Jumat, 27 September 2013
Sabtu, 31 Agustus 2013
'4 Ways to Get a Wife'
'The MacGregor Grooms'
Senin, 22 Juli 2013
'Close To You'
Bisa dibeli di bukupediadotcom
Selasa, 09 Juli 2013
'Mahogany Hills'
Mahogany Hills, sebuah rumah yang berada di bukit terbuat dari kayu dengan suasana pegunungan. Jujur saya berasa sedang di luar negeri ketika membaca novel ini, padahal jelas-jelasa setting yang diambil dari novel ini adalah di Sukabumi. Saya suka sekali ide penulis yang benar-benar membumi sekali jarang-jarang penulis lokal mengambil setting lokal karena yah kehebohan negeri Ginseng masih melanda di Indonesia ini.
Beberapa waktu lalu saya sempat berkeinginan untuk membaca novel bercerita tentang pasangan yang sudah menikah. Biasanya saya lebih suka cerita dua orang yang memadu kasih hingga ke jenjang pernikahan dibanding memadu kasih sesudah pernikahan. Karena yah alasan sepele juga sih tak satupun cerita yang akhirnya bisa saya sukai ketika selesai membacanya :’(
'The Chronicles of Audy : 4R'
Judul : The Chronicles of Audy : 4R
Puas, puas dan puas!!
Ya ampun beneran deh saya puas banget baca buku ini, mungkin sepanjang tahun 2013 sampai bulan Juli sekarang buku ini adalah buku terbaik yang pernah ku baca! O v O
Sejujurnya banyak sekali hal klise dan pasaran, kejadian-kejadian dalam buku ini hanya saja Orizuka pintar sekali merangkai kata-katanya menjadi sangat luar biasa—bagiku. Memang karya dari penulis belum banyak yang ku baca tapi penulis tidak pernah mengecewakan saya. Terakhir kali merasa sangat puas ketika membaca ‘Our Story’. Buku ini sukses membuatku semakin jatuh cinta [lagi] kepada tulisan penulis dan menjadikan yang paling ku suka gaya bahasa yang dipakai penulis.
Selasa, 25 Juni 2013
'Crying 100 Times'
Jumat, 15 Februari 2013
'Another Idol'
'Kiss The Sky'
sumber: disini
Judul : Kiss The Sky
Pengarang : Liz Lavender dan Raziel Raddian
Penerbit : ElfBooks
Halaman : 202 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, November 2012
Kategori : Fiksi, Romance
Harga : Rp. 38.500,-
ISBN : 978-602-19335-3-4
Jumat, 08 Februari 2013
'Perfect Ten'
sumber : disini
Judul : Perfect Ten
Pengarang : Delia Angela
Penerbit : ElfBooks
Halaman : 330 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, November 2011
Kategori : Fiksi, Romance
Harga : Rp. 55.000,-
ISBN : 978-602-19335-0-3
Kamu penggemar Boyband? Khususnya Boyband Korea? Novel ini sangat cocok dibaca. Berkisah tentang Hyun Ah yang mempunyai mimpi menjadi penyanyi dan ingin sekali mencoba peruntungan nasibnya di Seoul. Namun keinginannya itu tak pernah mendapat restu dari Eomma-nya. Hingga Weisamchon-nya datang dan menawari Hyun Ah pekerjaan menjadi asisten Perfect Ten—boyband yang sedang naik daun. Hyun Ah yang merasa inilah jalan yang diberikan Tuhan agar mimpinya tercapai berusaha membujuk Eomma-nya. Saat restu didapat maka dimulailah kegiatan baru Hyun Ah menjadi asisten Perfect Ten. Namun Hyun Ah tak tahu bahwa tugas menjadi asisten adalah mengurusi segala kebutuhan rumah tangga setiap member Perfect Ten.
Novel ini adalah buku pertama yang aku baca dari Penulis. Walau sebelumnya aku sudah pernah mengikuti tulisannya di twitter maupun website pribadi Penulis dan aku menyukainya. Makanya aku penasaran dengan novel ini. Untunglah ada seorang teman yang berbaik hati meminjamkan padaku.
