Tampilkan postingan dengan label penerbitharu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penerbitharu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2016

[Review] The Chronicles of Audy : O2

0


Judul : O2 [The Chronicles of Audy #4]
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan I,  Juni 2016
Penerbit : Haru
Tebal : 268 hal
Kategori : Romance, Remaja, Keluarga
ISBN : 9786027742864
Harga : Rp. 71.000,-
Rating : 4/5




Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun. Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai cowok yang kusukai memutuskan untuk meneruskan sekolah ke luar negeri.
Ketika aku sedang berpikir tentang nasib hubungan kami, dia memintaku menunggu.
Namun ternyata, tidak cuma itu. Dia juga memberikan pernyataan yang membuatku ketakutan setengah mati!
Di saat aku sedang kena galau tingkat tinggi, masalah baru (lagi-lagi) muncul. Seseorang yang tak pernah kulirik sebelumnya,sekarang meminta perhatianku!
Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang sepertinya selalu ribet.
Kronik dari seorang Audy.

******

Sejak membaca buku pertama, saya sudah punya feeling Audy akan dipasangkan dengan Rex. Memang keinginan pribadi karena pasangan beda usia selalu lebih menarik. Ditambah entah kenapa saya keingetan Orizuka yang menyukai manga akan lebih condong memilih Rex sebagai pasangan Audy.
Dan, setelah akhirnya Rex benar-benar menjadi pasangan Audy tentunya saya sangat bahagia. OTP saya untuk Audy memang Rex, tentunya jelas saya akan selalu mendukung mereka berdua. Selama perjalanan kisah cinta mereka perasaan saya super campur aduk. Apa lagi Rex yang tidak pandai berbasa basi membuat saya seperti Audy ikut deg-degan sekaligus dibuat kesel. Buku ke-3 yang membuat saya super kesal pada Rex. Padahal saya sadar 100% Rex hanya berusaha untuk jujur, tapi kok ya apa pun yang keluar dari mulut kamu menyayat hati, Nak. Penulis sungguh keterlaluan membuat kami para pembaca blingsatan. Campur aduk yang ada di hati.
Seakan masih kurang tiba-tiba perkataan Rex di buku terakhir ini membuat saya syok luar biasa. Dengan polosnya Rex bilang ada perubahan rencana di masa depannya. Yaitu ada Audy di sana. Lagi-lagi hati saya Audy dibuat galau. Lagi dan lagi.
Seperti yang saya bilang, O2 adalah buku seri kronik Audy terakhir. Sangat disayangkan memang. Mengingat saya masih belum rela berpisah dengan 4R1A. Dan, karena buku terakhir juga lah cerita di buku ini sangat padat. Banyak sekali penyelesaian yang ditulis penulis. Memang tidak ada kesan terburu-buru, semua masalah Audy diselesaikan dengan baik di buku ini. Hanya saja karena saya belum rela, masih sangat kurang buku ini tamat begitu saja.
Banyak pembaca yang merasa skripsi Audy seakan terlupakan begitu saja. Dan, tiba-tiba beres saja tuh skripsi. Saya pribadi memang merasa terlalu cepat Audy bisa menyelesaikan skripsinya. Seakan ada deadline harus selesai sebelum Rex terbang meninggalkan Indonesia. Karena beda, jurusan saya pun kurang paham, mungkin bagi mahasiswa jurusan HI memang sudah sewajarnya bisa menyelesaikan skripsi secepat Audy. Tapi, kalau dipikir lagi memang terasa kurang realistis. Mengingat Audy selalu menunda-nunda eh dalam sekejab selesai.
Yah, terlepas dari semua itu saya sangat menikmati membaca seri kronik Audy. Saya pastinya akan selalu kangen denga  mereka. Dan akan bertanya-tanya bagaimana nantinya keadaan mereka semua. Saya sangat berharap Orizuka mau membuat cerita spesial tentang Audy di masa depan. Saya kepengin lihat bagaimana hebohnya kelak semisal Audy menikah dan punya anak sendiri. Akan menjadi saat-saat yang mengharukan dan bikin senyum-senyum. Mengingat Audy kadang suka sekali bersikap konyol.

