Senin, 10 Juni 2013

'Haram Keliling Dunia'



Judul : Haram Keliling Dunia
Pengarang : Nur Febriani Wardi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 296 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, 2013
Kategori : Non Fiksi, Traveling/Inspirasional
Harga : Rp. 58.000,-
ISBN : 978-979-22-9211-4

Aku ini sudah menobatkan diri sendiri sebagai penikmat buku-buku fiksi. Apapun genrenya selama masih berbau fiksi biasanya sanggup ku lahap. Tapi baru-baru ini aku menyadari bahwa melahap buku bertema traveling ternyata bisa ku nikmati juga. Tahun ini buku Haram Keliling Dunia adalah buku bertema traveling kedua yang kubaca.
Seperti pada umumnya buku traveling tentu saja menceritakan pengalaman penulis ketika berpetualang menjelajahi Negara yang sudah dikunjunginya. Tak terkecuali juga dengan buku yang sudah kubaca ini. Buku ini lebih tepat dikatakan sebagai buku harian penulis ketika penulis melakukan jalan-jalan keliling dunia Eropa.
Karena lebih seperti catatan harian penulis jadi yah aku membacanya juga santai. Maksudnya gaya penulis dalam menceritakan pengalamannya walaupun terkesan datar dan tidak wow tapi gaya bahasanya santai, enak dibaca dan mudah dimengerti.

Ketika membaca buku ini pembaca mampu mengambil kesimpulan betapa penulis sungguh berjiwa sosial sangat besar, terlihat dengan semangat penulis menjadi sukarelawan ketika menjadi mahasiswi di Belanda. Yah aku pribadi sih masih meragukan bisa seperti penulis seandainya diberi kesempatan—amin—untuk bisa belajar ke luar negeri x)
Dan lagi salut banget deh hanya dengan waktu 16 bulan sudah bisa mengelilingi 13 negara di Eropa, niat banget yak! xd
Karena waktu itu aku sudah pernah membaca novel Negeri Van Orange sedikit-dikit aku tau lah gambaran jadi mahasiswa kere yang doyan traveling di Belanda. Berbeda ketika saya tersiksa dengan membaca novel Negeri Van Orange saya sungguh menikmati petualangan yang dilakukan oleh Penulis. Sebenarnya sih cerita petualangan penulis tidak terlalu heboh—ada beberapa memang, hanya standar jalan-jalan mengelilingi sebuah negara. Anehnya ya itu karena penulis menceritakannya dengan gaya bahasa yang enak buat dibaca jadi aku sangat menikmati buku ini.
Yang membuatku terkesan adalah ketika Penulis memulai perjalanan pertama ke luar negeri dengan berhaji bersama ayahnya. Saya juga orang Muslim otomatis kepingin juga. Yang membuatku terharu adalah banyak sekali doa-doa yang dikabulkan oleh Allah ketika penulis beribadah Haji. Aku juga mendapat cerita dari teman kalau sudah punya uang jangan menunda-nunda untuk berangkat Haji, tenang saja uangnya pasti diganti dengan berlipat-lipat. Hal itu lagi-lagi terbukti dengan buku ini Penulis bisa belajar ke luar negeri sebagai ganti uang warisan yang Penulis gunakan untuk berangkat Haji.
Kalau ditanya favorit jalan-jalan Eropanya yang mana aku suka bagian yang menceritakan Kota Praha. Bangunan yang unik-unik membuatku makin tertarik dengan Kota Praha :D
Karena ada 13 negara yang diceritakan jadi yah porsi cerita ada yang sedikit ada yang banyak kadang malah menurutku sedikit sekali. Aku pribadi merasa kurang banyak sih xd. Untuk judul sendiri awalnya kupikir hanya untuk menarik pembeli saja dengan judul yang membuat seseorang mengerutkan dahinya. Fatwa dari mana coba yang meng-Haram-kan keliling dunia? Ternyata setelah membaca isi bukunya jadi makin tahu makna dari judulnya.
Urusan cover, duilehhhh cakep bener covernya! Unyu banget! Salaut deh ama yang buat covernya. Hanya saja aku pinginnya dengan cover se-unyu itu harusnya dibikin juga dong di dalam buku ilustrasi-ilustrasi perjalanan Penulis, semacam komik 4 kotak gitu atau 1 kotak juga ga apa-apa jangan cuma gambar kepala doang. Sayang kan ilustrasinya kan bisa membuat buku ini makin menarik. Dan juga foto-fotonya hitam putih guna menekan harga jual memang, tapi kekuatan buku traveling kan difoto-fotonya napa ga dibuat berwarna semua sih? Karena hitam putih otomatis keindahan kota-kota di Eropa kurang maksimal terlihat. Mungkin maksud Penulis sendiri menceritakan pengalamannya secara tidak berurutan entah kenapa aku malah merasa terganggu. Ketika Penulis mengatakan bahwa perjalanan akan dilanjutkan mengunjungi negara Italia eh ternyata sudah dibahas diawal-awal. Aku sih pinginnya sistematis aja gitu.
Terus bagian yang aku kurang suka banyak banget endorse yak! Memang sih itu kan pendapat-pendapat dari teman-teman penulis cuman ya kalau terlalu banyak bikin annoying aja. Atau dikumpulin saja dari satu di halaman belakang buku biar kumpul jadi satu gitu. Eh tapi ini sih lagi-lagi super IMHO banget x).
Buku ini cocok banget deh buat hiburan kamu yang punya impian buat jalan-jalan ke Eropa. Ataupun yang hanya menikmati perjalanan negara lewat sebuah buku. Buku ini juga akan membuatmu merasa bahwa jangan pernah menyerah akan impian kita :)
Untuk aku yang kepingin sekali nimbang di timbangan badan Ratu Sisi aku kasih nilai 3,5 :)


