Tampilkan postingan dengan label RRC 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RRC 2016. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Agustus 2016

[Review] You Had Me at "Hello"

0

Judul : You Had Me at “Hello”
Pengarang : Indah Hanaco
Penerbit : PT Elex Media Komputindo 
Tebal : Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, Agustus 2015
Kategori : Fiksi, Romance
Harga : Rp. 63.800,-
ISBN : 978-602-02-7005-0
Ratingku : 4/5
Bisa dibaca secara gratis di aplikasi iJakarta

           
Inanna mungkin masih terlalu muda untuk membuka pintu yang membawanya pada pernikahan. Namun berbagai kecerobohan membuat gadis itu tidak punya pilihan. Inanna memilih menghabiskan sisa hidupnya bersama Alistair.
Cinta berhadir begitu dia menantang mata sewarna biru es itu. Harapan dilambungkan ke langit, sutau saat nanti inanna bisa bukankah mereka terikat sumpah di depan tuhan?
Tapi apa jadinya saat inanna tahu kalau Alistair cuma menganggapnya wujud kepingan masa lalu? Percayalah, cinta takkan pernah semenyenangkan itu.

***************

            Saya cukup menikmati kisah antara Alistair dan Innana. Walau pertemuan awal mereka yang super mainstream yaitu kecelakaan. Yang membedakan adalah pasca kecelakaan mereka berdua dijodohkan. Konyol, menurutku. Bisa-bisanya Innana dipaksa menikah dengan Alistair. Padahal Ina sangat membenci perjodohan. Hanya karena ingin menyembunyikan insiden kecelakaan dari ayahnya, Ina terpaksa mau menerima usulan menikah dengan Alistair. Ina terbujuk rayuan orangtua Alistair yang mengatakan bahwa hidup Alistair hanya tinggal menghitung hari karena penyakit tumor otak yang dideritanya.
            Saya sangat menikmati ketika sampai pada bagian kehidupan pernikahan Alistair dan Ina. Berasa natural banget dan tidak dibuat-buat. Mereka saling terbuka bahwa menikah tidak dengan dilandasi rasa cinta. Betapa mereka berdua canggung dan selayaknya pasangan yang dijodohkan belum saling mengenal. Yang membuat terharu adalah mereka berdua saling terbuka mengatakan ingin mengenal masing-masing dan belajar saling mencintai dan mencoba untuk membuat pernikahan mereka berhasil. Sweet, kan?
            Saya pribadi bukan penentang menikah karena dijodohkan. Walau mungkin banyak kendala karena alasan tidak saling mengenal. Tapi, menurutku menikah karena dijodohkan tidak ada salahnya. Karena masalah datangnya jodoh tidak ada yang tahu, kan?
            Yang membuat saya sebel mungkin keputusan penulis yang terlalu cepat menghadirkan konflik di dalam rumah tangga Ina. Maksudku, mereka kan baru saja sebentar lagi dalam mode lovey dovey eh tiba-tiba kedatangan tamu masa lalu Alistair. Jelas saja membuat Ina marah. Apalagi masa lalu Alistair menjadi alasan utama Alistair mau dijodohkan dengan Ina. Semakin membuat Ina sedih dan marah.
            Bisa dikatakan novel ini sangat berhasil untuk saya. Mengingat saya sangat menikmati kisah Alistair dan Ina. Jelas, genre domestic romance masih menjadi genre novel yang tidak saya sukai. Selamat membaca kisah rumah tangga Ina dan Alistair.



Minggu, 31 Juli 2016

[Review] Strawberry Ice Cream and You

0


Judul : Strawberry Ice Cream and You
Pengarang : Anisa Maryanti
Tahun Terbit : Cetakan I, April 2015
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 184 hal
Kategori : Romance, Teenlit
Harga : Rp. 48.000,-
ISBN : 978-602-03-1550-8
Rating : 3/5
Bisa dibaca secara gratis melalui aplikasi @iJakarta

           
Nara
Aku membenci Ayah. Lelaki itu menikahi Ibu tanpa cinta.
Setiap Nara mengetahui orangtuanya bertengkar, Nara selalu dibelikan es krim oleh ibunya. Sejak itu, es krim menjadi obat bagi segala kejadian buruk yang menimpa Nara. Bahkan ketika ibu dan kakaknya, Alvin, meninggal.

Yoza
Mengapa wajah itu selalu terlihat sedih? Mengapa dia begitu membenciku?Yoza tidak mengerti, Nara begitu sulit untuk didekati. Sejak pertemuan pertama, Nara selalu bersikap dingin. Sikap itu semakin menjadi ketika Nara bertemu mama Yoza.