Well, sampai jumpa 4R1A. Semoga di lain waktu bisa bertemu lagi. Kami, para pembaca, sudah pasti akan selalu merindukan kalian. :')

Selasa, 31 Mei 2016

[Review] The Chronicles of Audy : 4/4

2




Judul : 4/4 [ The Chronicles of Audy #3]
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan III, April 2016
Penerbit : Penerbit Haru
Jumlah Halaman : 314 hal
Kategori : Remaja, Romance, Young Adult, Family Drama
Harga : Rp. 61.000,-
ISBN : 978-602-77425-3-6
Rating : 4/5

Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun. Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R dan jatuh hati pada salah seorang di antaranya. Kuakui aku bertingkah (super) norak soal ini, tapi kenapa dia malah kelihatan santai-santai saja? Setengah mati aku berusaha jadi layak untuknya, tapi dia bahkan tidak peduli!  Di saat aku sedang dipusingkan oleh masalah percintaan ini, seperti biasa, muncul masalah lainnya. Tahu-tahu saja, keluarga ini berada di ambang perpisahan.  Aku tidak ingin mereka tercerai-berai, tapi aku bisa apa?  Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang masih saja ribet. Kronik dari seorang Audy.

********

            Baca buku ini menjadi alasan banyak penggemar yang lebih memilih Audy berakhir bersama Romeo. Di buku ini sikap Rex benar-benar super menyebalkan. Ugh, saya pun sampai nggak tahan ingin menampar mulut Rex yang hanya bisa mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan.
            Setelah aksi penembakan Rex yang membuat Audy kaget dan merasa hal yang super mustahil. Kegalauan Audy semakin menjadi-jadi ketika yang ada di pikirannya hanyalah Rex, bukannya skripsi. Audy masih tetap menjadi Audy yang super galau.
            Keputusan Regan untuk menikah menjadikan Audy harus keluar dari rumah 4R. Walau begitu Audy tetap selalu menjadi bagian keluarga 4R. Masalah kejeniusan Rafael masih menjadi isu dalam kronik hidup Audy. Dan, masalah perasaan Audy pada Rex masih sama seperti di buku sebelumnya. Walau mereka berdua belum resmi pacaran, perasaan Audy pada Rex sudah terlihat jelas. Dan, sebenarnya hanya masalah waktu saja mereka berdua meresmikan hubungan mereka berdua.
            Hanya saja yang tidak diketahui Audy adalah pilihan yang diambil Rex ketika lulus SMA nanti. Baik Audy dan 3R lainnya merasa tersisih ketika diberitahu keputusan masa depan Rex. Saya yang membacanya pun ikut emosi dengan segala ucapan yang keluar dari mulut Rex. Saya aseli sebel banget dengan Rex. Walau tentunya lagi-lagi penjelasan masuk akal Rex bikin saya menerima segala ucapan kasar Rex. Tapi tetap saja rasa kesal ini masih tertinggal.
            Pastinya buku ke-4 nanti sangat membuat saya penasaran. Walau saya masih merasa Audy lebih cocok dengan Rex, tak menutup kemungkinan seandainya Rex masih tetap menyebalkan saya akan lebih memilih Romeo.
            Cerita kronik Audy adalah cerita sederhana mengenai kehidupan Audy. Hanya saja kepiawaian Orizuka dalam menulis, menjadikan kronik Audy begitu istimewa. Bisa saya pastikan bahwa seri kronik Audy adalah tulisan terbaik Orizuka yang pernah saya baca. Dan sangat saya rekomendasikan untuk segera membacanya.

[Review] The Chronicles of Audy : 21

0



Judul : 21 [ The Chronicles of Audy #2]
Pengarang : Orizuka
Tahun Terbit : Cetakan II, September 2014
Penerbit : Penerbit Haru
Jumlah Halaman : 308 hal
Kategori : Remaja, Romance, Young Adult, Family Drama
Harga : Rp. 59.000,-
ISBN : 978-602-77423-7-6
Rating : 4/5

Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun. Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R. Aku sempat berhenti, tapi mereka berhasil membujukku untuk kembali setelah memberiku titel baru: "bagian dari keluarga". Di saat aku merasa semakin akrab dengan mereka, pada suatu siang, salah seorang dari mereka mengungkapkan perasaannya kepadaku.  Aku tidak tahu harus bagaimana! Lalu, seolah itu belum cukup mengagetkan, terjadi sesuatu yang tidak pernah terpikirkan siapa pun. Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang semakin ribet. Kronik dari seorang Audy.


