Jumat, 30 November 2012

'Friday???s Recommendation #3'

Fridays_rec
Yuhu~~
Hari jumat lagi dan waktunya Friday’s Recommendation lagi! Dan karena masih di bulan November makanya masi ada lagi giveawaynya. Nah ikutan juga yuk kaya aku :D

Jumat ini agak berbeda seperti jumat sebelumnya, biasanya aku ingin sekali buku yang diterjemahin di Indonesia dan kalau sekarang aku merekomendasikan buku pilihanku yang ku baca dalam pekan ini.

Buku yang bikin aku emosi jiwa adalah

Remember-when

Judul: Remember When

Genre: Romance, Remaja

Sinopsis:

Apa pun yang kau katakan, bagaimanapun kau menolaknya, cinta akan tetap berada di sana, menunggumu mengakui keberadaannya.

Bagi kita, senja selalu sempurna; bukankah sia-sia jika menggenapkan warnanya? Seperti kisahmu, kau dan dia, juga kisahku, aku dan lelakiku. Tak ada bagian yang perlu kita ubah. Tak ada sela yang harus kita isi. Bukankah takdir kita sudah jelas?

Lalu, saat kau berkata, "Aku mencintaimu", aku merasa senja tak lagi membawa cerita bahagia. Mungkinkah kata-katamu itu ambigu? Atau, aku saja yang menganggapnya terlalu saru?

"Aku mencintaimu," katamu. Mengertikah kau apa artinya? Mengertikah kau kalau kita tak pernah bisa berada dalam cerita yang sama, dengan senja yang sewarna?

Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu

 


Nah buku ini aku rekomendasikan sangat karena benar-benar menguras emosi jiwa raga ketika aku membacanya. Awalnya aku kira buku ini sebagus yang dibicarakan semua penggemar Winna Efendi tapi aku bener-bener ikutan tersihir. Wajib punya buku ini! Aku juga sudah bikin resensinya, bisa dilihat disini.

Nah temen-temen yang lain juga ingin ikutan Friday’s Recommendation juga seperti aku? Caranya gampang banget kok! Tapi ada beberapa persyaratannya yang aku copas langsung dari Blog-nya Mba Ren :

1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.

2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.


3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.


4. Posting button meme kucing di atas.


5. Blogger yang sudah membuat memenya, jangan lupa menaruh link ke blog di daftar linky di bagian paling bawah post ini, sehingga pembaca bisa blog walking.

6. Untuk pembaca blog yang tidak punya blog, bisa menulis rekomendasinya di kolom komen.

7. Bahasa yang dipergunakan terserah. Jika memang khusus blog yang menggunakan bahasa Inggris, dipersilakan menulis dengan bahasa Inggris. Begitu juga sebaliknya.

 

Wish me luck :D

Senin, 26 November 2012

'Remember When'

Remember-when
Judul : Remember When

Judul Asli : Kenangan Abu-abu

Pengarang : Winna Efendi

Tahun Terbit : Cetakan II, 2011

Penerbit : Gagasmedia

Jumlah Halaman : 252 hal

Kategori : Romance, Remaja

Harga : Rp. 43.000,-

ISBN : 979-780-487-9

 

Adrian, Moses, Freya dan Gia adalah empat sahabat yang memulai persahabatan mereka ketika menginjak masa SMU. Jadian secara bersamaan, mengahabiskan double date dan menjalani masa-masa yang tidak akan mereka lupakan ketika masih mengenakan seragam abu-abu.

Hingga kecelakaan yang menimpa keluarga Adrian mengubah segalanya. Perubahan besar yang melibatkan mereka berempat.

 

Wow,,,,wow,,, dan wow!

Ini pertama kalinya aku mencicipi karya Winna Efendi dan pertama kalinya aku memiliki perasaan yang harusnya ga pernah aku miliki. Yah, aku untuk pertama kalinya mendukung perselingkuhan! Oh My God! Aku pribadi rasa-rasanya masih sangat tidak percaya! Dan untungnya hanya di novel dan berharap ga bakal kejadian lagi. Ini bener-bener bukan sepertiku baik di kehidupan nyata/pun di dunia per-novel-an ga pernah sekali pun aku suka! Benci banget malah. Tapi aku malah mendukung dengan pasti hubungan Freya dan Adrian. Alasan awalnya hanya sepele karena aku lebih menyukai nama Adrian daripada Moses. Harus aku akui lagi aku benci dengan segala hal yang berbau PERSELINGKUHAN dalam bentuk apapun! Yang terbayang pertama kali ketika aku membaca adegan Freya, Gia, Adrian, dan Moses adalah lagu Sherina. Dimana sang Pria bermesraan dengan sang pacar tapi tanpa malu-malu menggemgam tangan sang sahabat. Huwaaaaa..... rasanya pengen aku remes-remes itu pasangan yang selingkuh! Ok, aku terlalu naif ataupun sok suci tapi plis deh siapa sih yang suka disakiti? Ga ada kan?