Buku ini ingin saya sertakan dalam #KuisReviewHKD yang diselenggarakan oleh Penulis di akun twitter-nya. Hari ini adalah hari terakhir postingan #KuisReviewHKD. Padahal jauh hari saya sudah menamatkan membaca dan meresensi buku ini sekitar minggu kedua bulan Mei, hanya saja beberapa bulan ini saya lagi dilanda penyakit malas yang parahnya makin menjadi-jadi. Tumpukan buku kiriman dan pinjaman masih numpuk dengan indah di meja dan lemari. Sempet bikin stres juga sih—walau sebentar x). Dan kumohon buat yang uda ngirimin atau minjemin saya buku ‘Gimme denlen plisssssss’ saya ini tipe yang super duper seenaknya sendiri, makanya ga ada progress postingan saya. Hanya satu atau dua postingan dalam satu bulan :’(. So maaf buat para penggemar blog buku saya kalau merindukan postingan review buku dari saya. Emang ada ya? Ngarep terkenal boleh dong X)))

Nah tumben banget kan ada poto narsis saya segala, soalnya syarat #KuisReviewHKD ini wajib poto narsis bareng bukunya xD. Demi hadiah kaos HKD unyu-unyu kayak saya #eh #laluditimpuk x)))))))))

4 komentar:

  1. hohoho, judul bukunya menggelitik yoh mbak :D

    ehm... kayaknya seru tuh, tapi dengan membaca ini aku pilih cari pinjeman aja deh. *muka gratisan

    sama~
    aku juga lagi ketimpun banyak buku, tapi belum sempet baca.. bukunya aman aku simpan di lemari. jadi gak buat stres. Hahaha

    BalasHapus
  2. Iyaaaa
    penulis'a pinter milih judul x)
    Hahaha yauda cari pinjeman aja tp mending beli biar bisa nyumbang jg dng beli buku ini #bukanpromosi xD

    Lemariku lemari kaca jd tetep aja kliatn trus krn kecil jd nampung'a jg dikit maka'a tcecer di meja kamar -_-

    BalasHapus
  3. judul bukunya menarik :D


    tapi kalo baca travelling di eropa jadi kebayang 99 cahaya langit itu lho hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm .....
      Buku 99 cahaya langit emang fenomenal yak!
      Walau saia blum baca x)

      Hapus

Jangan segan buat ngasih komen ya :)