Novel ini terinspirasi dari boyband kenamaan Korea yang bernama Super Junior, terlihat jelas dengan banyaknya member Perfect Ten dan kemiripan nama dan sifat masing-masing member. Makanya ketika membaca pun aku menerka siapa menjadi siapa dan akhirnya gagal, padahal aku ngakunya penggemar SuJu x). Awal baca cerita aku lumayan berekpektasi tinggi, menginginkan cerita yang bagus tentu saja. Namun seiring lembar demi lembar entah kenapa malah membuatku bosan. Tulisan Penulis aku sebenarnya suka, hanya saja dibuku ini agak sedikit berbeda. Gaya penulisannya memang khas Penulis tapi entahlah banyak bagian yang membuatku merasa datar-datar saja ketika membacanya. Menurutku banyak sekali bertebaran kalimat-kalimat ga efektif, penggunaan kata hubung yang dobel, malah membuatku mereka-reka kalimat yang lebih enak dibaca untukku >,<. Tokoh Hyun Ah pun membuatku bertanya-tanya kenapa harus tanpa cela sih? Di awal saja dia sudah diberi kemampuan mengingat super dengan bisa menghapal wajah ke-10 member dalam hitungan jam. Maksudku Hyun Ah sendiri mengaku dia bukan fans Perfect Ten, nonton video music mereka pun sama sekali belum pernah. Makanya kenapa ga dibuat Hyun Ah belum hapal wajah tiap member Perfect Ten. Agak klise memang jadinya tapi terlihat lebih natural kan ada salah paham ketika Hyun Ah salah mengenali member dan cerita juga akan lebih menarik. Terus Paman Hyun Ah ini tega bener ya nyuruh keponakannya jadi asisten artis. Ngurus 10 orang cowok dan semua diurus oleh Hyun Ah apa ga cape apa ya? Bener-bener selain punya ingatan super, Hyun Ah juga punya kekuatan super. Walaupun tidak tinggal serumah tetap saja 10 member Perfect Ten cowok semua, ga khawatir apa ya Pamannya? Harusnya selain Hyun Ah ada tambahan asisten lagi, ajumma yang berumur boleh lah nemenin Hyun Ah.
Aku memang bukan penggemar narasi karena aku lebih suka percakapan daripada narasi yang panjang-panjang. Tapi ketika aku membaca kalimat narasi yang pendek-pendek aku jadi merasa janggal. Contoh kalimat ‘Pagi yang indah’, ‘Langkahku mengayun berat’, ‘Kota Mokpo tidak berubah’ See, kurang enak dibaca kan? Aku ga bakal memberi contoh gimana agar lebih enak dibaca, itu tugas Penulis kan? #gamaurugi x))))
Beberapa kejadian juga berasa kentang semua alias kena tanggung. Penulis terlalu cepat berganti dari satu kejadian ke kejadian yang lain. Aku merasa momennya kurang pas. Adegan manis malah hambar bagiku. Satu-satunya yang berkesan cuma adegan cek-cok antara Hyun Ah dan Yong Jin. Dan sampai akhir aku tidak mendapatkan chemstry Hyun Ah-Ji Hoon-Joong Woon. Tiba-tiba saja mereka dekat. Kedekatan mereka kurang kuat.
Untunglah aku tidak menemukan sinetron banget ketika mengetahui ada masa lalu antara Ibu Hyun Ah dan Ayah Ji Hoon aku sudah was-was bakalan ada kejadian putri yang ditukar/anak yang hilang x)))). Dan kenapa sih Ayah Ji Hoon kalau ngomong ga konsisten? Kadang dia menyebut dirinya Ajusshi/Abeoji tapi lebih sering menggunakan kata ‘saya’ jujur aku lebih sreg dengan penggunaan kata Ajusshi/Abeoji saja.