Tapi entah mantra apa yang diberikan oleh Penulis yang membuatku jatuh cinta dengan cerita di buku ini dan merasa seolah-olah aku mengerti dan sangat paham perasaan mereka yang selingkuh! Ugh! Jangan sampai deh amit-amit dalam hidup aku menjalani dua hal itu korban/pun tersangka. Moses, Freya, Adrian, dan Gia, diceritakan bahwa mereka sahabatan sejak mereka kelas 1 SMU terlebih Freya yang dari dulu ga pernah punya sahabat finally dengan kehadiran Gia dia akhirnya punya sahabat perempuan. Memang bukan berarti Freya ga punya sahabat, ada Erik yang selalu menemaninya dari kecil tapi mempunyai sahabat perempuan terkadang lebih menyenangkan daripada sahabat laki-laki kan? Cerita berlanjut ketika masing-masing pasangan yang jadian secara bersamaan yaitu Moses dengan Freya dan Adrian dengan Gia menginjak tahun ke-2 dalam menjalin hubungan per-pacar-an mereka. Nah ini juga yang jadi pikiranku baru beberapa lembar ajang penembakan dan penerimaan berlangsung tanpa ragu-ragu Penulis mempercepat alur waktu menjadi dua tahun kemudian. Dan setelah menjalin hubungan yang cukup lama selama dua tahun kenapa mulai terjadi pepecahan diantara mereka? Aku berpikir kenapa tiba-tiba sudah menjalin hubungan selama itu baru terjadi dan kenapa ga disetting setahun hubungan kek, ya suka-suka penulis juga sih. Tapi mungkin justru poin 2 tahun itulah yang coba disampaikan oleh Penulis. Layaknya kutub magnet yang sejenis yang sampai dunia kiamat pun ga bakalan mau bertemu itulah mereka berempat. Freya dan Moses mempunyai sifat yang sama-sama pendiam kemudian Adrian dan Gia yang sama-sama punya sifat periang sepertinya waktu 2 tahun membuktikan segalanya.

Novel ini memang direncanakan dikonsumsi para remaja karena tokoh-tokohnya juga masih SMU jadi yah wajar sekali kalau para tokohnya berjiwa ababil dan penyelesaian mereka pun dilakukan secara ababil juga terutama Adrian yang emosinya masih sangat labil tapi menurutku apa yang dilakukan oleh Adrian memang sudah seharusnya dia lakukan. Walaupun berdampak sangat besar. Harus kuakui entah kenapa aku ga begitu suka dengan tokoh Freya yang sifatnya ngambang dan terlalu dibuat-dibuat menurutku.

Untuk alur setelah waktu 2tahun yang mereka lewati alurnya begitu cepat sampai-sampai aku dibuat kaget dengan semua perubahan yang terjadi. Sudut pandang yang digunakan dengan sudut pandang utama mereka berempat. Dan berbicara mengenai sudut pandang ada suatu kejanggalan menurutku karena dipertengahan Penulis tiba-tiba memasukkan sudut pandang Erik. Hal ini menurutku sangat tidak konsisten karena kemuculan sudut pandang Erik yang tiba-tiba ini bisa aja dong tiba-tiba muncul secara tiba-tiba lagi sudut pandang Mama nya Adrian atau Mamanya Gia. Harusnya agar lebih konsisten Penulis memunculkan sudut pandang Erik dari awal. Toh memang tokoh Erik penting. Dan penggunaan istilah SMU daripada SMA yang menurutku baiknya memakai SMA saja. Karena untuk sekarang yang digunakan adalah SMA memang dulu sempat ganti-ganti karena kelabilan Depdiknas kita tapi menurutku Penulis harusnya lebih menyesuaikan dengan keadaan sekarang. Aku ga pernah baca novel ini waktu masih berjudul Kenangan Abu-Abu setidaknya karena buku ini adalah edisi revisi lebih baik SMU juga diganti menjadi SMA biar ga terkesan jadul.