********

            Setelah 3 tahun dari buku pertama yang saya baca, akhirnya berjodoh juga bisa membaca buku kedua seri kronik Audy ini. Sebenarnya alasan utama, saya ingin menunda sampai seri terakhirnya terbit. Tapi, karena bulan depan pun sudah terbit sudah saja lah langsung saya baca.
            Novel ini masih bercerita tentang Audy dan skripsinya. Malah ada beberapa pembaca yang super sebal melihat Audy yang bertindak seperti ABG menelantarkan skripsinya. Fokus Audy hanya pada kegalauan karena ditembak oleh salah satu R bersaudara. Jadi, yang ada di pikiran Audy ya penembakan, lagi dan lagi. Hingga sempat melupakan Rafael.
Karena buku kedua ini sudah terbit 3 tahun lalu, terserang badai spoiler tak terelakkan lagi. Secara garis besar saya jadi tahu siapa yang menembak Audy.
            Kekuatan buku ini adalah hubungan Audy dengan 4R: Regan, Romeo, Rex dan Rafael, semakin berkembang. Karena dari awal Audy dipekerjakan Regan untuk mengasuh Rafael, hubungan yang mengalami kemajuan pesat adalah Rafael semakin sayang pada Audy. Saya selalu lupa bahwa Rafael itu hanya bocah umur 5 tahun. Karena kejeniusan dan kekurangajaran Rafael pada Audy. Betapa memang Rafael adalah anak kecil yang manja dan masih butuh perhatian.
            Yang paling seru adalah ketika Rafael diharuskan menyanyikan lagu anak-anak. Rafael yang sama sekali tidak mengenal satu pun lagu anak-anak membuat saya pun treyuh. Dan, Audy dengan percaya diri mengajarkan Rafael. Walau ujungnya gagal dan malah disemprto Rafael. xD
            Selain insiden penembakan ada lagi kabar gembira dan menyedihkan bagi Audy. Di akhir buku ini sangat menguras emosi pembaca. Dan, Rafael yang begitu membela dan menyayangi Audy sangat membuat saya terharu. Good job, Orizuka. Selalu menyukai semua tulisan yang dibuatnya.

Sabtu, 27 Februari 2016

[Review] Operation: Break Casanova’s Heart

0


Judul : Operation: Break Casanova’s Heart
Pengarang : Aly Almario
Penerjemah : Airien Kusumawardhani
Tahun Terbit : Cetakan I, Oktober 2015
Penerbit : Penerbit Haru
Jumlah Halaman : 224 hal
Kategori : Remaja, Romance, Young Adult
Harga : Rp. 57.000,-
ISBN : 978-602-77426-4-2
Rating : 2/5

           
Naomi Mikael Perez terpaksa menandatangani sebuah kontrak demi membalas perbuatan Stephen Cruz pada sahabatnya, Kryzel. Stephen yang terkenal sabagai sang Casanova, tanpa ragu mematahkan hati Kryzel. Hal ini membuat Naomi berkewajiban untuk membalas semua perbuatan Stephen. Dan hal itu dapat diwujudkan Naomi dengan melaksanakan misi menghancurkan hati sang Casanova. Misi yang harus dijalani Naomi hanya ada 10 buah.
Bukan sesuatu yang susah, menurut Naomi. Sayangnya, Naomi terlalu tergesa-gesa dengan keputusannya. Naomi tidak tahu bahwa menyetujui misi tersebut membuatnya menjauh dari Drew. Walau Naomi masih percaya diri bahwa dirinya akan bisa menyelesaikan semua dengan akhir bahagia, hati Naomi tidak bisa dibohongi lagi. Naomi menjadi ragu kepada siapa hatinya akan memilih. Padahal Naomi ngotot bahwa Drew adalah cinta sejatinya yang selama ini dicarinya. Lalu bagaimana kelanjutan misinya menghancurkan hati Stephen?