Keseluruhan cerita walaupun aku kurang begitu menikmati aku malah terhibur dengan endingnya. Jarang-jarang aku menyukai open-ending seperti ini. Aku hanya merasa pas dengan keadaan Hyun Ah. Apalagi aku tahu sekuel buku ini akan terbit mungkin ada pengaruhnya juga karena aku ga kesel ending-nya menggantung x))). Dan apa yang membuatku sangat salut adalah Penulis tidak setengah-setengah dalam mengerjakan novel ini
. Adanya bonus CD menunjukkan keseriusan Penulis dan Penerbit. Lagu yang ada dibuku diwujudkan, tentu saja itu keren! Menikmati bacaan sambil mendengarkan OST buku ini. Sayangnya ketika meminjam buku ini aku lupa meminjam beserta CD-nya jadi aku belum tahu gimana musiknya >,<.
Coba deh perhatikan cover bukunya, 10 siluet cowo yang bergaya ala boyband Korea, aku kira memang diambil dari boyband Korea asli ternyata ada modelnya sodara-sodara dan orang Indonesia. Wow, idenya samasekali ga kepikiran, wajahnya yang sengaja tidak diperlihatkan menambah poin ke-misteriusan-an tersendiri dari boyband Perfect Ten dalam novel. Atau mungkin ga diliatin takut pembaca kecewa modelnya ga sekeren gayanya xDDDDD
Untuk yang mau baca cerita tentang kehidupan boyband baik di panggung maupun di luar panggung buku ini aku rasa mewakili dan enak dibaca sebagai bacaan ringan :D
Untuk ingatan super Hyun Ah aku kasih nilai 2,5 :)
Tentang Penulis

sumber : disini
Lahir di Pontianak 11 November 1988 sangat menyukai warna coklat dan Super Junior. Perfect Ten adalah novel ketiga setelah novel perdana yang berjudul Soul Mate dan ER’s Love. Novel ini terinspirasi dari kecintaan Penulis akan boyband Super Junior dan berharap kalau tokoh Park Hyun Ah adalah dirinya. [Sumber halaman belakang buku]
Kamis, 07 Februari 2013
'Demon Rumm'

Judul : Demon Rumm
Pengarang : Sandra Brown
Penerjemah : Diana Santoso
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 272 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, Maret 2010
Kategori : Harlequin, Romance
Harga : Rp. 35.000,-
ISBN : 978-979-22-5488-4
[Bacaan Bulan Januari]
Bagi Kirsten Rumm segala sesuatu yang menyangkut publisitas terasa seperti neraka. Namun demi kesuksesan buku Kirsten yang merupakan memoar almarhum suaminya, ia setuju berbagi rumah dengan aktor tenar Rylan North yang akan menjadi pemeran utama dalam film yang diangkat dari memoar tersebut. Wanita mana pun dengan senang hati bersedia menggantikan posisi Kirsten, namun ia tidak akan tergoda rayuan maut Rylan. Bagaimanapun, membuat penonton terpesona memang pekerjaan pria itu.
Rylan yang sudah jatuh hati pada Kirsten sejak pertemuan pertama mereka, bingung dengan sikap menjaga jarak wanita itu. Selama ini ia selalu dikejar-kejar wanita, kini setelah menemukan wanita impiannya, yang Rylan yakin juga memendam perasaan yang sama, wanita itu malah menghindar. Bertanya-tanya, Rylan bertekad untuk mencari tahu, tak peduli jika pencarian itu akan mengorbankan karier Rylan bahkan nyawanya.
Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku pada novel ini adalah jadul amat nih buku. Maksudnya pas aku liat tahun terbit di penerbit asalnya novel ini terbitan tahun 1987. Aku aja baru lahir beberapa tahun kemudian xD. Maksudnya lagi berarti ga hanya komik yang susah dapat izin terbit ternyata novel juga.
Ini pertama kalinya aku baca karya Sandra Brown padahal mah denger namanya uda lama banget ya jelas aja sih dengan kiprah Sandra Brown yang uda lama juga. Dan ternyata untuk adegan 18+ lumyan detail soadara xD. Aku yang memang baru sedikit sekali baca novel HR agak terhibur (?) juga dengan adegan 18+ ini x). Ceritanya khas HR sederhana tentang lika liku laki-laki dan perempuan menjadi pasangan dan berakhir dengan bahagia. Hanya saja ternyata novel ini ga hanya sekedar happy ending ternyata lumayan bikin aku penasaran sekali dengan keras kepalanya Nyonya Rumm yang ga mau ngaku walau uda didesek Rylan ampe rela telanjang bulat (?) xD tentang apa sih yang buat suaminya kecelakaan. Padahal suaminya ini jago banget atraksi terbang masa tiba-tiba mati gitu aja. Orang uda takdirnya mati masa masih nyangkal x).