Untuk suatu karya debut aku benar-benar dibuat jatuh cinta dengan buku ini. Beberapa waktu lalu aku dikecewakan dengan beberapa novel debut yang kubaca dan syukurlah tidak untuk buku ini. Hal terkuat yang dimiliki Penulis adalah cara Penulis bercerita! Penuturan yang membuatku terbuai bagai terkena Moj
u, Juju, Hocus-Pocus, Booga-booga apapun itu namanya yang jelas buku ini sangat menguras emosiku dan layak sekali untuk dibaca dan dimiliki bagi penggemar romance tentu saja. :D

Untuk 2 tahun dan 2 tahun aku kasih nilai 4 :)

 

Tentang Penulis

Winna2
Winna Efendi adalah Penulis kelahiran 1986 yang berzodiak Capricorn. Penulis gemar menulis dan membaca, Penulis juga menyukai lagu-lagu mellow, makanan manis dan warna putih. Walaupun menghabiskan sebagian masa kecil di Kuala Lumpur dan Brisbane, sekarang Penulis menetap di Jakarta.

Novel-novel lainnya Ai, Refrain, Glam Girls: Unbelievable, The Journey, Unforgettable, Truth or Dare, Draft 1- Taktik Menulis Fiksi Pertamamu

Penulis bisa dihubungi di:

Email/Fb: winna.efendi@gmail.com

Twitter: @WinnaEfendi

Blog: winna-efendi.blogspot.com

 

Karena novel ini adalah edisi revisi jadi ada pergantian covel yang dilakukan penerbit gagas yang tentu saja dengan cover yang lebih baik. Berikut ini cover novel edisi sebelumnya.

Kenanganabuabu-cover-02

Jumat, 23 November 2012

'Friday???s Recommendation #2'

Fridays_rec
Thanks God Its Friday! Kalau hari Jumat berarti waktunya Friday’s Recommendation! Yep, akhirnya aku bias ikutan lagi setelah empat minggu kemarin absen dengan alasan lagi-lagi kelupaan! >,< Friday recomemmendation yang diselenggarakan Mba Ren ini sangat spesial loh karena dalam bulan November ini ada giveawaynya. Jumat berbagi, keren banget kan :D

Jumat ini aku ingin sekali sebuah buku untuk cepat-cepat diterjemahin!

Buku yang beruntung itu adalah:

Dobas
Judul: Days of Blood and Starlight

Genre: Fantasi, YA, Romance

Sinopsis:

Once upon a time, an angel and a devil fell in love and dared to imagine a world free of bloodshed and war.

This is not that world.

Art student and monster's apprentice Karou finally has the answers she has always sought. She knows who she is—and what she is. But with this knowledge comes another truth she would give anything to undo: She loved the enemy and he betrayed her, and a world suffered for it.
In this stunning sequel to the highly acclaimed Daughter of Smoke & Bone, Karou must decide how far she'll go to avenge her people. Filled with heartbreak and beauty, secrets and impossible choices, Days of Blood & Starlight finds Karou and Akiva on opposing sides as an age-old war stirs back to life.

While Karou and her allies build a monstrous army in a land of dust and starlight, Akiva wages a different sort of battle: a battle for redemption. For hope.

But can any hope be salvaged from the ashes of their broken dream?

 

Kenapa aku ingin buku ini cepet-cepet diterjemahin alasannya Cuma satu, aku uda ga sabar! Hehe

Padahal buku ini udah pasti banget bakal diterjamahin mengingat belum lama ini buku pertama sudah diterjemahin oleh Gramedia. Aku memutuskan untuk dimasukkan dalam Friday’s Recommendation adalah supaya jadi ajang doa juga agar ga kelamaan buat diterbitinnya. Padahal di Amrik sono baru terbit beberapa minggu yang lalu xD

Nah temen-temen yang lain juga ingin ikutan Friday’s Recommendation juga seperti aku? Caranya gampang banget kok! Tapi ada beberapa persyaratannya yang aku copas langsung dari Blog-nya Mba Ren :

1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.

2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.


3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.


4. Posting button meme seperti gambar kucing di atas.


5. Blogger yang sudah membuat memenya, jangan lupa menaruh link ke blog di daftar linky di bagian paling bawah post ini, sehingga pembaca bisa blog walking.

6. Untuk pembaca blog yang tidak punya blog, bisa menulis rekomendasinya di kolom komen.

7. Bahasa yang dipergunakan terserah. Jika memang khusus blog yang menggunakan bahasa Inggris, dipersilakan menulis dengan bahasa Inggris. Begitu juga sebaliknya.