********

            Sejujurnya saya tidak pernah menyangka bahwa ice cream dalam judul novel ini ditujukan untuk pemeran cowok dalam novel ini. Ah, bukannya main gender hanya saja ice cream biasanya berhubungan dengan cewek. Kebanyakan cowok tidak suka dengan ice cream, kan? Walau selalu ada pengecualian.
            Nara sangat membenci ayahnya. Sejak kecil Nara tahu bahwa dirinya tidak dicintai oleh ayahnya. Dua orang yang sangat dicintai Nara di dunia ini hanyalah kakak dan ibunya. Hingga kematian merenggut keduanya membuat Nara menjadi pribadi yang tertutup. Nara menutup diri dari ayahnya dan dunia. Hingga kedatangan cewek bernama Yoza dalam hidupnya. Bagi Nara, Yoza adalah cewek berisik yang selalu mengikuti kemana pun dirinya pergi. Hingga kesukaan Yoza pada ice cream mengingatkan Nara pada ibunya. Perlahan Nara tidak menganggap Yoza sebagai cewek yang mengganggunya. Hingga suatu hal pada diri Yoza membuat Nara sangat membencinya. Nara pun mulai membenci Yoza dan semakin menjadi pribadi yang tertutup.
            Bisa dibilang novel ini sangat menyedihkan. Anak sekecil Nara sadar bahwa dirinya tidak dicintai oleh ayahnya itu sangat menyakitkan. Padahal Nara kecil selalu membanggakan ayahnya yang seorang dokter. Dan ketika dikecewakan wajar Nara menjadi membenci ayahnya. Nara tidak bisa lagi bersikap sopan pada ayahnya. Ah, entahlah kalau saya menjadi Nara akan seperti apa. Untungnya penderitaan Nara tidak ditambahkan dengan kemunculan ibu tiri yang jahat. Kalau iya, bakalan dramaqueen banget.
            Sosok Yoza yang periang sangat mengimbangi Nara yang tertutup. Yoza tidak pernah menyerah untuk menarik perhatian Nara, dan Nara memang perlu sosok seperti Yoza. Yang membantu dirinya untuk keluar dari kesedihannya. Apa lagi Yoza selalu memergoki Nara yang sedang menangis. Alasan Nara sering menangis memang cukup kuat, tapi rasanya kurang sreg saja ketika tahu cowok gampang menangis.
            Karena ketipisan buku ini sebenarnya saya kurang puas dengan cerita Yoza dan Nara. Saya merasa masih kurang puas dengan akhirnya. Overall, bagi yang penasaran apa hubungan ice cream dengan Nara silakan dibaca. Selamat membaca.


[Review] Pay It Forward

0


Judul : Pay It Forward
Pengarang : Emma Grace
Tahun Terbit : Cetakan I, April 2015
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 256 hal
Kategori : Romance, Young Adult,
Harga : Rp. 50.000,-
ISBN : 978-602-03-1501-0
Rating : 3/5
Bisa dibaca secara gratis melalui aplikasi @iJakarta


Tedjas
            Astaga, gadis itu sudah gila. Pasti! Gue nggak pernah berminat untuk komentar di status orang di Facebook, apalagi ikut-ikutan dalam permainan apa pun. Tapi, gadis itu bilang apa tadi? Pay It Forward? Cih, permainan apa itu?

Gitta
Aku nggak pernah mengira bisa membenci seorang pria, seperti aku membenci Tedjas. Sejak pertama bertemu, dia selalu bersikap menyebalkan. Seakan belum cukup, dia juga menghinaku habis-habisan  di depan banyak orang. Semakin jauh jarak terbentang di antara kami, itu semakin baik! Itu yang Tedjas dan Gitta pikirkan. Tapi ketika rasa cinta menggedor semakin kuat, sanggupkah mereka berdua  tetap berpura-pura bahwa kedekatan itu tak pernah nyata?
"Kisah romansa dan keluarga dengan konsep yang unik. Eksekusinya apik, membuat kita tak ingin berhenti membaca. Dan ini juga merupakan cerita yang memberikan kehangatan di hati lewat hal-hal sederhana yang diungkapnya." –Winna Efendi, novelis–