Nah gemes banget deh sama hubungan tarik ulur Kirsten Rumm dengan Rylan North yang padahal sama-sama mau tapi Kristen jaimnya selangit. Maka aku sangat menikmati sekali tiap lembar demi lembar. Dan ketika sampai pada bagian rahasia Demon Rumm alias sang suami Kirsten Rumm terungap, aku pun ikutan syok dan merasa kasihan. Bener-bener ga nyangka banget deh. Nah Kirsten Rumm ini menyalurkan kesedihannya ditinggal suami dengan nulis buku aku malah jadi kepikiran BJ Habibie yang nulis buku tentang istri tercintanya. Karena baik Kirsten Rumm maupun BJ Habibie sama-sama merasa bisa melepas sang pujaan hati ketika telah menyelesaikan buku tentang pujaan hatinya itu. So, buat yang ngaku lagi sedih gara-gara patah hati ga ada salahnya tuh nulis buku, sakit hati tersalurkan, buku tabunganpun menggendut. xDDDDD
Untuk Kirsten’s stubborn aku kasih nilai 4 :)
Tentang Penulis

PRESSURE (2012), LETHAL(2011), TOUGH CUSTOMER (2010), SMASH CUT (2009), SMOKE SCREEN (2008), PLAY DIRTY (2007), RICOCHET (2006),CHILL FACTOR (2005), and WHITE HOT (2004).
Brown began her writing career in 1981 and since then has published over seventy novels, bringing the number of copies of her books in print worldwide to upwards of eighty million. Her work has been translated into thirty-four languages.
A lifelong Texan, Sandra Brown was born in Waco, grew up in Fort Worth and attended Texas Christian University, majoring in English.
She is much in demand as a speaker and guest television hostess. Her episode on truTV’s Murder by the Book premiered the series in 2008. She appeared in 2010 on Investigation Discovery’s new series, Hardcover Mysteries.
In 2009 Brown detoured from her thrillers to write Rainwater, a much acclaimed, powerfully moving story about honor and sacrifice during the Great Depression.
Brown holds an honorary Doctorate of Humane Letters from Texas Christian University where she and her husband Michael Brown, have instituted the ELF, a scholarship annually awarded to a student pursuing a fiction writing career. In 2008, she was named Thriller Master, the top award given by the International Thriller Writer’s Association. Other awards and commendations include the 2007 Texas Medal of Arts Award for Literature and the Romance Writers of America’s Lifetime Achievement Award. In 2011 she and four colleagues went on a week-long USO tour to Afghanistan, meeting with service members on numerous bases.
Sandra is the current president of the Mystery Writers of America in 2012. She lives in Arlington, Texas, with her husband, Michael Brown. Sumber Website Author disini
Kamis, 24 Januari 2013
'Honey Trap'

Pengarang : Julie Cohen
Penerjemah : Elli J. S.
Penerbit : Penerbit QWERTY (Penerbit Matahati)
Halaman : 419 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, Oktober 2010
Kategori : Adult Fiction, Romance
Harga : Rp. 50.000,-
ISBN : 602-976040-8
Buku ini berkisah tentang Sophie yang mempunyai profesi sebagai detektif. Sophie sendiri pada awalnya tak pernah punya niatan untuk mengambil kasus tentang perselingkuhan. Karena banyaknya permintaan yang datang ke kantornya Sophie terpaksa mengambil kasus tersebut. Selama 7 tahun dalam menjalani profesinya Sophie merasa sudah cukup, merasa muak dengan segala kasus perselingkuhan yang dia hadapi. Sophie memutuskan untuk mengganti profesinya sebagai aromaterapis. Profesi barunya ini malah mempertemukan Sophie dengan Max, salah satu personil grup band aliran rock dan meminta Sophie menjadi aromaterapis bandnya. Dan masalah dimulai ketika Sophie bertemu dengan anggota band yang lain yang tanpa sengaja adalah korban pertama jebakan mautnya, Dominick.