 

Wish me luck :D

Rabu, 21 November 2012

'American Wife'

Dsc09998

Judul : Rahasia Sang Ibu Negara [American Wife]

Pengarang : Curtis Sittenfeld

Penerjemah : Meggy Soejatmiko & Maria C. Susanto

Editor : Yuniar Widiastuti, Fransiska R. Uli Halolo

Tahun Terbit : Cetakan I, 2012

Penerbit : Esensi (Penerbit Erlangga Grup)

Jumlah Halaman : 647 hal

Kategori : Romance, Inspiration True Story

Harga : Rp. 92.000,-

ISBN : 978-979-099-874-2

 

Umurku delapan tahun ketika Nenekku pertama kali bertemu Andrew, Beliau menyangkanya sebagai anak perempuan karena bulu matanya yang panjang. Sejak itu aku mulai benar-benar memperhatikan Andrew. Ketika aku kelas enam tanpa disangka-sangka Andrew jadian dengan sahabat dekatku Dena. Padahal jelas-jelas Andrew menulis surat bahwa dia menyukaiku. Mereka pacaran selama empat tahun.

Umurku saat itu enam belas tahun ketika akhirnya aku dan Andrew sama-sama saling memahami satu sama lain. Namun kecelakaan yang menimpa kami menghancurkan segalanya. Aku menabrak kekasihku. Beban yang tak pernah aku lupakan seumur hidupku.

Umurku tiga puluh satu tahun ketika bertemu Charlie. Untuk pertama kalinya setelah insiden kecelakaan itu aku mampu jatuh cinta lagi walau cintaku tidak sama seperti Andrew.

Apakah dengan bertemunya Charlie aku dimaafkan atas kesalahan masa laluku?

Lalu apakah salah kalau aku hanya menginginkan sebuah keluarga kecil yang bahagia tanpa ‘perhatian’ lebih dari pihak manapun?

Terkadang aku mempunyai pikiran, salah kah aku dengan menikahi Charlie?

 

Buku ini menarik.....

Menarik dalam berbagai arti—bagiku. Awalnya ketika Mba Yuniar selaku editor buku ini menawarkan buku ini untuk diresensi yang menarik minatku adalah ketika membaca judul ‘American Wife’ yang ada dibayanganku novel roman yang penuh hal-hal romantis hehe

Tapi setelah diberitahu bahwa novel ini bercerita tentang ‘Rahasia Ibu Negara’ Ok lah aku tetap berminat karena mungkin saja bakal bertebaran adegan action yang kusuka karena kalau ada Ibu Negara berarti ada Presiden dong. Segala bayangan yang ada dibenakku langsung kandas begitu saja ketika memulai bagian satu buku ini. Apakah aku dibuat kecewa dengan buku ini? Sama sekali tidak. Justru aku sangat menikmati perjalanan hidup Alice. Aku mulai mengerti kenapa buku ini bisa menjadi bestseller di Amrik sono, kenapa tidak? Buku ini terbit sekitar tahun 2008 dan kira-kira Laura Bush masih menjadi Ibu Negara sekitar sampai 2009. Nah bisa ditebak dong siapa yang ga penasaran dengan isi perjalanan hidup Sang Ibu Negara-nya. Btw aku tahu novel ini terinspirasi dari Laura Bush karena diberitahu oleh Mba Yuniar.

Namun apa hanya nebeng kepopularan Sang Ibu Negara saja yang membuat novel ini menarik, tentunya tidak menurutku. Karena jujur saya pribadi awalnya sama sekali tidak tertarik untuk mengetahui jalan hidupnya Laura Bush dan entah kenapa saya ga pernah tertarik untuk membaca autobiografi seseorang. Novel ini sukses membuatku tenggelam dengan dunia Alice karena harus saya akui gaya penulisan yang terasa sederhana namun begitu enak dibaca membuatku begitu tertarik. Yah harus kuakui aku tidak begitu mengerti akan gaya penulisan suatu buku. Tapi gaya penulisan novel ini ga kaku dan benar-benar pas cara penceritaannya tentang bagaimana pribadi Alice. Hal ini juga didukung dengan terjemahan yang mulus.

Buku ini terdiri beberapa bagian yang menceritakan Alice kecil yang menjalani hidupnya secara biasa-biasa saja di Wisconsin tak luput juga adanya cinta monyet yang dialami Alice dan tidak berjalan mulus akibat Andrew lebih memilih sahabatnya Dena. Walau nanti terungkap alasan konyol kenapa Andrew lebih memilih Dena. Andrew ini walau perannya kecil banget dan hampir dikit banget muncul tapi udah bikin aku jatuh cinta! Ya, aku tergila-gila dengan tokoh Andrew sama seperti Alice. Bayanganku Andrew tuh sweet banget dalam berbagai arti apalagi dia punya bulu mata yang panjang! Makin bikin aku tergila-gila xD

