya ketika membaca novel ini. Setelah saya membaca karya Orizuka yang berjudul Our Story, Orizuka masuk jejeran Penulis yang ku sukai walau bukan yang terfavorit. Apakah aku bosan dengan cerita di dalam novel ini? Jawabannya adalah antara iya dan tidak. Sudah jelas aku menyukai gaya Orizuka bercerita, terasa pas dan tidak kaku maka dari itulah Orizuka adalah Penulis favoritku. Dari awal cerita aku sudah menyukai cerita buku ini, aku dibuat takjub dengan kenaifan Cessa yang berani-beraninya menyapa Surya dengan kepolosannya bahwa dia tidak mau duduk dekat dengan orang miskin. Selain ikut merasakan keki seperti Surya aku pun ngakak dengan tingkah laku (sok) putri seperti Cessa. Jelas Cessa adalah seorang Putri kalau merujuk kepada namanya Princessa Setiawan dan tingkah laku yang sadar bahwa dirinya adalah orang kaya. Kalau masih kurang disamping Cessa selalu ada seorang Pangeran berkuda putih nan baik nan setia selalu mendampinginya kemanapun Cessa berada, Benjamin Andrews. Hingga pertemuan awal Cessa dengan seorang murid jenius tapi miskin yang membuat Cessa mempunyai pandangan lain tentang orang miskin dan arti hidup. Cerita pun berlanjut dengan perlahan-lahan Cessa merasa nyaman dengan Surya, begitupun sebaliknya.

Kamis, 20 September 2012

'Our Story'

0

165742_1449744175444_1588418825_30931741_1917755_n
Judul : Our Story
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : 2010
Penerbit : Authorized Books
Jumlah Halaman : 235 hal
Kategori : Fiction, Teenlit
Harga : Rp.  29.000,-

Yasmine, setelah kepulangannya dikarenakan kesehatan ibunya yang memburuk harus menerima kenyataan bahwa supir ayahnya salah mendaftarkan dirinya di sekolah SMA Budi Bangsa. Padahal SMA yang disiapkan oleh ayahnya adalah SMA Bukti Bangsa. Yasmine yang tidak mau mempersulit  sang supir karena kesalahan ini, memilih untuk tetap bersekolah di SMA Budi Bangsa.
Di hari pertamanya Yasmine yang masih syok dengan keadaan fisik sekolah harus bertemu dengan Nino—Bos preman—yang membuatnya ketakutan dan juga berdebar-debar dengan lesung pipinya.
Namun ada secercah harapan yang dibawa Yasmine dengan segala kepolosannya. Tanpa disadarinya dia telah membawa perubahan besar untuk SMA Budi Bangsa. Harapan untuk murid-murid sekolah sampah.