Aku cukup menikmati kisah Sophie ini, jarang-jarang aku menemukan buku bertema detektif tapi ada unsur romensnya. Tapi ternyata hal-hal yang berbau detektif hanya awalnya saja. Karena tentu saja Sophie berganti profesi sehingga cerita pun berubah. Di awal cerita agak membosankan walau terhibur juga dengan aksi Sophie ketika menjalankan tugasnya. Aku merasa kasihan juga sama Sophie walau para klien meminta Sophie menyelidiki pasangan mereka yang diduga selingkuh dan pada akhirnya ketika kebenaran terkuak mereka malah marah dan menghujat Sophie. Malang sekali nasibmu Sophie xD. Novel ini berbau artis juga karena ada tokoh Dominick sebagai pemain band rock yang sedang menjalani tur kembalinya band Rock Max. Aku jadi disadarkan bagaimana kuatnya pesona anak band kepada fans-fansnya. Yah kalau di Indonesia mah macam Ariel yang walau uda kesandung kasus tapi fansnya masyaAllah banyaknya. Agak lebay memang tapi itulah yang terjadi bagi fans idola mereka adalah segala-galanya mau diapain ama idolanya ya malah makin menghamba. Itulah juga yang terjadi pada Dom, yang tinggal milih diantara banyaknya fansnya. Dan pada akhirnya membawa masalah dikehidupan perkawinannya kemudian terjerat oleh perangkap madu Sophie.
Pokoknya untuk penerbit matahati terjemahan mulus dan typo juga tidak ditemukan sama sekali. Sayangnya menurutku sedikit sekali cerita tentang hubungan Sophie dan Dom padahal aku pengin lebih dan ending-nya malah begitu saja. :’(
Sekedar bacaan ringan cocoklah, aku kasih nilai 3 :)
Tentang Penulis

sumber: disini
Adalah lulusan dari Brown University, AS, dan melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Cambridge University dalam bidang sastra Inggris, dengan tesis mengenai fiksi anak. Saat ini penulis tinggal di Berkshire, Inggris bersama suami dan anak laki-lakinya. Dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga sekaligus penulis purnawaktu kisah fiksi roman. Penulis bisa dikunjungi di website Penulis yang mempunyai tampilan sangat manis :D Ini adalah cover asli dari novel ini

Selasa, 08 Januari 2013
'Dr. Jekyll & Mr. Hyde'


Senin, 07 Januari 2013
'Hallway'

novel ini terbit penulis masi berstatus pelajar SMA Cahaya Madani Banten Boarding School. Penulis yang mengaku jatuh cinta pada karya-karya Dan Brown, Andrea Hirata, J. K. Rowling, dan Raditya Dika biasa dihubungi di @puteecanthropus dan tumblr: http://princessaputee.tumblr.com
Jumat, 28 September 2012
'Negeri Van Oranje'

Pengarang : Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, dan Rizki Pandu Permana
Tahun Terbit : Cetakan II, Mei 2009
Penerbit : Penerbit Bentang (PT Bentang Pustaka)
Jumlah Halaman : 478 hal
Kategori : Romance, Remaja, Backpaper
Harga : Rp. 49.000,-
ISBN : 978-979-1227-58-2
Lintang, Wicak, Daus, Geri dan Banjar adalah lima sekawan yang dipertemukan secara tidak sengaja ketika kereta ditunda keberangkatannya dikarenakan cuaca buruk, badai yang melanda Amersfort, salah satu kota di Belanda. Walaupun mereka baru mengenal satu smaa lain dikarenakan sama-sama berasal dari Indonesia mereka langsung bersahabat dan membentuk aliansi yang bernama Aagaban.