Sampai kecelakaan itu menimpa Andrew dan Alice. Aku syok! Beneran syok dan lemes padahal aku uda punya banyangan—seperti juga Alice—kalau Andrew cikal bakal pasangan Alice dan mungkin yang nantinya menjadi Presiden! Bener-bener jadi syok terapi dibuku ini baru bagian satu dari empat bagian buku ini udah bikin aku bahagia sekaligus sedih dan kesel. Aku juga sama hancurnya seperti Alice. Ko bisa????????????? Huwaaaaaaa aku ikutan sedih ;___; #maaf agak lebay nan alay

Jujur juga hal ini sempat bikin aku malas untuk lanjut baca buku ini karena ketika aku lanjut baca lagi ada aja hal yang bikin nyesek menimpa Alice walau karena kebodohannya sendiri. Duh kehel pisan ih...... yah untungnya Alice bisa move on dan sempat melanjutkan hubungan dengan beberapa pria walau Alice sendiri merasa bahwa dia ga bakalan mencintai seorang pria lagi sebagaimana dia mencintai Andrew. Dan sampai dia bertemu Charlie, pria yang awalnya ditaksir oleh Dena namun malah berpaling ke Alice. Kehadiran Charlie yang ga kalah manis membuatku berpikir, jangan-jangan gedenya Andrew bakal kaya gini xD. Dan dimulai lah perubahan besar sekali di kehidupan Alice, Charlie, dan Dena.

Penulis juga mengangkat isu perang yang terjadi pada masa suami Alice yang menjadi Presiden. Dunia juga tau waktu Presiden Bush—Charlie dalam buku ini—yang memimpin banyak sekali yang mengecam tentang perang yang secara terang-terangan dilakukan oleh Presiden. Tokoh Edgar Franklin seorang pensiunan kolonel di AD AS yang kehilangan anaknya ketika perang yang menyuarakan pendapatnya ketika berbicara dengan Alice ‘Ini memang menyakitkan, dengan cara apapun dia meninggal. Tapi, ini bukanlah sebuah alasan yang berharga untuk diperjuangkan. Senjata penghancuran masal yang tidak pernah ditemukan? Akses ke ladang minyak? Para politisi yang bermain sebagai koboi dan Indiana? Saya rasa semua alasan itu bagus kalau yang menjadi korban bukan anak Anda’.

Berbicara tentang alur buku ini aku rada bingung, mungkin alurnya maju mundur karena walau buku ini berurutan menceritakan Alice kecil sampai jadi Ibu Negara tetapi terkadang Alice menceritakan masa lalunya. Dan untuk alur waktu juga aku dibuat kebingungan dan ga pernah tahu sebenarnya Alice berumur berapa sih ketika memulai ceritanya. Terkadang Alice hanya menceritakan Jumat waktu itu, musim panas waktu itu, Bulan Juli waktu itu. Nah waktu itu kapan? Yah mungkin ini juga karena akunya males aja ngitung-ngitung umurnya Alice dan hal ini juga ga terlalu aku pikirin karena udah terlanjut hanyut cerita kehidupan Alice hehe

Untuk sudut pandang yang memakai sudut pandang Alice menurutku lebih seperti Alice menceritakan kehidupannya dibuku diary-nya. Hal ini juga yang membuatku mengerti alasan seorang teman yang tidak menyukai POV orang pertama karena seperti membaca buku harian seseorang. Aku sih ga ada masalah karena POV ini lebih membantu aku untuk memahami pribadi Alice namun kelemahannya seakan konflik dibuku ini begitu sempit yang hanya terhubung dengan sudut pandang Alice. Walau ada hal-hal yang menyangkut masalah isu ke-presiden-an tetap saja seperti selingan dalam kehidupan Alice yang hanya mampir sebentar. Nah untuk cerita yang ok dan ga ngebosenin menurutku ini ada saja yang bikin aku super kecewa. Khususnya untuk cetakan, typo masih bertebaran banyak banget dan tulisan yang sangat sangat kecil cepat membuatku cape ketika membacanya, hal ini juga yang membuatku lama menamatkan buku ini. Alasan pastinya sih karena mataku yang udah ga normal ini yang bikin cepet cape hanya saja menurutku untuk mata yang normal juga pasti bakal beralasan sama tulisannya kecil-kecil banget. Walau aku ngerti alasannya tapi tetap saja tulisan kecil-kecil mengurangi kenikmatan dalam membaca.