Sejujurnya awalnya ku tidak tertarik sama sekali untuk membaca novel ini. Walaupun aku penggemar novel teenlit tapi aku lagi pada masanya jenuh dan ingin membaca novel yang penuh ketegangan ketika membacanya. Tapi hal itu langsung sirna begitu aku memulai membaca bab awal novel ini. Sang penulis begitu cerdas dengan mengambil prolog yang bikin pembaca penasaran sekali. Adegan dibuka dengan situasi dimana sang tokoh utama berada pada kekacauan tawuran antar anak SMA. Ya, aku penasaran sekali dengan prolog yang diambil penulis. Pikirku langsung mengarah dengan pertanyaan 5W+1H. Setelah ketegangan di bagian prolog memulai bab 1 dengan tenang tapi ga bikin bosan dan tetep buatku semangat baca ingin cepat-cepat sampai pada bagian tawuran seperti yang ada di prolog novel ini.
Mungkin tema yang diambil klise sekali yaitu kenakalan remaja. Narkoba, seks bebas, pencarian jati diri dan keluarga broken home. Memang tidak dipungkiri bahwa sang penulis yang memang sudah banyak mengeluarkan novel-novel best seller mempunyai kelebihan dalam penceritaan yang mengalir dan enak dibaca. Novel ini memang bukan karya Orizuka yang pertama kali aku baca, tapi sejauh ini menjadi novel favoritku dari karya Orizuka yang lainnya.
Novel-novel lain yang selama ini aku baca—teenlit khususnya—walau mengambil tema kenakalan remaja jarang sekali mengambil setting dengan sekolah sampah. Padahal biasanya walau dengan segala kelakuan buruk anak SMA selalu aja diambil sekolah yang bagus-bangus dan dengan latar belakang orang tua yang kaya glamor lah kehidupan anak SMA di novel-novel teenlit. Setting yang diambil adalah sekolah sampah yaitu SMA Budi Bangsa! Ya sekolah sampah yang ditempati Yasmine ketika kembali ke Indonesia yang seharusnya SMA Bukti Bangsa dikarenakan kesalahan yang supir. Ada alasan tersendiri kenapa sekolah ini disebut sekolah sampah. Sekolah ini ditempati oleh anak-anak dengan masalah tersendiri yang mengakibatkan mereka menjadi sampah masyarakat.
Walau Yasmine sebagai tokoh utama tetapi hampir semua tokoh di dalam novel ini yaitu seluruh murid SMA Budi Bangsa turut andil dalam porsi yang sangat pas sekali. Di SMA Budi Bangsa yang terkenal dengan deretan label murid-nuridnya yaitu preman, pengacau, pembangkang, pembuli, pelacur memiliki Bos Besar yang menjadi pemimpin sekaligus pelindung SMA Budi Bangsa. Adalah Nino, sang Bos Besar. Sudah bisa tertebak memang Nino bakal menyukai Yasmine dan bertekuk lutut atas nama cinta. Tapi sekali lagi tema yang memang sudah pasaran seperti ini tidak membuatku bosan. Dari preman menjadi baik karena cinta. Justru proses yang begitu mengalir apa adanya yang dibuat penulis membuatku suka sekali pada buku ini. Ada peran preman ada juga peran sang hero. Adalah Ferris yang menjabat sebagai sang Ketua Osis dengan anggota dia sendiri. Unik kan? :D. Yang ternyata Ferris ada hubungan masa lalu dengan Nino. Ada lagi tokoh Mei yang menjadi tokoh favoritku, dia orangnya jujur sekali dan terlanjur ceplas ceplos. Dia tanpa malu dan sungkan mengaku sebagai pelacur. Yah walau memang ada alasan tersendiri. Pada akhirnya ketika semua anak SMA Budi Bangsa menemukan sedikit harapan akan masa depannya mereka terlanjur jatuh lagi. Nah ini lah realita yang memang selalu terjadi di dunia nyata, terkadang perubahan itu susah sekali mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Tema yang diangkat menurutku lumayan berat, banyak perenungan-perenungan yang membuatku akhirnya bersyukur sekali dengan kehidupanku sekarang. Dengan alur yang lumayan cepat dan mengambil sudut pandang orang ke-3 membuatku ga berhenti dalam membacanya. Walau ada beberapa hal yang kurang digalih menurutku tentang orang tua Yasmine yang sama sekali tidak tahu anaknya ‘nyasar’ ketika sekolah dan ending yang begitulah agak sedikit ga aku suka. Tapi jujur novel ini worth it banget buat dibaca semua kalangan ga hanya para remaja. Poin plus lagi adalah covernya! Suka sekali! Background hitam dan tongkat baseball merah yang menjadi kunci dari novel ini :D
Untuk anak-anak SMA Budi Bangsa yang percaya akan adanya harapan aku kasih nilai 5 :)

Selasa, 18 September 2012

'Infinitely Yours'

0

Dsc09889
Judul : Infinitely Yours
Pengarang : ORIZUKA
Tahun Terbit : Cetakan III, 2011
Penerbit : Gagasmedia
Jumlah Halaman : 292 hal
Kategori : Romance, Remaja
Harga : Rp. 47.000,-
ISBN : 979-780-508-5

Narayan Sadewa, seorang prinsipal dan arsitektur dari PT NSDezign tak pernah menyangka bahwa perjalanannya ke Korea Selatan guna mencari ketegasan hubungan dengan mantan pacarnya—Mariska. Bertemu dengan seseorang yang sangat-sangat menyebalkan dan secerewet bernama Jingga. Mereka bedua menjadi pasangan dalam tour yang mereka ikuti yaitu dalam jasa Together Tour. Rayan yang ingin perjalanannya ke Korea Selatan biasa-biasa saja menjadi luar biasa dengan campur tangan makhluk ajaib teman satu perjalanannya ini. Bagaimanakah serunya perjalanannya Rayan dengan campu tangan Jingga? Apakah Rayan mendapat jawaban yang selama ni dicarinya bahkan sampai mengunjungi Korea Selatan. Semuanya akan dijawab tuntas dan tentu saja menjadi perjalanan paling ajaib yang pernah dilakukan oleh Rayan.