********

            Novel ini bercerita tentang Gitta yang mengikuti permainan Pay It Forward yang dibuat melalaui status Facebook teman Gitta. Permainan ini mengharuskan setiap pemain memberikan gift surprise kepada 3 peserta yang memang ingin mengikuti Pay It Forward. Dari permainan ini Gitta tidak pernah menyangkan bahwa Tedjas akan ikut bermain. Gitta keheranan dengan kemunculan nama Tedjas di kolom komentar status Facebooknya. Gitta tahu bahwa Tedjas tidak akan pernah mau mengikuti permainan semacam ini. Karena dulu saja Gitta hampir tidak lulus gara-gara Tedjas tidak bertanggung jawab mengerjakan semua tugasnya ketika awal masuk kuliah. Namun, Gitta berusaha untuk tidak berprasangka. Permainan Pay It Forward sempat terlupakan Gitta karena hubungan Gitta dengan ayahnya yang perfeksionis renggang. Gitta merasa ayahnya terlalu mengekang dirinya. Gitta selalu dianggap sebagai anak kecil dan keinginannya untuk mengetahui keluarga dari pihak ibunya pun selalu ditolak ayahnya.
            Hingga pertemuan Gitta dengan Tedjas mengubah hidup Gitta. Setelah perkenalan Gitta dengan Tedjas yang unik dan permasalahan permainan Pay It Forward yang sama sekali tidak diacuhkan oleh Tedjas. Tanpa Gitta sangka Tedjas justru mengarahkan Gitta pada masa lalu yang selalu ingin diketahuinya.
            Permainan Pay It Forward sendiri menurutku unik. Menyebarkan hadiah melalui status? Siapa yang tidak mau? Beberapa kali saya pun pernah melihat seorang teman membuat status barter buku 1 dan akan mendapat 36 buku. Yah, permainan Pay It Forward juga sebenarnya mirip sih. Intinya sama, saling berbagi hal yang disukai oleh sang penerima.
            Jujur saya kurang menyukai sifat Gitta. Gitta ini tipe-tipe anak manis penurut tetapi dia juga bisa menjadi sangat keras kepala. Cerita buku ini lebih banyak menceritakan tentang keluarga Gitta. Dan, saya pikir hal itu lumayan membosankan. Saya sih kepenginnya lebih mengeksplor hubungan Gitta dan Tedjas. Cuman ya, Gitta dan Tedjas pun dekat gara-gara masalah keluarga Gitta jadi mau bagaimana lagi.
            Buku ini lumayan untuk dinikmati. Bukan buku favorit saya. Namun, jika yang penasaran tentang permainan Pay It Forward yang dilakukan Gitta, patut dicoba dibaca. Selamat membaca.


[Review] LDR 2 L’Amore di Romeo

0


Judul : LDR 2 L’Amore di Romeo (LDR Series)
Pengarang : Cassandra Massardi dan Silvarani  
Tahun Terbit : Cetakan I, Agustus 2015
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 256 hal
Kategori : Romance, Young Adult,
Harga : Rp. 58.000,-
ISBN : 978-602-03-1813-4
Rating : 3/5
Bisa dibaca secara gratis melalui aplikasi @iJakarta

           
Cinta abadi tak hanya ada di Roma!
Untuk sementara, biarlah Carrie beranggapan begitu. Jadi sekarang, mari lupakan kesedihan dan siap melangkah ke depan!
Carrie pun berkenalan dengan kota baru yang siap mengobati luka hatinya, siap memperkenalkan cinta baru untuknya.
Nama kota kecil itu adalah Verona...
Di tempat yang menjadi saksi kekuatan cinta abadi Romeo dan Juliet itu, Carrie berharap Verona memberinya kesempatan untuk merasakan cinta.
L’amore di Romeo—cinta seorang Romeo...
Semoga Verona tak mengecewakannya.
Semoga ia bisa mengobati hati Carrie.
Dan mempertemukan Carrie dengan Romeo-nya…

********

            Setelah membaca buku pertamanya, kurang afdol ketika saya belum baca buku keduanya. Apa lagi akhir yang masih menggantung, membuat saya penasaran Carrie akan berakhir dengan siapa nantinya.
Cerita buku ini masih sama tentang Carrie. Setelah patah hati karena Demas kembali pada pacarnya, Carrie berusaha untuk melupakan Demas. Setahun setelah perjalanan Carrie ke Roma, akhirnya Carrie bisa kembali terbang ke Eropa. Kali ini tujuan Carrie bukan lagi Kota Roma, melainkan Kota Verona. Carrie kebetulan menjadi tour guide dan bisa terbang mengunjungi kota pasangan terkenal Romeo dan Juliet. Walau Carrie sudah bisa melupakan Demas, kepergian Carrie ke Verona tetap mengingatkan dirinya pada Demas. Hingga ahirnya Carrie bertemu Paul yang menyelamatkannya dari badai salju. Perlahan perasaan Carrie pada Demas semakin surut.
Seperti buku pertama, ada saja kemalangan yang menimpa Carrie ketika berkunjung ke Eropa. Setelah kehilangan dompetnya sekarang Carrie terjebak dalam badai salju. Untungnya lagi-lagi ada cowok ganteng yang menyelamtkannya. Polanya bikin bosan sebenarnya. Hanya saja kemunculan Paul sedikit mengobati kebosanan saya. Saya sangat penasaran dengan Al yang memaikan Paul. Akan seperti apa acting Al nanti. Ah, rasanya kepengin buru-buru menonton seri 2 LDR ini.
Buku ini hampir menceritakan tentang Carrie dan Paul, Demas hanya muncul di akhir saja. Dan membuat saya bertanya-tanya mengapa Demas harus dimunculkan di akhir saja? Seperti Demas ini pemain sampingan saja.
Akhir seri ini memang bisa ditebak. Saya sendiri merasa lumayan terhibur membaca seri LDR ini. walau tidak menjadi buku favorit saya, novel ini masih layak untuk dinikmati. Selamat membaca.

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com