Selebihnya novel ini layak sekali untuk dibaca. Bagus menurutku. Rekomendasi banget. Untuk yang ingin tahu kehidupan Laura Bush lewat Alice ataupun untuk menikmati kehidupan seorang wanita yang sebenarnya ingin kehidupannya biasa-biasa saja dengan anak dan suami tercinta. Apalagi covernya manis banget kan? Sedikit perubahan dari cover aslinya :). Nah pas halaman terakhir yang aku baca akhirnya membuatku sadar apa sih sebenarnya ‘Rahasia’ Alice, bikin aku takjub karena ga sesuai perkiraanku banget :D. Oia baca kabar disini katanya novel ini mau dibuat filmnya :D

Untuk Andrew yang membuatku tergila-gila aku kasih nilai 3,5 :)

Quotes yang aku suka

Alice hal 347

‘Membaca telah memberiku rasa ingin tahu dan simpati, sebuah kesadaran bahwa dunia adalah tempat yang aneh, bersemangat dan kontradiktif’

 

Tentang Penulis

Curtis

Curtis Sittenfeld is the author of the bestselling novels American Wife, Prep, and The Man of My Dreams, which are being translated into twenty-five languages. Prep also was chosen as one of the Ten Best Books of 2005 by The New York Times, nominated for the UK's Orange Prize, and optioned by Paramount Pictures. Curtis won the Seventeen magazine fiction writing contest in 1992, at age sixteen, and since then her writing has appeared in many publications, including The Atlantic Monthly, Salon, Glamour, and on public radio's This American Life. A graduate of Stanford University and the Iowa Writers' Workshop, she was the 2002 - 2003 writer in residence at St. Albans School in Washington, D.C.

Sumber website pribadi Penulis

Beberapa Cover lain buku ini

American-wife_lArts-graphics-2008_1131731a

 

'Wishful Wednesday #2'

Wishful-wednesday3

Yey!!!

Aku bisa ikutan Wishful Wednesday lagi!! Ini kali keduaku dan aku tahu jarang banget ikutan karena beberapa hal salah satunya sering banget lupa. Sekarang juga hampir kelupaan. >,<

Nah Wishful Wednesday kali ini super spesial karena yang punya meme ini alias Mba Astrid ngadain giveaway lagi dan kali ini akan mengabulkan 2 keinginan. Seru kan :D. Dan tak lupa aku ucapkan Happy B-Day Mba Astrid. Moga tambah banyak bukunya dan juga ga kalah tambah rajin baca bukunya :D

Ok, buku yang jadi inceranku kali ini adalah

52725_m

Yup, novel berjudul Good Fight Oleh Christian Simamora. Tetiba jadi pengen banget baca novel ini sekaligus menjadi karya pertama yang aku baca :3 Banyak yang bilang bagus juga dan membuat saya makin pengen dan penasaran :D

Sinopsis:

Dia tak benar-benar mencintaimu, kau dan aku sama-sama tahu itu.
Dibawakannya kau bunga, tetapi bukan kesukaanmu. Digenggamnya jemarimu, tetapi tidak cukup mesra. Dia mencium bibir indahmu, lalu cepat-cepat menyudahinya.
Puaskah kau dengan cinta seperti itu?

Sampai kapan kau terus duduk di situ, menunggu dia berbalik menginginimu?

Berhentilah mengabaikanku.

Tak bisakah kau memberiku kesempatan juga? Lirik aku sebentar saja. Dengarkan aku sebentar saja. Biar aku buat kau percaya, hanya aku yang bisa membuatmu bahagia.
Hanya aku—bukan dia

 

Buku ini bisa dibeli di BukuKita

Nah buat temen-temen yang lain ayo ikutan juga. Caranya gampang banget ko. Ini dia beberapa persyaratannya yang aku copas dari blog Mba Astrid:

1. Buat posting Wishful Wednesday di blog-mu – (yep, it’s only for blogger this time, sorry guys!). Tapi nggak harus blog buku kok, yang penting blog-mu masih aktif. Jangan lupa cantumkan button Wishful Wednesday dalam postinganmu (bisa di-copy dari postingan ini). Posting diterbitkan di blog masing-masing hari Rabu, 21 November 2012, bertepatan dengan Wishful Wednesday [36] di blog ini.

2. Isi postingan adalah tentang buku yang sedang menjadi wish-mu saat ini (dibatasi satu buku saja), beserta alasan kenapa kamu ngebet banget pengen punya buku tersebut. Tampilkan juga gambar cover buku incaranmu ya!

3. Syarat buku inceran:  Buku boleh berbahasa Indonesia maupun Inggris, tapi harga  maksimalnya adalah IDR 100,000 atau USD 10. Dalam postingan tersebut, kamu wajib mencantumkan link tempat buku ini bisa dibeli online (contoh toko buku online lokal: Bukukita.com, Bukabuku.com, Inibuku.com). Untuk buku berbahasa Inggris, hanya dapat mencantumkan link bookdepository.com (free ongkos kirim ke Indonesia). Pastikan buku incaranmu masih tersedia stoknya, dan bukan merupakan buku yang sudah tidak diterbitkan (out of stock/out of print).