Suka sekali dengan buku ini!
Rayan itu tipe-tipe cowok yang cuek tapi sebenernya perhatian banget. Ya memang uda banyak sekali peran utama cowok seperyi Rayan, tapi aku ga pernah bosen dan selalu dibikin melting! Hehehe
Ceritanya memang sederhana sekali tentang Rayan yang sama sekali tidak mengetahui alasan Mariska yang memutuskannya padahal mereka sudah menjalin hubungan selama 10 tahun yang Rayan sangka baik-baik saja malah berakhir dengan minta putusnya Mariska. Dan dengan adanya tokoh Jingga tertebak sudah arah yang diinginkan penulis. Misi Rayan untuk mengetahui alasan Mariska memutuskannya terlaksana dengan bantuan ‘paksa’ dari Jingga. Dan mereka mengadakan tour romantis ala Korea karena misi Rayan. Dan ditambah kehadiran Yun Jae, tour guide yang menjadi alasan Jingga jalan-jalan ke Korea. Pokoknya seru dan rame karena kecerewetan Jingga :D.
Poin plus tersendiri dari novel ini adalah dijabarkannya dengan sangat detail tentang tempat-tempat pariwisata yang ada di Korea Selatan sampai tentu saja tidak ketinggalan gembok cinta untuk pasangan yang sudah sangat populer sekali baik di dalam maupun di luar Korea Selatan. Tapi hal ini juga menjadi kelemahan tersendiri dengan sudah pasarannya bahasan tentang tempat-tempat pariwisata yang sudah banyak sekali dibahas dimedia manapun mengingat deman Korea sedang melanda di Indonesia.
Sama seperti Rayan, aku super duper sebel sama sifat Jingga yang kelewat ceria, positif, ikut campur urusan orang dan sangat tidak mencerminkan sekali umurnya yang sudah 25 tahun. Di awal perjalanan saat di pesawat terbang aku ikutan pusing dengan tingkah Jingga yang ga mau diem sama sekali. Heh! Bisa ga sih diem sebentar aja! Saya ini ke Korea bukan untuk bersosialisasi dengan makhluk ajaib kaya kamu!’ Mungkin itu kali suara hati yang terdalam tentang Jingga oleh Rayan. Haha :D
Aku juga suka sebel ketika lagi di Bus yang padahal aku pingin sekali istirahat tidur malah ada yang ngajak ngobrol. Memang sih sopan santun basa basi dengan teman satu kursi. Tapi plis deh saya mau istirahat ga mau diganggu! Haha padahal asalinya ga pernah sefrontal itu xD. Tapi oh tapi aku salut banget sama penulis, ketika Jingga jadi pendiam ga secerewet seperti di awal seperti terbawa arus aku pun seperti Rayan yang merasa kehilangan. Good job sekali! Penulis memang sepertinya sudah merencanakan bahwa pembaca harus terkena virus Jingga seperti Rayan! :D
Alur yang diambil adalah maju dan mengambil sudut pandang orang ke-3. Pilihan yang sangat tepat menurutku karena tidak membuat ceritanya aneh. Untuk masalah typo tetap ada walau tidka begitu menggangu dan karena biru adalah warna favoritku aku sangat menyukai cover buku ini :D
Untuk yang ingin tahu ending buku ini sangat unik menurutku dimana Jingga balas dendam pada Rayan karena di awal pertemuan mereka, Rayan merusak PSP Jingga xD
Untuk Rayan yang cuek aku kasih nilai 4 :)

Tentang Penulis
Dieng-04
Bernama lengkap Okke Riska Septiani. Gadia penggemar thriller yang senang mempelajari berbagai bahasa asing ini lahir di Pelmbang dan besar di Cirebon. Selain menulis, di waktu luang ia gemar membaca, menonton, mendengarkan musik serta fangirling bersama para Kpoppers. Orizuka juga saat ini selain menjadi penulis bekerja sebagai guru di lembaga kursus B. Inggris.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com