Hari-hari yang mereka lewati di negeri orang banyak dilalui dengan suka dan duka. Saling mengunjungi kota tempat masing-masing menempuh belajar di Belanda. Hingga permasalahan hati yang tidak bisa mereka elakkan. Semuanya terangkum dalam buku ini.
Menurutku buku ini sangat komplit memuat tentang Negara Belanda. Walaupun bertajuk novel tetapi banyak sekali detail-detail mengenai tempat-tempat terkenal di Belanda, bangunan-bangunan bersejarah, kota-kota bersejarah, perayaan atapun festival di kota setempat, dan tips-tips hemat tinggal di Belanda dan bagaimana kita bisa beradaptasi. Kesimpulanku sih ini novel backpaper karena kekomplitannya itu.
Dari dulu banget aku ga pernah suka buku-buku tentang backpaper, aku lebih suka melihat langsung acara jalan-jalan di TV yang lebih memperjelas keindahan tempat-tempat yang terkenal di suatu negara. Membaca novel ini pun sebenarnya atas rekomendasi teman yang sudah dari dulu banget nyuruh aku membaca buku yang diagungkannya ini. Tapi apa mau dikata buku ini memang bukan seleraku. Hampir yang ada ketika membaca aku merasa bosan dan butuh berhari-hari untuk menamatkannya.
Sebenarnya prolog yang diambil para penulis cukup bagus dan membuatku penasaran juga dan berfikir ‘Woow, ada apa nih sama tokoh yang bernama Lintang? Sampai membuat sahabat-sahabatnya heboh?’ Tetapi sayang sekali rasa penasaranku langsung runtuh memasuki lembar-lembar bab berikutnya. Aku terlalu bosan dengan detail-detail yang diberikan oleh para penulis. Memang sih banyak pengetahuan yang didapat seperti yang sudah aku sebutkan diawal tentang sejarah kota-kota yang ditempati para tokoh ketika menimba ilmu di Belanda dan dibab pertama para penulis memberi tips tentang merokok murah di Belanda. Ugh,,, entah kenapa hal ini membuat aku iilfeel, ok lah mungkin aku lebay tapi plis deh masa diawal cerita aja para penulis sudah secara ga langsung memberi jalan buat para perokok untuk melanjutkan hobi ‘mahal’ mereka. Memang juga sih para penulis memberi banyak sekali tips-tips yang sangat berguna sekali untuk beradaptasi di Negara Belanda, tapi aku sih mikirnya duh masa lagi enak-enak baca cerita tiba-tiba dimasukin aja tipsnya dan kadang ga nyambung dengan cerita. Lalu dibandingkan dengan novel,menurutku lebih pantas disebut kumpulan cerpen yang berisi suka duka Lintang, Banjar, Daus, Geri, dan Wicak selama belajar di Belanda. Apalagi hampir tiap bab ceritanya kurang nyambung satu sama lain. Baru deh kalau kita mau bersabar membaca sampai dipertengahan lebih buku ini kita akan melihat konflik apa yang para penulis coba tampilkan di buku ini. Dan soal footnote yang bikin aku malas bacanya, tau dong tulisan footnote ituh kecil-kecil nah kalau footnote ampe setengah halaman gimana ga bikin puyeng dan kadang footnote menjelaskan sesuatu yang sebenarnya ga perlu dijelaskan lagi dan akhirnya aku maalah bertanya-tanya duh ko bisa pake footnote segala sih.
Berbicara tentang konflik mungkin yang jadi konflik adalah lanjutan dari prolog yang lumyan bikin aku penasaran dan bertahan untuk membaca buku ini. Kita harus bersabar selama 380 halaman lebih untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan Lintang. Wohooooo aku semangat dong karena bener-bener keren nih para penulis memberikan kejutan yang sangat tentang Geri!!! Aku syok dong dan tiba-tiba merasa beruntung banget nerusin baca buku ini! Tapi oh tapi dengan jeniusnya para penulis hanya menyelesaikan konflik dari novel ini dengan beberapa halaman dan kembali lagi ke pola awal backpaper, jalan-jalan mengelilingi Eropa sebelum pulang ke Indonesia. Jujur aku kecewa pake banget! Aku uda semangat ’45 bacanya malah cuma disuguhi konflik yang dengan gampangnya selesai. Dan untuk ending lagi-lagi aku cuma bisa melongo dan berpendapat bahwa satu-satunya buku yang kubaca dengan ending ter-maksa! Duh yah menurutku its ok kan kalau Lintang ga harus berkahir bersama dengan salah satu Aagaban terus dimana chemistry mereka? Duh ilahhhh~~~ Dan lagi kenapa ada salah satu Aagaban yang ga jelas nasibnya? Hanya segitu sajakah nasibnya? Ga ada happy ending semisal nikah atau seenggaknya go public?????????