********

            Saya tidak menyangka bahwa buku ini akan begitu tipis dan begitu ringan ceritanya. Yah, mau bagaimana lagi jelas-jelas novel ini untuk kalangan remaja, saya malah mengharapkan paling tidak ada konflik yang lebih mendalam antara Naomi dan Stephen ini.
            Dari awal membaca novel ini sama seperti Naomi saya sangat membenci Stephen. Ya ampun, saya tahu Stephen kaya raya dan super ganteng. Tapi cerewetnya itu lho yang tidak bisa saya tolerin. Saya kesel sekali dengan semua dialog yang keluar dari mulut Stephen. Pengen banget nyumpal mulut Stephen biar dia bisa diem sebentar saja. Saya yang baca ikutan ruwet dengan kebawelan Stephen ini. Harusnya Stephen ini digambarkan dengan sedikit cool, biar semakin membuat pembaca kesengsem. Ehm.
            Alur cerita yang digunakan penulis sangat cepat. Hampir semuanya langsung dikeluarkan penulis di awal bab. Tentunya saya sangat menyukai hal ini karena saya menantikan Naomi untuk segera menjalankan misi-misinya. Saya lumayan menikmati cara pendekatan yang dilakukan Naomi. Terasa natural, mengingat Naomi tidak pernah berinteraksi satu kali pun dengan Stephen. Awal perseteruan mereka membuat saya ikut bersemangat dan selalu menantikan apa lagi ide-ide yang akan dikeluarkan otak licik Naomi.
            Sayangnya setelah semua misi terlaksana novel ini seperti kehilangan arah. Penulis seperti bingung akan membuat akhir seperti apa untuk hubungan Naomi dan Stephen. Saya merasa bahwa terlalu banyak sekali kejadian-kejadian yang tidak penting demi menuju akhir hubungan Naomi dan Stephen. Padahal di awal-awal saya cukup menikmati dan menuju akhir cerita benar-benar membosankan.
Terungkapnya alasan misi menghancurkan hati Stephen pun terasa terlalu lemah dan seperti tempelan saja. Hal ini karena yah begitu misi selesai tiba-tiba ikut selesai saja tanpa ada twist yang menegangkan. Padahal alasan yang dipilih penulis cukup membuat hati berdebar-debar seandainya memang akan terjadi.
Yah, saya hanya bisa bilang bahwa Phil-Fict pertama yang dipilih Penerbit Haru ini belum membuat saya terpuaskan. Padahal saya biasanya sangat menyukai buku-buku terjemahan Haru, buku ini gagal untuk saya. Pilihan penerjemah Haru sudah bagus, karena hasil terjemahan di buku terbitan Spring sangat bagus. Makanya saya mulai menduga-duga, apa karena memang cara penulisan penulis yang memang tidak saya sukai, makanya buku ini pun terasa datar dan biasa-biasa saja.
Semoga Haru bisa menerbitkan buku-buku Phil-Fict lain yang lebih bagus dari buku ini. Dan setidaknya bisa membuat saya menikmati membacanya. Silakan bagi yang penasaran dengan apa saja aksi-aksi Naomi dalam menghancurkan hati Stephen dan penasaran untuk mencicipi buku Phil-Fict, lini baru Haru, wajib membaca buku ini. :)

Minggu, 20 Desember 2015

[Review] Cheeky Romance

0




Judul : Cheeky Romance
Pengarang : Kim Eun Jeong 
Penerjemah : Putu Pramania
Penerbit : Haru
Tebal : 450 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, Oktober 2012
Kategori : Comedy-Romance, Fiksi, Ciklit
ISBN : 978-602-7742-02-4
Harga : Rp. 67.000 
Ratingku : 4/5
Bisa dibeli di bukupediacom


