Sabtu, 29 Oktober 2016

[Review] Lho, Kembar Kok Beda?



Judul: Lho, Kembar Kok Beda?
Penulis: Netty Virgiantini
Penerbit: GPU
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 216 halaman
Terbit : Juli 2014
Cover : Softcover
ISBN : 978-602-03-0696-4
Bisa dibaca di aplikasi perpus online iKaltim


Sejak membaca novel Jodoh Terakhir, saya semacam menjadi ketagihan membaca tulisan penulis. 
Buku ini berkisah tentang Nadhira dan Bashira adalah remaja kembar tidak identik. Karena tidak identik inilah fisik keduanya sangat berbeda jauh. Bashira lebih cantik, pintar, tinggi dan dengan kulit putih mulus. Sedangkan Nadhira, yah kebalikannya Bashira. Walau begitu Nadhira yang sudah terbiasa dibanding-bandingkan membuat dirina hanya bisa pasrah dengan keadaan. Nadhira sudah tidak peduli ketika orang-orang berkata "Lho, kembar kok beda?" Nadhira sudah kebal karena bahkan ayahnya sendiri selalu lebih menyayangi Baashira.
Namun, yang membedakan Nadhira dan Bashira adalah kecintaan Nadhira dalam hal menggambar. Walau hobinya ini sangat ditentang oleh sang ayah, baagi Nadhira menggambar adalah satu-satunya kesenangan bagi Nadhira.
Selama ini Nadhira tidak pernah peduli jika Bashira lebih segalanya dari dirinya. Hingga ketika Bashira sama-sama menyukai Narotama. Cowok yang juga disukai Nadhira.

*****

Begitu membaca awal cerita ini saya langsung jatuh cinta dengan Nadhira. Dhira tipe gadis biasa-biasa saja yang kebetulan punya saudara kembar identik yang lebih segala-galanya dari dirinya. Perbedaan fisik mereka saja sudah menjadi momok terbesar ditambah lagi ayah Dhira selalu memojok-mojokkan Dhira. Ugh, saya sangat mengerti perasaan Dhira. Siapa pun tidak akan pernah sudah dibanding-bandingkan. Terlebih menjadi seorang Dhira. Karena itu juga lah yang membuat Dhira menjadi cewek tangguh. 
Saya suka sekali ikatan persahabatan yang dijalin Dhira dan kelompoknya. Mereka sangat mengerti satu sama lain dan saling menguatkan ketika salah satu tertimpa masalah. Walau dalam hal ini hanya Dhira yang terjangkit masalah.
Tokoh Narotama sendiri menurutku agak kabur di buku ini. Karena porsinya hanya muncul sekilas-kilas. Hampir tidak ada percakapan yang muncul. Kalau bukan cowok yang disukai Dhira, saya tidak akan mengenal siapa itu Narotama. Bagian untuknya hanya muncul menjelang akhir.
Tokoh yang paling menarik bagi saya adalah Kemal. Cowok ini sangat menyukai Dhira tapi dengan cara yang salah. Walau begitu kehadirannya membuat cerita semakin menarik karena selalu ada hal-hal konyol yang terjadi.
Karena ini adalah buku pertama, cerita tiba-tiba dihentikan begitu saja. Membuat pembaca penasaran untuk segera membaca buku lanjutannya.
Well, buku yang sangat menarik dan menghibur. Patut dicoba. Selamat membaca.

0 komentar:

Posting Komentar

Jangan segan buat ngasih komen ya :)