4. Setelah posting, kamu wajib memasukkan link postinganmu ke Mr.Linky yang ada di bagian bawah postingan ini. DUA orang (yep, dua lho!) pemenang akan dipilih menggunakan random.org berdasarkan nomor urutannya di Mr. Linky. Setiap blog hanya boleh membuat satu postingan dan memasukkan satu link ke Mr. Linky.

5. Giveaway ini hanya diadakan dalam SATU HARI saja, yaitu Rabu, 21 November 2012. Link postingan di Mr. Linky dapat disubmit mulai pukul 09.00 WIB (saat Wishful Wednesday [36] terbit) dan link terakhir ditunggu hingga pukul 23.59 WIB. Peserta yang sudah posting tapi tidak memasukkan link-nya ke Mr. Linky hingga batas waktu yang ditentukan, dianggap GUGUR.

6. Pemenang akan diumumkan hari Jumat, 23 November 2012 (my birthday!) pk. 10.00 melalui blog ini. Pemenang diberikan waktu 2×24 jam untuk konfirmasi melalui email ke astridfelicia@hotmail.com. Bila lebih dari waktu tersebut belum ada konfirmasi, maka akan dipilih pemenang lainnya. Pemenang harus memiliki alamat kirim di Indonesia.

7. Bila buku yang menjadi wishlist sudah tidak dicetak lagi, atau tidak bisa ditemukan di website yang sudah dicantumkan, maka pemenang diberi kesempatan satu kali lagi untuk memilih buku lainnya.

Semoga aku beruntung :D

Jumat, 09 November 2012

'Friday's Recommendation #1'

Nah apa itu Friday Recomenndation itu? Meme yang digagas oleh Blog bukunya Ren yang ada disini

Fridays_rec

Buku yang aku rekomendasikan untuk diterjemahin adalah

225px-bloodlines_novel
 

Bloodlines (Bloodlines #1) by Richelle Mead

 

Sinosis aku ambil dari goodreads

Sydney is an alchemist, one of a group of humans who dabble in magic and serve to bridge the worlds of human and vampires. They protect vampire secrets - and human lives. When Sydney is torn from her bed in the middle of the night, at first she thinks she's still being punished for her complicated alliance with dhampir Rose Hathaway. But what unfolds is far worse. Jill Dragomir - the sister of Moroi Queen Lissa Dragomir - is in mortal danger, and the Moroi must send her into hiding. To avoid a civil war, Sydney is called upon to act as Jill's guardian and protector, posing as her roommate in the last place anyone would think to look for vampire royalty - a human boarding school in Palm Springs, California. But instead of finding safety at Amberwood Prep, Sydney discovers the drama is only just beginning...

Ini adalah pertama kalinya aku ikut meme yang diadain mba Ren, keliatan banget gara-gara ada giveawaynya hehe. Buku ini bagi penggemar vampire academy tau dong bahwa ini lanjutannya tapi dengan tokoh yang berbeda yaitu temen Rose yang manusia bernama Sydney. Dengan Adrian sebagai tokoh utama laki-lakinya. Karena buku ini bercerita tentang vampire tanu dong genrenya apa yup! Fantasi dan ada romancenya walau masi dikit banget. Aku sebenarnya uda baca, cuma ada yang ga paham ya gara-gara kurang ngerti inggris. Ya makanya semoga buku ini cepet terbit gitu. hehe

Seperti yang uda kusinggung kalau ini meme pertama yang aku ikuti, karena awalnya aku pikir aku yang sangat jarang sekali baca novel inggris bingung buat mau buku apa yang aku rekomendasiin. Eh ternyata aku ga baca seluruh rule yang ada. Nah buat temen-temen kalau mau ikutan ternyata ga hanya rekomendasi buku untuk diterjemahkan ko. Ini dia syarat dan prasyaratnya buat ikutan dan sekarang lagi ada giveaway juga loh :D

1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.

2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.

3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.

4. Posting button meme (dengan gambar kucing lucu X) ) di bawah ini :

5. Blogger yang sudah membuat memenya, jangan lupa menaruh link ke blog di daftar linky di bagian paling bawah post ini, sehingga pembaca bisa blog walking.


6. Untuk pembaca blog yang tidak punya blog, bisa menulis rekomendasinya di kolom komen.

7. Bahasa yang dipergunakan terserah. Jika memang khusus blog yang menggunakan bahasa Inggris, dipersilakan menulis dengan bahasa Inggris. Begitu juga sebaliknya.