Bohong juga kalau aku tidak menikmati sedikitpun ketika membaca buku ini. Humor-humor yang dimunculkan para penulis membuatku tersenyum dan terhibur ko. Apalagi ditambah tulisan best seller di cover buku ini yang iseng aku liat ternyata baru cetakan ke-2 uda jadi best seller. Hanya saja memang bukan buku yang cocok dengan seleraku. Apakah setelah membaca buku ini tertarik untuk membaca buku-buku dengan tema serupa? Sepertinya aku nyerah saja deh #berasa ada yang mau nawarin buat baca lagi xD
Untuk Geri yang sempat bikin aku ‘deg-degan’ aku kasih nilai 2 :)
Tentang Penulis
1. Wahyuningrat
Pria asal Jakarta ini mengaku bahwa tinggal di Belanda gampang-gampang susah dan harus luwes dalam segala hal agar tetap bisa survive. Dan beliau dengan keaktifannya dalam bersosialisasi membuatnya berkesempatan bisa masuk istana, salaman, sekaligus ngobrol dengan Ratu Belanda. Blog Penulis: disini
2.  
; Adept Widiarsa
Menurut pengakuan penulis, selama tinggal beberapa minggu tinggal di Den Haag akhirnya mendapatkan empat sepeda rongsokan yang disulapnya menjadi sepeda yang setia menemani hari-harinya di Belanda. Sayangnya ketika memarkirkan sepedanya di Centraal Station Den Haag ada yang mencuri sepedanya yang malang nian nasib pencurinya ternyata tuh sepeda uda masanya untuk dimusiumkan.
3. Nisa Riyadi
Setiap akhir bulan yang selalu menjadi gundah gulana anak kos karena uang semakin menipis disiasati oleh Penulis untuk menghabiskan harinya yang bokek untuk nongkrong di bioskop. Hanya dengan Pathe Unlimited hanya bayar 17 euro/bulan bisa nontton sepuasnya ampe pingsan. Apalagi kalau ada promo nonton film gratis caffe latte, ga tanggung buat memanggil para pemburu gratisan lainnya.
4. Rizki Pandu Permana
Menurut penulis hidup di Belanda harus siap dengan yang namanya MAHAL! Untuk mensiasati sifat borosnya penulis rela melakukan beberapa pekerjaan tambahan menjadi cleaning service dan pelayan di restoran. Website Penulis: disini
(Sumber: Novel Negeri Van Orange)
Kamis, 20 September 2012
'Our Story'
Yasmine, setelah kepulangannya dikarenakan kesehatan ibunya yang memburuk harus menerima kenyataan bahwa supir ayahnya salah mendaftarkan dirinya di sekolah SMA Budi Bangsa. Padahal SMA yang disiapkan oleh ayahnya adalah SMA Bukti Bangsa. Yasmine yang tidak mau mempersulit sang supir karena kesalahan ini, memilih untuk tetap bersekolah di SMA Budi Bangsa.Di hari pertamanya Yasmine yang masih syok dengan keadaan fisik sekolah harus bertemu dengan Nino—Bos preman—yang membuatnya ketakutan dan juga berdebar-debar dengan lesung pipinya.Namun ada secercah harapan yang dibawa Yasmine dengan segala kepolosannya. Tanpa disadarinya dia telah membawa perubahan besar untuk SMA Budi Bangsa. Harapan untuk murid-murid sekolah sampah.