Rasanya sudah lama sekali saya bisa ketawa ngakak ketika membaca suatu novel. Membaca sebuah novel yang bisa membuat saya benar-benar ketawa lepas itu memang jarang sekali saya temui. Beruntung sekali ketika sekian lama tidak membaca novel terjemahan Haru saya bisa mencicipinya lagi. Dan setelah membaca novel ini saya disadarkan kembali bahwa saya memang sangat menyukai semua buku terjemahan Haru yang pernah saya baca.
Saya memilih novel ini karena tentu saja penasaran dengan dokter kandungan sinting yang tiba-tiba melabrak seorang reporter yang diakuinya sedang hamil. Luar biasa sekali menurut saya kelakuan dokter yang satu ini. Pada acara live berani-beraninya merusak jalannya acara yang sedang dipimpin oleh Yoo Chae. Yoo Chae tentu saja merasa kaget ada yang mengira dirinya sedang hamil, padahal pacar saja dia tidak punya. Jelas-jelas pacar yang dia punya sudah dia campakkan, mengingat perselingkuhan yang dilakukan mantan pacarnya itu.
Yoo Chae merasa sangat sial sekali kehidupannya ketika memutuskan untuk putus dengan pacar terdahulunya. Bertubi-tubi cobaan yang Yoo Chae dapat gara-gara labrakan dokter kandungan sinting itu membuat Yoo Chae harus punya kesabaran ekstra keras. Namun, sayang nasib berkata lain, Yoo Chae harus selalu bertemu kembali dengan dokter kandungan sinting itu dan malah harus bekerja sama demi kemajuan karirnya sebagai reporter.
Asli, awalnya novel ini sebenarnya masih biasa saja alurnya. Malah yah, bisa dibilang agak membosankan karena tentu saja saya ingin segera tahu bagaimana kejadiannya Yoo Chae bertemu dengan dokter kandungan sinting itu. Adalah So Yoon Pyo, dokter yang dengan semena-mena menyangka Yoo Chae sebagai wanita hamil. Yoon Pyo yang memang sangat berdedikasi dengan pekerjaannya sebagai dokter kandungan tidak sabaran melihat tingkah laku Yoo Chae yang dianggapnya tidak bisa menjaga bayi yang dikandungnya itu.

‘Hanya ada satu cara bagi mutiara untuk menjadi mutiara sejati, yaitu dengan memecahkan cangkangnya dan keluar untuk menunjukkan dirinya sendiri. Ia harus bersinar agar orang lain dapat mengenali ‘nilai’nya, yaitu dengan kerja keras.’

Salut sebenarnya dengan dedikasi yang dimiliki Yoon Pyo. Dia bekerja dengan keras untuk bisa melayani semua ibu hamil yang berobat kepadanya. Dan walau terkenal dengan ketidaksabarannya dan suka marah-marah Yoon Pyo ini menjadi dokter favorit di kalangan ibu-ibu hamil. Makanya ketika kehebohan yang dilakukannya dengan melabrak seorang reporter yang sedang melakukan acara live semakin membuatnya terkenal.
Yoon Pyo dikagetkan dengan kenyataan bahwa dia akan bekerja dengan reporter yang sudah dilabraknya. Semakindikagetkan dengan kenyataan bahwa dia akan bekerja dengan reporter yang sudah dilabraknya. Semakin mengenal Yoo Chae, Yoon Pyo menjadi merasa bersalah ketika tahu kenyataan yang sebenarnya tentang berita kehebohan Yoo Chae yang dikira hamil. Terlebih lagi Yoo Chae mendapat kesulitan setelah labrakan oleh Yoon Pyo itu.
Selain tentang interaksi Yoon Pyo dan Yoo Chae yang seperti anjing dan kucing. Dan selalu ada saja tingkah konyol mereka berdua. Dari buku ini saya juga menjadi belajar mengetahui tentang bagaimana kehidupan seorang dokter. Bagaimana fatalnya ketika seorang dokter salah mendiagnosis atau terjadi kesalahan ketika melayani pasien. Bukan hanya nyawa taruhannya. Tetapi kenyataan bahwa sekali dokter melakukan kesalahan akan berakibat fatal kepada karier yang diembannya.
Novel ini bagus. Tidak hanya para pencinta Korea saja yang dapat menikmati novel ini. Semua kalangan cocok untuk membaca novel yang menghibur ini.
Saya akan selalu menunggu-nunggu untuk bisa menikmati kembali novel-novel dari Penerbit Haru. :D
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com