Selasa, 06 November 2012

'The Billionaire Bid'

Dsc09992

Judul : Tawaran Sang Biliuner [The Billionaire Bid]

Pengarang : Leigh Michaels

Penerjemah : Sri Yuliastanti

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Halaman : 256 Halaman

Tahun Terbit : Cetakan I, Februari 2010

Kategori : Harlequin, Romancehttp://www.kontan.co.id/

Harga : Rp. 33.000,-

ISBN : 978-979-22-5387-0

 

Well, pertama kalinya aku membaca novel Harlequin, padahal sejak mengenal rental komik langgananku sampai sekarang walau aku selalu penasaran buku kecil-kecil yang berjejer rapih dan lumayan banyak di rak-rak bersanding dengan komik-komik. Entahlah apa yang membuatku akhirnya tergerak untuk meminjam walau sekedar satu buku dan asal mengambil judul buku yang sepertinya menarik buatku. Karena sama sekali ga punya referensi Harlequin yang bagus dan kebetulan banyaknya terbitan lawas yang sayang sekali belum ter-update lagi aku menyiapkan hati dan uang—tentu saja untuk menyewanya—akhirnya aku bisa membaca novel Harlequin.

Sebelum memulai membaca tiba-tiba membuatku terenung dengan ketipisan buku ini dan anehnya aku merasa senang dengan bentuk buku yang pas dipegang dan ga terlalu tebal. Bisa dibilang aku mempunyai obsesi bisa membaca buku ditempat umum dan ukuran bukunya yang kecil bisa aku masukin di saku. Dan obesesiku ini terilhami oleh seorang tokoh dikomik yang aku baca ketika menunggu seseorang berdiri sambil bersandar dan membaca buku. Aku selalu berpikaran bahwa hal itu keren. Yah, walau kenyataannya akan susah dengan keberadaan cover buku-buku Harlequin yang agak sedikit berhaya kalau terkekspos :D

Mari membahas buku ini setelah melantur jauh sekali :D. Adalah Gina Haskell seorang Direktur Museum Kerrigan Country Historical Society yang sedang mencari solusi untuk mencari gedung yang lebih luas untuk museum yang dikelolanya. Hal itu mempertemukan Gina dengan seorang Biliuner yang bernama Dez Kerrigan yang tidak lain adalah sepupu dari Essie Kerrigan yang mewarisi musuem yang sekarang dikelola oleh Gina setelah kematian Essie. Malang bagi Gina yang mempunyai pendapat bahwa satu-satunya gedung yang cocok untuk menjadi gedung museum barunya adalah gedung Tyler-Royale—department store yang terpaksa dijual—dan yang membeli gedung tersebut tak lain dan bukan adalah Dez. Dengan semangat yang sangat ambisius Gina tidak menyerah begitu saja kepada Dez, penawaran-penawaran pun dilakukan hingga berendam di bak air panas pun mau dilakukan oleh Gina.

Sejujurnya walaupun bukan kisah favoritku aku harus mengakui bahwa aku menikmati membaca buku ini. Terlepas dari ringannya tema yang diusung dan sempitnya konflik yang dipaparkan—hanya bercerita Gina dan Dez yang memperebutkan sebuah gedung—padahal jelas-jelas Dez sudah membayar. Penulis mampu membuat ceritanya lebih menarik dengan kejutan-kejutan klasik yang diberikan Dez tetap saja membuatku senyum-senyum sendiri. Ada adegan yang tidak masuk akal—memang, tapi namanya juga novel romance kan walau menurutku chemstry mereka kurang dapat tapi toh cerita mereka berdua lumyan seru dengan adu mulut yang terkesan dewasa yah maksudnya walaupun mereka suka sekali cekcok tapi dengan bahasa yang sopan. Pengen deh bisa seperti itu. Lebih terhormat walau intinya mereka saling hina X).

Memang benar untuk beberapa adegan terkesan terlalu manis yang bener-bener bikin lumer. Aku kalau tidak salah pernah membaca atau tahu bahwa novel Harlequin ya memnag seperti ini. Terlalu manis. Tapi aku sangat menikmati kok untuk pengalaman pertamaku ini. Pada dasarnya kan memang aku suka novel romance. Percaya atau ga—pada diriku sendiri, aku begitu menamatkan buku ini malah ingin ke rental lagi dan nyewa novel Harlequin sebanyak-banyaknya X))))).

Untuk Gina yang kelewat PD dan kelewat maksa aku kasih nilai 3 :)

 

Tentang Penulis

Leigh_michaels_for_blog

Leigh Michaels adalah penulis yang sudah menulis novel romance sekitar 80 an lebih novel romance. Khususnya novel-novel Harlequin Enterprises Ltd. Sumber wiki