Jumat, 15 Januari 2016

[Review] Nuts

Judul : Nuts (Hudson Walley #1)
Pengarang : Alice Clayton
Penerbit : Gallery Books 
Tebal : 308 Halaman
Tahun Terbit : 20 Oktober 2015
Kategori : Fiksi, Dewasa, Contemporary Romance,
Ratingku : 2/5

After losing almost all of her clients in one fell swoop following an accident involving whipped cream, private chef to Hollywood’s elite Roxie Callahan gets a call from her flighty mother, saying she’s needed home in upstate New York to run the family diner. Once she's back in the Hudson Valley, local organic farmer Leo delivers Roxie a lovely bunch of walnuts, and soon sparks—and clothing—begin to fly. Leo believes that everything worth doing is worth doing slowly…and how! But will Roxie stay upstate, or will the lure of West Coast redemption tempt her back to Tinseltown?

**************

Sejak membaca novel Wallbanger, saya begitu tergila-gila dengan tulisan Alice Clayton. Dan memutuskan untuk menjadi fans setia yang akan membaca tulisannya. Dan berusaha untuk mengoleksi buku-buku penulis yang sudah diterjemahkan. Makanya begitu tahu bahwa ada karya teranyar penulis mau tidak mau saya penasaran dan berusaha untuk  bisa membaca novel tersebut. Apa lagi saat itu saya tahunya ketika novelnya belum terbit, makin membuat saya excited. Sampai akhirnya saya bisa mendapatkan ebook novel ini dan tanpa ditunda langsung saya selesaikan dengan segera.
Roxxie Callahan adalah seorang chef pribadi profesional. Roxxie sudah terbiasa dengan kehidupan kota New York dan sehari-hari bergaul dengan sosialita klangan jetset. Hingga karirnya sebagai koki pribadi terancam gara-gara satu kesalahan yang dilakukannya. Tiba-tiba Roxxie dipecat dan bertubi-tubi seluruh kliennya memutuskan hubungan kerja dengan Roxxie. Sungguh benar-benar sial nasib Roxxie ini. Karena Roxxie dipensiunkan akhirnya ia menerima tawaran ibunya untuk menhandel restoran keluarganya ketika sang Ibu diikutsertakan syuting dalam sebuah acara reality show. Yang Roxxie tidak tahu adalah ia akan bertemu petani super tampan di kota kelahirannya.
Roxxie bertemu dengan Leo Maxwell ketika baru sampai di restoran ibunya. Dan yang paling mengejutkan bagi saya adalah Leo seorang petani. Wow, idenya lumayan, pasangan chef dan petani? Jarang-jarang bukan? Awalnya saya agak menikmati keunikan mereka berdua ini. Tensi antara mereka berdua pun cukup panas. Dan lambat laun tapi pasti keduanya mulai mengakui perasaan satu sama lain. Namun, Leo sendiri menyadari hubungan mereka berdua hanya sementara karena Roxxie akan pergi setelah ibunya pulang. Walau Roxxie sendiri masih bingung akan bagaimana kelanjutan hubungan mereka berdua itu. Tiba-tiba Roxxie dikejutkan tentang hal yang tidak ia ketahui tentang Leo. Iya, saya pun terkejut seperti Roxxie. Tidak menyangka bahwa tokoh Leo akan dibuat seperti itu dan lumayan membuat saya kecewa. Tanpa ada maksud apa-apa sebenernya, tapi setelah tahu kenyataan tentang Leo minat baca saya terhadap buku ini langsung. Sorry, Leo you are not my ideal hero. :’(
Kejutan manis yang saya sukai ketika membaca novel ini adalah kemunculan Grace dan Jack. Aseli, saya memang kangen sekali dengan duo artis favorit saya ini. Saya selalu menginginkan penulis membuat novela tentang mereka makanya sangat terobati sekali ketika mereka muncul. Walaupun tidak secara mendetail apakah mereka diceritakan sudah menikah atau belum tapi saya cukup bahagia ketika mereka berdua masih tetap mesra! xD
            Well, saya masih belum tahu apakah karena kecewa dengan buku ini masih akan lanjut membaca tulisan baru penulis. Yang saya tahu pasti adalah saya begitu menyukai cara penulis bercerita. Mungkin seandainya memang ada buku baru dan mood saya lagi baik saya akan mencoba kembali membaca tulisan penulis. Dan semoga saya tidak dikecewakan kembali. Semoga. :)


0 komentar:

Posting Komentar

Jangan segan buat ngasih komen ya :)